Yayuk dan Yustedjo Awali Pawai Obor Asian Games 2018

Rabu, 18 Juli 2018 | 14:28 WIB
Yayuk dan Yustedjo Awali Pawai Obor Asian Games 2018
Pawai obor Asian Games tiba di Balai Kota Semarang [Suara.com/Adam Iyasa].

Suara.com - Dua mantan atlet tenis kenamaan Indonesia, Yustedjo Tarik dan Yayuk Basuki mengawali Torch Relay Asian Games 2018 di Jawa Tengah, dengan membawa obor penanda dibukanya pesta olahraga bangsa Asia yang ke-18 itu

Yustedjo Tarik, petenis putra penyandang empat medali emas Asian Games memperoleh kesempatan pertama dalam pawai obor dari sumber api abadi Mrapen di Grobogan, menuju Kota Semarang, Rabu (18/07/2018).

Yustedjo Tarik, mantan petenis putra Indonesia bersama api abadi yang diarak [Suara.com/Adam Iyasa].
Yustedjo Tarik, mantan petenis putra Indonesia bersama api abadi yang diarak [Suara.com/Adam Iyasa].

Bertolak dari Mrapen pukul 9.30 WIB, pawai obor api abadi dari tangan Yustedjo Tarik dilanjutkan kepada mantan petenis putri Yayuk Basuki, di halaman Radio Republik Indonesia (RRI) Semarang, untuk dibawa menuju Balai Kota Semarang, dan diserahkan kepada Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, sekitar pukul 11.30 WIB.

"Kami,  Yayuk Basuki siap memberikan api Asian Games kepada Bapak Wali Kota Semarang," begitu ucap Yayuk Basuki saat melakukan penyerahan api abadi kepada sang wali kota. 

Yayuk mengatakan, sebagai pembawa api abadi Asian Games ke-18, ia berharap bisa memompa semangat juang para atlet Indonesia yang berlaga.

"Ini Asian Games yang kedua kalinya digelar di Indonesia. Pergunakan kesempatan ini. Bagi Adik-adik atlet tolong betul-betul perjuangkan yang terbaik, hidup mati di lapangan, demi nama baik bangsa kita," ucap Yayuk Basuki.

Ia menyatakan, saat membawa api abadi Asian Games dirinya seperti merasakan kembali tumbuhnya semangat dan jiwa sportivitas seperti semasa menjadi atlet tenis.

Yayuk Basuki, mantan petenis putri Indonesia sesaat setelah menerima api abadi [Suara.com/Adam Iyasa].
Yayuk Basuki, mantan petenis putri Indonesia sesaat setelah menerima api abadi [Suara.com/Adam Iyasa].

"Perasaan saya bagaimana ya, ekspresi perasaan jelas ingin turun lagi untuk bertanding. Tetapi tidak mungkin. Saya yakin Adik-adik akan memperjuangkan yang terbaik buat Indonesia," begitu harapan Yayuk Basuki.

Dari Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, api abadi Mrapen selanjutnya diserahkan kembali kepada Yustedjo Tarik untuk diarak menuju kompleks Candi Prambanan di Yogyakarta.

Baca Juga: Sofyan Basir Punya Saldo Triliun di Bank Mandiri: Hoax

Di kompleks percandian itulah, api abadi dari Mrapen, Indonesia ini akan disatukan dengan api abadi dari India, selaku negara pertama penyelenggara Asian Games,  yang sebelumnya diinapkan di Museum Dirgantara, Yogyakarta.

Setelah seremoni penyatuan api abadi Asian Games, torch relay atau pawai obor akan  terus diarak keliling Indonesia. Diawali dari Pulau Jawa menuju ke kawasan Indonesia Timur, mengelilingi 53 kota, dan berakhir di Palembang dan Jakarta. Adam Iyasa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI