Array

Pengelola GBK Gratiskan Biaya Sewa Kejurnas Atletik 2018

Jum'at, 04 Mei 2018 | 23:27 WIB
Pengelola GBK Gratiskan Biaya Sewa Kejurnas Atletik 2018
Ketua Umum PB PASI, Bob Hasan (tengah) didampingi Sekertaris Jendral PB PASI, Tigor Tanjung (kiri) dan Kepala Divisi Pemasaran dan Penjualan PPK-GBK, Desiana Intan Sari saat jumpa pers di Stadion Madya, Senayan, Jakarta Pusat,Jumat (4/5/2018). (Suara.com/Arief Apriadi)

Suara.com - Pusat Pengelola Komplek Gelora Bung Karno (PPK-GBK) menggratiskan biaya sewa kepada Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) yang akan menyelenggarakan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Atletik 2018 di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, pada 7-12 Mei 2018.

Atas dasar kerjasama antara PPK-GBK dan PB PASI, Kejurnas Atletik 2018 pun akan berubah nama menjadi GBK Kejurnas Atletik 2018.

"Kami bersama PB PASI, manajemen GBK, mendukung olahraga. Dalam hal ini kami bekerjasama, jadi nama eventnya pun menjadi GBK Kejurnas Atletik 2018," jelas Kepala Divisi Pemasaran dan Penjualan PPK-GBK, Desiana Intan Sari.

Nantinya seluruh fasilitas di Stadion Madya pun bebas digunakan oleh PB PASI unthk keperluan kejurnas. Namun untuk fasilitas penginapan para atlet, PPK-GBK tidak menyertakan. PB PASI pun akan menyediakannya secara mandiri.

Pihak PB PASI melalui sang Sekretaris Jendral, Tigor Tanjung, pun mengapresiasi keputusan yang dipilih PPK-GBK. Menurutnya memang harus ada saling pengertian antara pengurus cabang olahraga dengan pihak GBK selalu penyedia fasilitas.

"Memang harus ada pengertian yang sama antara PB PASI dan PPK-GBK. GBK ini kan tujuan utamanya memang dibangun untuk mendukung kemajuan olahraga nasional," kata Tigor.

Untuk diketahui, sebelumnya rencana PB PASI menggelar Kejurnas Atletik tahun ini mendapat kendala serius. PPK-GBK selaku pengelola kompleks Gelora Bung Karno mematok harga sewa sekitar Rp 300 juta perhari untuk melangsungkan Kejurnas Atletik 2018 di Stadion Madya, Senayan.

Saat itu, Ketua PB PASI, Bob Hasan pun merasa keberatan dan menganggap PPK-GBK lebih mementingkan sisi komersial dibanding iktu membantu perkembangan olahraga nasional.

Bob Hasan pun meminta agar pihak GBK agar jangan mencari keuntungan dari penarikan biaya sewa. Menurutnya penentuan besar kecilnya tarif sewa, disesuaikan hanya untuk kebutuhan perawatan fasilitas saja, bukan mencari laba.

Baca Juga: Rully Nere Belum Puas dengan Performa Timnas Putri U-16

"PPK-GBK jangan mencari uang, uangnya itu hanya untuk maintain saja. Ini kan dibangun untuk olahraga, masa sekarang ini dipakai untuk cari uang," kata Bob Hasan beberapa waktu lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI