SuaraSoreang.id - Kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy terhadap David ternyata berbuntut terhadap penggeledahan harta yang dimiliki oleh orang tuanya.
Rafael Alun Trisambodo merupakan ayah dari Mario Dandy, Rafael bekerja di Instansi perpajakan. Tak hanya aksi penganiayaan yang dilakukan oleh sang anak, aksi pamer harta juga ikut disorot.
Banyak yang mencurigai sumber dari kekayaan ayah Mario Dandy tersebut, Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan menemukan puluhan uang tunai yang tersimpan dideposit bank.
Uang berjumlah 37 Milyar dalam pecahan rupiah dan asing tersebut diduga milik mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak Rafael Alun Trisambodo, uang yang dimaksud merupakan bagian yang diblokir oleh PPATK.
Kepala PPATK menyatakan banyak ditemukan transaksi direkening Rafael, istri dan anak-anaknya, salah satunya transaksi keluar negeri, belanja, dan transaksi tunai lainnya.
KPK turut mengusut dugaan suap dan gratifikasi yang diduga dilakukan oleh Rafael Trisambodo. Imbas dari kasus sang anak, Rafael Alun Trisambodo tengah menghadapi penyidikan dari Komisi Pemberantasan Korupsi.
Tak hanya itu, Rafael juga dipecat sebagai Aparatur Sipil Negara. Institusi Pajak diduga menyembunyikan harta dan tindakan tidak bayar pajak yang dilakukan oleh Rafael Alun Trisambodo.
Belum diketahui cerita dan informasi yang disampaikan oleh narator tersebut benar adanya, hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak-pihak terkait mengenai kabar Rafael Alun Trisambodo dimiskinkan.
Dapat disimpulkan bahwa kabar ini dikategorikan sebagai kabar hoaxs.
Baca Juga: FANTASTIS! Rafael Alun Trisambodo Diduga Timbun Emas 60 Kg
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta soreang.suara.com (Suara Network Jabar) mitra suara.com.
Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini.
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected]. (*)
Sumber: Youtube Kabar Politik