Segera Berakhir, Mari Muhasabah Diri di Akhir Ramadhan

soreang Suara.Com
Minggu, 16 April 2023 | 08:23 WIB
Segera Berakhir, Mari Muhasabah Diri di Akhir Ramadhan
Bermuhasabah diri menjelang akhir ramadhan (fixabay(suara.com))

SUARA SOREANG - Muhasabah merupakan suatu perbuatan hati, menilai perbuatan dan perilaku seseorang terhadap nafs (diri dalam), dan kemudian memperbaiki kesalahan, dan melanjutkan perbuatan baik.

Ketika seseorang mengevaluasi tindakan harian, mingguan, dan bulanan kita, kita harus mengidentifikasi dosa kita dan bertobat dengan tulus.

Dalam kajian ustadz Hanan Attaki, beliau mengajak bersama-sama untuk bermuhasabah diri menuju akhir dari bulan suci Ramadhan, ustadz Hanan Attaki menyenandungkan renungan i'tiraf dan menjelaskan mengenai arti dari setiap baitnya. 


"Allah menyukai orang yang merendahkan diri dihadapannya, itulah alasannya kenapa Allah suka kepada orang yang bersujud. Semua ibadah yang dilakukan seperti sholat, sedekah dan puasa masih belum cukup untuk membuka pintu surga karena keterbatasan amal soleh dan kesalahan dalam amal-amal yang dikerjakan karena kebodohan," ujar ustadz Hanan Attaki, dilansir dari akun youtube ikhtiar langit pada Minggu (16/4/23).


Keterbatasan manusia dalam melakukan ibadah masih belum dirasa cukup untuk membuka pintu surga dengan kunci amal saleh. Maka dari itu, sebagai manusia tidak pantas menjadi penghuni surga, namun sebagai manusia juga tidak akan kuat menerima azab dari neraka jahim.

Rasulullah pernah bersabda, bahwa azab yang paling ringan di neraka adalah, dipakaikan sandal dari api yang dapat membakar kaki hingga kepala. 
 
"Saya tidak pantas menjadi penghuni surga, namun saya tidak akan kuat dengan azab neraka jahim. Karena tidak ada satupun dari makhluk mu yang kuat menghadapi azab neraka. Jangankan satu tahun, jangankan satu bulan, jangankan satu hari, satu detik pun tidak akan sanggup. Rasulullah saw bersabda, azab yang paling ringan bagi penduduk neraka adalah, dipakaikan baginya sandal dari api yang membakar kakinya sampai mendidihkan kepalanya. Untuk orang yang paling ringan berbuat dosa," ujar ustadz Hanan Attaki, dilansir dari akun youtube ikhtiar langit pada Minggu (16/4/23).


Berusaha untuk memohon kepada Allah untuk mengampuni kita, dan bertekad kuat untuk menjauhi dosa itu di masa depan.

Mengidentifikasi akar penyebab dosa, dan merencanakan bagaimana untuk menghindari apa yang menyebabkan manusia jatuh ke dalam dosa tersebut. Demikian pula, sebagai manusia harus mengidentifikasi dimana kekurangan dalam memenuhi hak-hak Allah. (*)

Sumber: Youtube/Ikhtiar Langit

Baca Juga: Bruno Moreira Bakal Balik Lagi ke Persebaya Musim Depan, Bonek: Wellcome Back..

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI