SuaraSoreang.id - Ada penyakit yang lama sudah diderita Persib. Kini penyakit itu kambuh kembali dan membahayakan Persib dalam perburuan juara Liga 1 2022-2023.
Adanya penyakit tersebut sampai membuat pelatih Persib geleng-geleng kepala saat Maung Bandung dibantai Persik Kediri.
Sejatinya Persik adalah tim papan bawah yang juga sama-sama membutuhkan kemenangan, tapi Persib tak mampu memaksimalkan status itu.
Pemain Persib dibuat terlena dengan permainan yang membuat strategi acak-acakkan.
Dalam laga penting kemarin Persib Bandung harus mengakui keunggulan 0-2 dari Persik Kediri dalam pekan ke-29 Liga 1 2022/2023.
Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, benar-benar tak ramah bagi Persib.
Ada dua gol Persik Kediri, masing-masing dicetak Hamra Hehanussa (menit ke-35) dan M Khanafi (89').
Pelatih Persib Bandung, Luis Milla, benar-benar tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya atas kekalahan yang terjadi.
Bagi Luis Milla pertandingan dengan kekalahan, adalah pertandingan yang terburuk bagi Persib Bandung.
Baca Juga: Disebut-sebut Pengen Rujuk dengan Sule, Nathalie Holscher Salah Tingkah
"Buat kami (kekalahan) ini adalah laga yang bisa dibilang terburuk," kata pelatih asal Spanyol.
"Kami punya keinginan yang sama sebelum laga untuk bisa menang," ucap Luis Milla.
Penyakit kambuhan Persib adalah tentang tidak kompaknya pemain saat bertanding.
Dikatakan Luis Milla hal itu adalah kesalahan yang tidak boleh terulang kembali.
"Tetapi kami belajar (dari kekalahan) bahwa keinginan untuk memenangkan saja tidak cukup. Kami harus betul-betul kompak," ucap Luis Milla. (*)