SuaraSoreang.id - Kabar mengejutkan datang dari pihak keluarga almarhum Ayah Tiko.
Ditengah viralnya kisah Ibu Eny dan Tiko, rupanya ada pihak-pihak yang merasa tersakiti.
Ika, cucu pertama almarhun Ayah Tiko muncul dihadapan publik untuk menyampaikan perilaku Ibu Eny di masa lalu.
Dilansir dari tayangan YouTube Pratiwi Noviyanthy, Senin (20/2/2023), Pada 2006 saat Ika masih SMA, Ibu Eny pernah merlarang Ayah Tiko untuk memberikan uang jajan kepada Ika dan adik-adiknya.
"Saya ingat waktu ke rumah itu (rumah Ibu Eny sekarang) posisi saya masih SMA kayaknya tahun 2006 saya itu mau dibekali jajan sama eyang (Ayah Tiko). Eyang saya itu ambilin duit, buat saya dan adik-adik saya jajan. Itu uang langsung ditarik sama ibu Eny tidak boleh ngasih ke cucu-cucunya. Kalau dipikir kami ini cucu kandungnya masih darah dagingnya," ungkap Ika.
Selain Ika, kakak tiri Tiko yang pertama bernama Uri pun mengungkapkan kekesalannya pada ucapan Tiko ke media selama ini.
Uri membeberkan bahwa pihak keluarga almarhum Ayah Tiko, tidak pernah menelantarkan Tiko dan Ibu Eny.
Di masa lalu, Ibu Eny meminta keluarga Ayah Tiko untuk tidak pernah datang ke rumahnya.
"Jangan lagi cerita seolah-olah anak terlantar. Karena memang itu keinginan ibunya sendiri yang menolak dibantu, tidak memperbolehkan siapapun untuk datang, merasa bisa mengurus anaknya sampai besar," terang Uri.
Baca Juga: Hukum Pria Pakai Skincare dalam Islam, Ternyata Tidak Haram tapi Ada Syaratnya
Seolah rasa sakit hati masa lalu yang belum sembuh, Uri pun menyebutkan bahwa Ibu Eny sedang menjalani karma atas perbuatannya di masa lalu.
"Keadaan dia (Ibu Eny) sekarang ini mungkin karma dari perbuatannya dulu. Menurut saya begitu sih," sambung Uri.
Dalam video yang berbeda, Tiko pun langsung buka suara menanggapi hal yang disampaikan Ika dan Uri yang notabene masih saudaranya.
Tiko menyadari jika ada hal yang menyakiti perasaan keluarga almarhum ayahnya.
"Terkait yang terjadi, saya tahu bahwa yang saya lakukan agak lancang dan menyakiti perasaan pihak almarhum keluarga papa saya," kata Tiko.
"Aku selaku anak dari Herman Moedji Susanto, tolong amat sangat saya dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya karena yang saya lakukan salah," sambungnya.