SUARA SOREANG - Konflik rumah tangga antara Virgoun dan Inara Rusli menjadi perhatian publik.
Awalnya, Inara membongkar rumor selingkuh Virgoun yang berujung saling melaporkan satu sama lain ke polisi, serta mengajukan gugatan cerai.
Namun, Inara Rusli melihat pelajaran berharga dalam situasi ini.
Setelah memutuskan untuk menanggalkan cadar dan kembali aktif dalam dunia hiburan, Inara kini memiliki jadwal pekerjaan yang padat.
Baginya, di balik kesulitan pernikahan yang dihadapinya saat ini, ia merasa diberkahi karena dapat menjadi perempuan mandiri.
"Kalau ada orang yang bilang terkenal karena jalur kesedihan ya siapa sih yang mau?"ungkap Inara Rusli di kawasan Plumpang, Jakarta Utara, belum lama ini.
"Setelah menjalani sampai di detik ini sih Alhamdulillah aku menganggapnya berkah," lanjutnya.
Inara menambahan yang disyukuri bukan musibahnya ya, tapi berkah di balik itu.
Menurutnya sebagai muslim harus meyakini bahwa di balik kesulitan ada kemudahan.
Tak dapat dielakkan dengan padatnya pekerjaan yang harus dijalani, Inara Rusli menyadari ada konsekuensi terkait waktu bersama anak-anaknya.
Dalam menghadapi tantangan ini, ia harus bijaksana dalam membagi waktu agar tidak ada yang terlupakan.
"Tadinya 24 jam bisa sama anak-anak terus, ngajarin mereka, ya mau tidak mau memang harus ada yang dibagi waktunya. Pinter-pinter atur waktu aja sih," ucapnya.
Inara menjelaskan yang terpenting adalah kualitas waktu, bukan kuantitas.
"Karena kan kalau kita terus-terusan ada di Deket anak tapi kita juga kalau main HP terus kan nggak ada gunanya. Yang penting ketika kita lagi sama anak ya tetep bisa eye contact, harus bisa physical touch sama anak, main sama dia, sharing," lanjut Inara Rusli.
Untungnya, hingga saat ini, Inara belum mendapat keluhan dari anak-anaknya.