Rekam Jejak Prestasi Eko Yuli Irawan di Asian Games

Rizki Nurmansyah
Rekam Jejak Prestasi Eko Yuli Irawan di Asian Games
Lifter Indonesia, Eko Yuli Irawan melakukan angkatan snatch dalam pertandingan angkat besi kelas 62 kg putra Asian Games 2018 di Hall A JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Selasa (21/8). [Suara.com/Dendi Afriyan]

Butuh empat kali perhelatan Asian Games bagi Eko Yuli Irawan untuk bisa menyumbang emas bagi Indonesia.

Suara.com - Perjuangan Eko Yuli Irawan meraih medali emas di cabang olahraga angkat besi Asian Games tidaklah seperti semudah membalikkan telapak tangan.

Setidaknya, butuh empat kali perhelatan Asian Games bagi lifter asal Lampung ini untuk bisa berkontribusi menyumbang medali emas bagi Indonesia.

Baca Juga: Empat Rekannya Ketahuan Sewa PSK, Ini Reaksi Atlet Jepang

Eko Yuli Irawan yang pada 24 Juli lalu genap berusia 29 tahun, pertama kali tampil di Asian Games, yakni tahun 2006 di Doha, Qatar.

Saat itu, Eko Yuli Irawan turun di kelas 56 kg. Dia hanya mampu menempati peringkat keenam dengan total angkatan 271 kg (snatch 121 kg, clean & jerk 150 kg).

Selang empat tahun kemudian, Eko Yuli Irawan memperbaiki prestasinya dengan meraih medali perunggu di Asian Games 2010 Guangzhou, Cina.

Medali tersebut didapat Eko Yuli Irawan dari kelas 62 kg, dengan total angkatan 311 kg (snatch 141 kg, clean & jerk 170 kg).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berfoto bersama lifter Indonesia, Eko Yuli Irawan (berdiri di tengah podium), yang meraih emas di kelas 62 kg putra Asian Games 2018 di Hall A JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Selasa (21/8). [Suara.com/Dendi Afriyan]
Presiden Joko Widodo (Jokowi) berfoto bersama lifter Indonesia, Eko Yuli Irawan (berdiri di tengah podium), yang meraih emas di kelas 62 kg putra Asian Games 2018 di Hall A JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Selasa (21/8). [Suara.com/Dendi Afriyan]

Pada keikutsertaannya yang ketiga di Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan, Eko Yuli Irawan belum berhasil meningkatkan prestasinya.

Dia tetap meraih medali perunggu di kelas 62 kg. Total angkatan Eko Yuli Irawan saat itu, yakni 308 kg (snatch 142 kg, clean & jerk 166 kg).

Pagelaran Asian Games 2018 yang digelar di rumah sendiri, membuat peraih dua kali peraih perunggu dan satu kali perak Olimpiade ini kian termotivasi.

Hasilnya, Eko Yuli Irawan sukses mencapai target dari PB PABBSI, induk cabang olahraga angkat besi di Indonesia, meraih medali emas di kelas 62 kg.

Baca Juga: Wushu Kembali Sumbang Medali untuk Indonesia di Asian Games

Dalam laga yang digelar di Hall A JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Selasa (21/8/2018), dia membukukan total angkatan 311 kg (snatch 141 kg, clean & jerk 170 kg).

Catatan ini tak mampu dikalahkan para pesaingnya, Trinh Van Vinh (Vietnam) dan Adkhamjon Ergashev (Uzbekistan), yang meraih medali perak dan perunggu di kelas 62 kg putra Asian Games 2018.

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS