SuaraSoreang.id - Peran Tiko dalam kehidupan Bu Eny sangat penting. Tiko merupakan anak semata wayang yang selalu ada disamping Bu Eny, baik saat senang ataupun susah.
Kisah Tiko yang berhasil menginspirasi banyak orang itu pun viral dan menjadi perbincangan warganet dimedia sosial.
Merawat sang ibunda yang sedang sakit karena depresi usai ditinggalkan suaminya di sebuah rumah mewah namun terbengkalai, kini ia dibanjiri beragam uluran tangan mulai dari relawan hingga selebritis tanah air.
Tiko merupakan sosok anak yang berbakti kepada sang ibu, dirinya rela melakukan apapun demi kesehatan dan kebahagiaan Ibu Eny.
Bahkan kini aktivitas Tiko pun beragam, dirinya kerap diundang untuk menjadi narasumber di podcast-podcast hingga menjadi pembicara di kegiatan seminar.
Mengutip dari Kanal YouTube Sang Penjelajah Amatir pada Senin (20/2/2023) Tiko bersama Kreator Bersatu melakukan perjalanan ke Majalengka.
Tujuan utama dari perjalanan Tiko bersama Tim Kreator Bersatu ialah untuk membantu keluarga dari Pak Suhadi yang tengah memerlukan uluran tangan sesama.
Sebagai tambahan informasi, Pak Suhadi merupakan pria yang telah berusia lanjut dengan keterbatasan fisik yang dideritanya. Beliau tinggal disebuah rumah yang terbilang kumuh bersama dengan kelima anggota keluarganya.
Hampir serupa dengan pengalaman hidup Tiko sebelumnya, Pak Suhadi ini hidup tanpa akses listrik dan air bersih yang memadai.
Baca Juga: Momen Syok? Melihat Rumah Mewahnya, Ibu Eny Ucapkan ini Saat Pulang Dari RSJ
Kisah yang serupa itu membuat pemuda berusia 23 tahun itu tergerak untuk membantu meringankan beban hidup yang diderita pak Suhadi.
Dalam video yang diunggah tersebut nampak Tiko ikut serta membantu untuk mengecat ulang rumah Pak Suhadi bersama relawan lainnya.
Tidak hanya itu, Tiko juga tak lupa untuk memberikan bantuan sebagai hadiah yang Ia berikan untuk Pak Suhadi dan keluarganya tersebut.
Kedatangan Tiko berhasil menarik perhatian masyarakat sekitar untukanak yang telah memberikan baktinya kepada sang ibu selama belasan tahun itu.
Rasa kemanusiaan Tiko yang tinggi menjadi motor penggerak dirinya untuk berbuat dan membantu banyak orang tidak hanya untuk Bu Eny, tetapi kepada siapapun yang membutuhkan.
Bahkan tidak sedikit warga yang meminta foto bersama dengan Tiko setelah kegiatan tersebut selesai.
(*Yolanda Nurulita)