"Tapi saya nggak mau yang kayak ngejual diri, atau apa. Karena saya pengen lurus gitu."
"Terus temen saya bilang oh join aja invest gitu. Nah karena saking polosnya Miss, saya nggak tahu invest itu apa.
"Akhirnya pas hari Minggu karena libur saya ikut di teman. Saya ini akhirnya ketemu salah satu orang lagi lah di kantornya Mezzo waktu itu di Simsat Coy kalau gak salah."
"Waktu itu terus dikenalin sama Mbak ini. Nggak lama, Miss sehari aja udah kayaknya oke."
"Minggu depannya saya di apain gitu, pokoknya ini sama si ininya teman saya itu diajak ambil uang di dua bank sekaligus coba."
"Dan saya nurutin semua apa yang dia katakan. Kalau saya pikir-pikir sekarang itu, ya Allah."
"Karena mungkin saya kan dikasih waktu itu sama Allah lagi carut-marut lah. Karena saya kan sebelum ke Hongkong, dulu ke Taiwan."
"Terus saya nikah sama orang Taiwan. Terus saya cerai, karena mertua saya nuduh saya. Saya dibilaing nikah cuma mau uang suami gitu."
"Makanya saya pulang dari Taiwan. Saya membuktikan. Pertama karena mertua mau saya jadi budak. Saya nggak mau."
Baca Juga: TKW Dihamili Pria Lain di Hongkong, Suami di Indonesia Kena Getahnya?
"Kedua mereka nuduh saya mau ambil uang suami. Nah dari situ panasnya. Itu loh Miss (Yuni) jadi saya kayak ngerasa, Ya Allah saya mutusin balik lagi ke Hongkong."
"Saya pengen cepet-cepet dapet uang banyak waktu itu. Memang saya lagi bener-bener polos."
"Saya baru sadar kalau sesuatu yang too good to be true Itu nggak mungkin mustahil."
"Karena mereka kan menarik teman saya ini. Dia yang bener-bener kayak uh (sukses)."
"Ini sebulan bisa dapat. Sini kita naruh segini, bisa dapat segini. Saya masih ingat naruh duit itu mungkin sekitar Rp80 juta waktu itu tahun 2016-an aku nggak tahu kalau kalau sekarang."
"Nah setelah enggak lama berjalan 3 bulan. Geger Maezzo itu cuman muterin duitnya orang. Diputer-puter gitu. Akhirnya setelah itu saya baru kesadar. Ini bener-bener saya hancur. Sangat-sangat. Intinya saya habis sama suami, terus cerai, terus ini dapat lagi kayak ketumpuk-tumpuk-tumpuk-tumpuk, ibu saya meninggal," katanya. (*)