Melupakan Kejadian Bukan Berarti Sembuh dari Trauma? Ini Kata Jiemi Ardian

soreang | Suara.com

Kamis, 09 Maret 2023 | 13:10 WIB
Melupakan Kejadian Bukan Berarti Sembuh dari Trauma? Ini Kata Jiemi Ardian
Di akun TikTok-nya, Jiemi Ardian memberikan penjelasan mengenai gangguan mental. Kali ini, ia menjelaskan hubungan melupakan kejadian dengan sembuh dari trauma. (TikTok Jiemi Ardian [Tangkapan Layar])

SuaraSoreang.id – Kesehatan dan gangguan mental merupakan hal yang ramai dibicarakan, khususnya oleh Generasi Z yang cukup menaruh perhatian pada permasalahan tersebut. Tak ketinggalan, banyak tenaga ahli kesehatan seperti psikolog dan psikiater yang mulai menjadi content creator demi membagikan edukasi-edukasi kesehatan mental.

Bagi para pengguna Twitter, mungkin tidak asing dengan nama Jiemi Ardian, ia merupakan seorang psikiater (Dokter Spesialis Jiwa) di Siloam Hospital Bogor.

Jiemi aktif di media sosial, khususnya Twitter, dan sering membuat utas mengenai permasalahan kesehatan dan gangguan mental. Dirinya kerap aktif membuat utas mengenai permasalahan seperti Toxic positivity, stres pada anak generasi sekarang, serta hubungan antara trauma dan obesitas.

Selain melalui media sosial yang kini dimiliki Elon Musk tersebut, Jiemi aktif membuat konten video pada platform TikTok. Melalui durasi video singkat, Jiemi membagikan edukasi mengenai kesehatan atau gangguan mental menggunakan bahasa yang mudah dipahami.

Dalam video TikTok yang diunggah Senin (20/2/2023), Jiemi membicarakan permasalahan mengenai trauma. “Saya sering mendengar ketika ada orang yang mengalami trauma, harapannya seperti ini, saya berharap bisa melupakan kejadian tersebut’,” begitu kalimat yang dituturkannya pada pembukaan video.

Ia kemudian melontarkan pertanyaan, “Apakah melupakan kejadian akan membuat seseorang sembuh dari traumanya?”

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, ia membahas mengenai definisi trauma. Berdasarkan video tersebut, Jiemi menjelaskan bahwa trauma adalah akibat dari sebuah kejadian yang membuat tubuh kita bereaksi (dalam mode survival atau mode penyelamatan) untuk menyelamatkan diri.

Hal tersebut bisa dilawan seperti dengan berlari ketika mengalami rasa takut, menyerang sesuatu yang dirasa berbahaya, sampai dengan reaksi seperti mematung atau membeku. Semua itu adalah bentuk respons yang dipilihkan oleh tubuh secara otomatis.

Sebuah reaksi bisa dikatakan trauma apabila reaksi yang muncul tersebut berlebihan bahkan di situasi yang sebenarnya tidak berbahaya atau aman. Tubuh bisa bereaksi apabila ter-trigger oleh sesuatu yang dianggap sederhana, tetapi hal itu memicu terhadap reaksi di masa lalu.

Jadi, apa dengan lupa akan kejadian di masa lalu maka reaksi trauma tidak muncul?

“Tidak,” kata Jiemi Ardian. Apabila sudah lupa akan kejadian tersebut, reaksi akan tetap muncul, tubuh akan tetap bereaksi, dan akan tetap berusaha untuk menyelamatkan diri dari hal yang dirasa adalah ancaman, walaupun sebenarnya itu bukan ancaman.

“Oleh karena itu, dalam terapi trauma, fokusnya bukan tentang memorinya, tetapi juga tentang bagaimana tubuh ini bereaksi. Untuk meregulasi ulang reaksi tubuh supaya tidak disregulated, supaya tidak berantakan reaksinya, supaya reaksi di tubuh tidak begitu tinggi,” sambungnya.

