SUARA SOREANG - Bryan Domani, aktor berdarah Eropa dengan ayah Jerman dan ibu dari Banjarmasin, sering kali disalahpahami sebagai nonmuslim atau mualaf karena penampilannya yang mirip orang bule.
Namun, sebenarnya Bryan telah beragama Islam sejak lahir dan memiliki Islam tercatat dalam KTP-nya.
Meskipun demikian, Bryan mengakui bahwa sebelumnya ia tidak menjalankan ibadah dengan baik.
"Sudah Islam dari dulu, tapi karena mungkin nggak dikelilingi tempat yang Islam, Jamaika, Guam, Filipina, jadi nggak terlalu diikuti. Islam KTP-lah," kata Bryan Domani dalam YouTube The Sungkars dikutip Jumat (28/7/2023).
Bryan Domani mengaku pandangan tentang agama berubah setelah membintangi film "Merindu Cahaya De Amstel".
Dalam perjalanan syuting, ia berkenalan dengan seorang ustaz asal Turki yang memberinya alat salat dan Al-Qur'an, sebagai petunjuk untuk memperdalam agama Islam.
Namun, saat itu Bryan tidak begitu memperhatikan petunjuk tersebut.
Tetapi, pandemi COVID-19 menjadi pukulan bagi kariernya. Film-film yang ia bintangi harus tertunda penayangannya.
Saat itulah Bryan melakukan introspeksi dan menyadari bahwa ia harus memperbaiki hubungannya dengan agama.
Baca Juga: Alasan Gibran Saat Ditanya Hasto Soal Pernyataan Belum Jadi Jurkam Ganjar: Aduh Pak Sekjen, Itu....
Ia merasa belum siap dan menyadari bahwa salat merupakan kewajiban yang harus dijalankan dengan baik.
Dengan semangat perubahan, Bryan Domani mulai menerapkan salat wajib secara tepat waktu.
Meskipun pada awalnya sulit, khususnya salat Subuh, Bryan perlahan-lahan berusaha untuk melaksanakan ibadah tersebut.
Bahkan, Refal Hady, rekan kerjanya di lokasi syuting, mengakui bahwa Bryan kini rutin menjalankan salat wajib tepat pada waktunya. (*)