Mengenal Teknologi HAARP: Ramai Jadi Teori Konspirasi Penyebab Gempa Turki

Agatha Vidya Nariswari

Kamis, 09 Februari 2023 | 20:41 WIB
Mengenal Teknologi HAARP: Ramai Jadi Teori Konspirasi Penyebab Gempa Turki
Gambar udara menunjukkan penduduk, dibantu oleh alat berat, mencari korban dan penyintas di tengah puing-puing bangunan yang runtuh setelah gempa bumi di desa Besnia dekat Harim, di provinsi Idlib, Suriah, Senin (6/2/2023). [Omar HAJ KADOUR/AFP]

Suara.com - Publik kini tengah riuh usai mencuatnya teori konspirasi yang menyatakan bahwa gempa Turki-Suriah pada Senin (6/2/2023) lalu disebabkan karena perbuatan manusia.

Sontak, muncul sebuah teori bahwa gempa berkekuatan 7.8 yang mengguncang wilayah Turki dan Suriah serta menewaskan tak kurang dari 12 ribu jiwa tersebut dipicu oleh sebuah teknologi buatan Amerika Serikat.

Teknologi tersebut tak lain adalah HAARP atau High-Frequency Active Auroral Research Program. Kini frasa dan kata kunci #HAARP menjadi trending topic yang dicuit oleh lebih dari 100.000 cuitan.

Apa itu teknologi HAARP?

Lantas, apa itu teknologi HAARP yang dituding punya kekuatan buat meluluhlantahkan dua negara sekaligus?

Mengutip laman haarp.gi.alaska.edu, HAARP adalah singkatan dari High Frequency Active Auroral Research Program. Adapun teknologi tersebut dikembangkan oleh lembaga dengan nama yang sama.

Teknologi tersebut dikembangkan dari riset tentang ionosfer yang didukung oleh militer Amerika Serikat dan Universitas Alaska.

Kembali mengutip laman resmi HAARP, teknologi tersebut memiliki satu unsur perangkat terpenting yakni sebuah Ionospheric Research Instrument atau IRI yang terletak di Alaska. Perangkat ini berupa 180 antena radio yang bisa mentransmisikan gelombang radio frekuensi tinggi ke atmosfer.

HAARP memiliki cara kerja, pertama-tama, para ilmuwan menggunakan perangkat tersebut untuk mengamati reaksi yang terjadi di ionosfer akibat paparan gelombang frekuensi tinggi. Reaksi itu berupa proses paparan badai Matahari yang memicu aurora karenanya eksperimen ini disebut aurora buatan, tetapi dengan skala lebih kecil.

baca juga

HAARP dituding picu gempa Turki

Isu HAARP dituding jadi biang kerok gempa Turki dan Suriah berawal dari sebuah video viral yang menunjukkan sebuah sambaran kilat yang terjadi sebelum gempa Turki.

Narasi dalam video yang sama juga menuding kilat tersebut terjadi karena senjata energi HAARP ditembakkan dari kapal militer yang dimiliki oleh Amerika Serikat.

"Kapal Amerika berlabuh di Turki dan tombolnya (senjata) ditekan!," cuit seorang warganet Turki.

“Awan sebelum gempa muncul akibat senjata AS memberi energi pada ionosfer untuk menciptakan gempa buatan pada 2 Februari 2023. AS ingin membuat gempa buatan di Istanbul," tuding warganet lain.

Pakar bantah gempa Turki-Suriah buatan manusia

Pakar geofisika kini menjelaskan fenomena kilat yang terjadi saat gempa yang dapat mematahkan teori konspirasi tersebut.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono membantah keterlibatan HAARP dan menjelaskan bahwa kilat di Turki sebelum terjadi gempa adalah fenomena earthquake lights atau EQL

"Fenomena pencahayaan (lightning) saat pelepasan energi gempa satu hal yang sangat lazim terjadi di berbagai tempat di muka bumi, itu aktivitas gelombang elektrimagnetic," terang Daryono di Twitter sembari membantah soal HAARP.

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

123 WNI yang Terdampak Gempa Turki Sudah Dievakuasi KBRI Ankara, 6 Dalam Kondisi Sakit

123 WNI yang Terdampak Gempa Turki Sudah Dievakuasi KBRI Ankara, 6 Dalam Kondisi Sakit

News | Kamis, 09 Februari 2023 | 20:08 WIB

Dokter Tifa Sindir Ahli Gempa BMKG soal Gempa Turki, Rujuk "Profesor" Turki yang Bahas Reptil Kendalikan Pemimpin Dunia

Dokter Tifa Sindir Ahli Gempa BMKG soal Gempa Turki, Rujuk "Profesor" Turki yang Bahas Reptil Kendalikan Pemimpin Dunia

Metro | Kamis, 09 Februari 2023 | 19:19 WIB

Mantan Pemain Chelsea ikut Tertimbun Reruntuhan Gempa Turki, Dikabarkan Selamat dan Alami Hal ini..

Mantan Pemain Chelsea ikut Tertimbun Reruntuhan Gempa Turki, Dikabarkan Selamat dan Alami Hal ini..

Soreang | Kamis, 09 Februari 2023 | 18:31 WIB

Fakta Majalah Charlie Hebdo Rilis Kartun Hina Gempa Turki, Publik Ngamuk: Anda Sampah, Rasis dan Teroris!

Fakta Majalah Charlie Hebdo Rilis Kartun Hina Gempa Turki, Publik Ngamuk: Anda Sampah, Rasis dan Teroris!

News | Kamis, 09 Februari 2023 | 17:56 WIB

Respect! 9 Artis Korea Ini Berdonasi untuk Korban Gempa Turki dan Suriah

Respect! 9 Artis Korea Ini Berdonasi untuk Korban Gempa Turki dan Suriah

Your Say | Kamis, 09 Februari 2023 | 17:15 WIB

Terkini

5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?

5.040 Bendahara Koperasi Merah Putih Dilatih, Seberapa Siap Kelola Dana dan Bisnis Desa?

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Kebijakan Pengupahan Lindungi Pekerja Tanpa Matikan Usaha

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:17 WIB

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Harga Minyak Turun Tipis Terdorong Lobi Diplomasi AS-Iran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:12 WIB

Emiten VICI Perluas Peluang Ekspor ke Jepang

Emiten VICI Perluas Peluang Ekspor ke Jepang

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:04 WIB

Jas Hujan Warna Cerah atau Gelap, Mana yang Lebih Aman untuk Berkendara?

Jas Hujan Warna Cerah atau Gelap, Mana yang Lebih Aman untuk Berkendara?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:03 WIB

A Suspicious Secondhand Shop: Ketika Barang Bekas Menyimpan Kisah Manusia

A Suspicious Secondhand Shop: Ketika Barang Bekas Menyimpan Kisah Manusia

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:00 WIB

84 Persen Perusahaan Indonesia Optimistis AI Bisa Ubah Pengelolaan Keuangan

84 Persen Perusahaan Indonesia Optimistis AI Bisa Ubah Pengelolaan Keuangan

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:36 WIB

Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba

Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba

Malang | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua

Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:30 WIB

20 Kode Redeem FF Hari Ini 30 Oktober 2026: Klaim Skin M1887 dan Diamond Gratis

20 Kode Redeem FF Hari Ini 30 Oktober 2026: Klaim Skin M1887 dan Diamond Gratis

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 07:26 WIB

×