Dari penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa untuk memulihkan atau sembuh dari trauma bukan tentang melupakan ingatan atau memori mengenai hal yang memicu trauma. Namun, tubuh harus dilatih untuk merespons hal-hal yang berkaitan dengan trauma tersebut.

Untuk itu, jika dirasa memiliki ketakutan berlebih akan hal yang sebenarnya bukanlah ancaman, segera lakukan pemeriksaan pada tenaga ahli kesehatan mental.

Pembahasan lebih lanjut mengenai kesehatan dan gangguan mental bisa mengikuti Jiemi Ardian di Twitter @jiemiardian dan TikTok @jiemiardian. (*M-Candra)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ngenes! Suami Zina dengan Ibu, Norma Risma Harus ke Psikiater untuk Bisa Makan dan Tidur: Tanda Trauma Mendalam?

Ngenes! Suami Zina dengan Ibu, Norma Risma Harus ke Psikiater untuk Bisa Makan dan Tidur: Tanda Trauma Mendalam?

Lifestyle | Jum'at, 30 Desember 2022 | 07:38 WIB

Dicari Psikolog Terbaik di Bali buat Denise Chariesta, Mulai Sadar dan Rasakan Punya "Gangguan"

Dicari Psikolog Terbaik di Bali buat Denise Chariesta, Mulai Sadar dan Rasakan Punya "Gangguan"

Entertainment | Rabu, 28 Desember 2022 | 17:22 WIB

Parenting Bullyproof untuk Anak Tahan Bully, Bagaimana Tanggapan Psikiater?

Parenting Bullyproof untuk Anak Tahan Bully, Bagaimana Tanggapan Psikiater?

Your Say | Senin, 12 Desember 2022 | 09:24 WIB

Gratis! Simak Cara Konsultasi ke Psikiater Menggunakan BPJS Kesehatan

Gratis! Simak Cara Konsultasi ke Psikiater Menggunakan BPJS Kesehatan

News | Kamis, 17 November 2022 | 21:01 WIB

Pilu! Maula Akbar alami Gangguan Psikologis Gegara Dedi Mulyadi: Badannya Bergetar Penuh Rasa Takut

Pilu! Maula Akbar alami Gangguan Psikologis Gegara Dedi Mulyadi: Badannya Bergetar Penuh Rasa Takut

| Senin, 07 November 2022 | 15:51 WIB

Tak Dianggap sebagai Anak, Dedi Mulyadi bikin Maula Akbar Trauma

Tak Dianggap sebagai Anak, Dedi Mulyadi bikin Maula Akbar Trauma

| Senin, 07 November 2022 | 13:41 WIB

Terkini

Dari Sangkar ke Rekening: Jalan Sunyi Side Hustle Jual Beli Burung

Dari Sangkar ke Rekening: Jalan Sunyi Side Hustle Jual Beli Burung

Your Say | Sabtu, 09 Mei 2026 | 06:28 WIB

5 HP Mid-Range dengan Kamera Telephoto Terbaik, Cocok untuk Konser

5 HP Mid-Range dengan Kamera Telephoto Terbaik, Cocok untuk Konser

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 06:15 WIB

Nama Baiknya Terlanjur Rusak, Erin eks Andre Taulany Ancam ART dan Dalang Kasus dengan Denda Rp4 M

Nama Baiknya Terlanjur Rusak, Erin eks Andre Taulany Ancam ART dan Dalang Kasus dengan Denda Rp4 M

Entertainment | Sabtu, 09 Mei 2026 | 06:00 WIB

6 Cara Mengamankan Akun Instagram agar Tidak Diretas seperti Ahmad Dhani

6 Cara Mengamankan Akun Instagram agar Tidak Diretas seperti Ahmad Dhani

Tekno | Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:15 WIB

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:15 WIB

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:18 WIB

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:10 WIB

Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang

Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang

Sumsel | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB