SuaraSoreang.id - Viral! Asib Ali menceritakan perjuangannya datang ke Indonesia demi bisa melamar sang kekasih yang berasal dari Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.
Setelah kisah ngenesnya tersebar di media sosial, karena lamaran tersebut ditolak oleh keluarga sang kekasih, banyak orang penasaran dengan cerita sesungguhnya.
Faktanya, berdasarkan penuturan Asib Ali, ia nekat datang ke Indonesia tanpa satupun sanak saudara atau teman yang ia kenal ternyata melalui perjuangan yang cukup panjang.
Cerita tersebut ia beberkan kepada Akash, orang asli Pakistan yang saat ini sudah membangun keluarga kecil di Indonesia dan menampung Asib Ali untuk tinggal sementara.
Asib mengatakan bahwa ia datang ke Indonesia berdasarkan kesepakatan bersama sang kekasih, untuk segera melamarnya dan melangsungkan pernikahan.
Sebagai anak pertama, Asib Ali adalah tulang punggung keluarga di Negeri Punjab. Ia bekerja di Arab Saudi dengan gaji yang pas-pasan.
"Dia kerja di Saudi udah 5 tahun. Dia anak pertama di rumah, berarti dia yang cari nafkah. Dia kerja di Saudi gaji Rp 6 juta, 12 jam kerja. Untuk biaya hidup (tinggal dan makan) Rp 2-3 juta, dari sisa Rp 4 juta dia kasih untuk keluarga dan uang pulsa untuk kekasihnya (kadang kala)," papar Akash, Sabtu (25/2/2023).
Setelah 5 tahun di Arab Saudi, Asib Ali kembali ke India untuk bisa mengurus surat-surat birokrasi persyaratan bisa menikah di Indonesia.
"So, setelah 5 tahun di Saudi, dia pergi ke India karena ceweknya pengen cepet-cepet nikah. Aku dah baca semua chat (mereka) dari hp dia (Asib Ali). Karena aku nggak mau saya bicara di sosial media ternyata faktanya berbeda," ungkap Akash lagi.
Baca Juga: Nilai Cara Komunikasi Gibran Kurang Baik, Fraksi PKS Beri Contoh Kasus Kenaikan Tarif PBB
Asib Ali yang 5 tahun belum pulang ke rumah dan belum ketemu sang ibu, akhirnya hanya 1 bulan tinggal di rumah demi mengurus hal-hal menyangkut rencana pernikahannya.
"Dia bikin Character Certificate, Unmarride Certificate, dia bikin izin dari keluarga untuk nikah di Indonesia. Dan dia ketemu ibunya setelah 5 tahun, tinggal di sana cuma 1 bulan langsung berangkat ke Indonesia," jelas Akash.
Selama ini, Asib Ali memang belum pernah bertemu langsung dengan si kekasih. Mereka hanya berkomunikasi melalui hp.
"Sebelum dia berangkat (ke Indonesia), sebelum dia beli tiket, katanya 'Aku sudah tanya 100 kali ke ceweknya: jangan sia-siakan uang saya. Saya mau beli tiket, habis banyak uang. Kamu mau nikah nggak sama aku? Kata ceweknya: Saya mau nikah sama kamu, sudah siap semua. Dan abangnya (si cewek) pun bilang mau jemput kamu di bandara'," aku Asib Ali.
Karena hal itu, Asib pun mantap dan nekat datang ke Indonesia dengan membawa seluruh hadiah untuk melamar si kekasih sebanyak 1 koper.
"Koper itu penuh isinya hadiah untuk si cewek, baju dia sendiri cuma bawa 4 biji," kata Akash.