SUARA SOREANG - Dua food vloger tengah diramaikan oleh kisruh sesama konten kreator.
Bermula dari review seorang food vloger Aa Juju di sebuah tempat makan milik pedangan bernama Nyak Kopsah, konfliknya melebar hingga libatkan dua pihak lain yakni Farida Nurhan dan Codeblue.
Usai terlibat debat dengan Codeblue, Farida Nurhan diduga melakukan doxing pada food vloger tersebut.
Tak terima dengan dugaan doxing tersebut, Codeblue berencana melaporan Farida Nurhan ke pihak berwajib.
Secara umum, doxing, atau tindakan mengungkapkan informasi pribadi seseorang secara online, dapat menimbulkan berbagai dampak negatif bagi para korbannya.
Berikut ini beberapa dampak dari doxing terhadap korban, dikumpulkan dari berbagai sumber:
1. Dampak kesehatan mental
Melansir laman Cybersmile, doxing dapat menyebabkan perasaan cemas, takut, dan kerentanan yang luar biasa, yang dapat berdampak pada kesehatan mental korban.
Korban dapat mengalami depresi, kecemasan, dan stres, serta merasa dilecehkan dan dipermalukan.
2. Dampak kesehatan fisik
Dalam kasus-kasus ekstrem, doxing dapat berdampak pada kesehatan fisik para korbannya.
Baca Juga: Selain Jaane Jaan, Ini 5 Film yang Pernah Dibintangi Kareena Kapoor
Korban mungkin takut dilecehkan secara fisik di dunia nyata dan secara emosional di internet, dan doxing yang kejam dapat berlangsung selama bertahun-tahun.
3. Dampak profesional
Doxing dapat menimbulkan konsekuensi profesional bagi para korbannya, termasuk kehilangan pekerjaan dan penolakan dari keluarga dan teman.
Korban juga dapat mengalami kerusakan pada reputasi mereka dan kesulitan mencari pekerjaan di masa depan.
4. Dampak emosional
Efek psikologis dari doxing dapat menyebabkan kerugian emosional yang sama atau lebih besar daripada perundungan di dunia nyata menurut jurnal yang dimuat di laman ncbi.
Korban dapat mengalami pelecehan dan penguntitan di dunia maya, yang dapat berdampak buruk pada kesejahteraan emosional mereka.
5. Membatasi peluang
Doxing dapat membatasi peluang korbannya, terutama jika informasi pribadi diposting secara publik.