SUARA SOREANG - Penyanyi Yura Yunita mendapat bully dari warganet.
Hal tersebut terkait kulit ketiak Yura Yunita yang dinilai warganet tersebut berwarna lebih gelap.
Alih-alih 'termakan' oleh ejekan warganet, Yura Yunita justru bangga dengan hal tersebut.
Menurutnya menerima 'kekurangan' dan berproses menjadi lebih baik adalah hal yang lebih penting.
Jika anda mempunyai masalah dengan kulit ketiak dan belum sepercaya diri seperti Yura Yunita, berikut adalah beberapa tips alami untuk mencerahkan kulit ketiak dikumpulkan dari berbagai sumber.
1. Lemon: Lemon memiliki sifat pemutih alami karena mengandung asam sitrat.
Anda bisa menggosokkan irisan lemon langsung pada kulit ketiak selama beberapa menit, lalu bilas dengan air bersih. Hindari penggunaan lemon pada kulit yang terluka atau iritasi.
2. Mentimun: Mentimun memiliki sifat mendinginkan dan mencerahkan kulit.
Anda bisa menghaluskan mentimun dan mengoleskannya pada kulit ketiak. Diamkan selama beberapa menit, kemudian bilas dengan air bersih.
Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Rasa Gugup saat Bertemu dengan Gebetan, Atur Napas!
3. Yogurt: Yogurt mengandung asam laktat yang membantu mencerahkan kulit.
Oleskan yogurt alami pada kulit ketiak dan biarkan selama 10-15 menit sebelum dibilas dengan air.
4. Baking soda: Baking soda dapat membantu menghilangkan sel-sel kulit mati dan mencerahkan kulit ketiak.
Campurkan baking soda dengan air hingga menjadi pasta, lalu gosokkan pada kulit ketiak secara lembut selama beberapa menit dan bilas dengan air.
5. Minyak kelapa: Minyak kelapa dapat membantu melembapkan dan mencerahkan kulit.
Oleskan minyak kelapa pada kulit ketiak sebelum tidur dan biarkan semalam. Pada pagi hari, bilas dengan air bersih.
Selain menggunakan tips alami ini, penting juga untuk menjaga kebersihan kulit ketiak, menghindari penggunaan deodoran yang mengandung bahan kimia keras, serta menggunakan pakaian yang longgar dan terbuat dari bahan alami agar kulit tetap bernapas.
Jika kulit ketiak Anda mengalami iritasi atau masalah lain yang persisten, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau ahli kulit. (*)