Kisah Ni Nengah, Wonder Woman, Titik Balik dan Harumkan Indonesia

Rizki Nurmansyah, Arief Apriadi

Rabu, 19 September 2018 | 14:01 WIB
Kisah Ni Nengah, Wonder Woman, Titik Balik dan Harumkan Indonesia
Atlet powerlifting Indonesia yang akan tampil di Asian Para Games 2018, Ni Nengah Widiasih, saat ditemui di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Selasa (18/9/2018). [Suara.com/Arief Apriadi]

Terlahir Normal, Berobat ke Dokter hingga Dukun

Sebelum menjadi atlet, Ni Nengah Widiasih terlahir normal. Kehidupannya mulai berubah saat memasuki usia tiga tahun.

"Dahulu saya dilahirkan normal sampai ketika usia 3 tahun saya terkena demam. Orang tua saya membawa saya ke dokter, tapi saat disuntik dan diberi obat saya malah semakin demam hingga kaki saya akhirnya lemas total dan tak bisa berjalan," kata Ni Nengah Widiasih saat ditemui di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Selasa (18/9/2018).

Baca Juga: Peraih Emas Asian Para Games Dapat Bonus Tambahan Rp 100 Juta

"Orang tua saya sudah mencoba segala pengobatan dari dokter hingga dukun agar saya bisa kembali normal, tapi Tuhan berkata lain," imbuhnya.

Mendapati kenyataan tak bisa lagi berjalan akibat kedua kakinya terserang lumpuh, atlet yang akrab disapa Widi ini mengaku sempat frustasi.

Atlet powerlifting Indonesia yang akan turun di Asian Para Games 2018, Ni Nengah Widiasih. [Facebook@Ni Nengah Widiasih]
Atlet powerlifting Indonesia yang akan turun di Asian Para Games 2018, Ni Nengah Widiasih. [Facebook@Ni Nengah Widiasih]

Saat duduk di Sekolah Dasar (SD), dirinya sering membanding-bandingkan mengapa dirinya berbeda dengan anak-anak lain.

Saat teman-temannya asyik bermain dan berlarian, dirinya hanya mampu menonton sambil terduduk di kursi roda.

"Saat kecil saya sering merasa berbeda. Waktu itu saya belum mengerti mengapa saya tak bisa berlari seperti teman-teman," kata Ni Nengah Widiasih.

Titik Balik, Mengenal Olahraga Powerlifting

Harus menghadapi kenyataan pahit diusia belia, nyatanya tak membuat Ni Nengah Widiasih kehilangan arah hidup.

Hidup berdekatan dengan lingkungan atlet di kota asalnya, Bali, membuat Ni Nengah Widiasih menemukan titik balik.

"Ayah bilang bahwa saya sebenarnya tidak berbeda, namun saya spesial. Ayah mengatakan saya mungkin belum mengerti saat ini, tapi saat tumbuh dewasa saya pasti akan mengerti dengan sendirinya," ujarnya.

Baca Juga: Modal Satu Kaki, Jendi Panggabean Siap Harumkan Bumi Pertiwi

Harapan akhirnya datang saat sang kakak yang merupakan atlet angkat besi mengajaknya berkunjung ke gelanggang olahraga, hingga akhirnya diajak ikut berlatih bersama para lifter lainnya.

"Saya bertemu pelatih dan diajak untuk ikut berlatih. Meski saya berbeda, pelatih berusaha sebisa mungkin untuk melatih saya dengan kondisi seperti ini," ungkap Widi mengenang.

Mulai dari situ, bakat Ni Nengah Widiasih kian terlihat. Puncaknya, saat mendapat panggilan mengikuti pelatnas atlet paralimpik di Solo pada 2007.

Sejak saat itu, berbagai medali terus dipersembahkan perempuan kelahiran Karangasem, Bali, 1989 silam tersebut.

Runtuhkan Batas, Harumkan Indonesia

Seperti halnya Wonder Woman, Ni Nengah Widiasih juga meruntuhkan batas. Dirinya membuktikan bahwa seorang perempuan yang bahkan menyandang disabilitas mampu melakukan hal-hal luar biasa.

Dirinya ingin membuktikan bahwa suatu kekurangan dan batasan akan bisa dilalui jika diiringi dengan kemauan dan kerja keras.

Baca Juga: Atlet Para Renang Jendi Pangabean : Jangan Takut Menggapai Mimpi

"Mengikuti ASEAN Para Games pertama kali di Thailand pada 2008, saya mendapatkan medali perunggu. Dari situ saya termotivasi untuk terus berlatih dan berlatih lebih keras," kata Ni Nengah Widiasih.

Jatuh cintanya pada olahraga powelifting pada akhirnya tak bertepuk sebelah tangan. Gelar demi gelar berhasil diraihnya.

Meski mengalami kelumpuhan, dirinya membuktikan seorang wanita yang kakinya tak berfungsi mampu mengahrumkan nama Indonesia di pentas Internasional.

Atlet powerlifting Indonesia yang akan turun di Asian Para Games 2018, Ni Nengah Widiasih. [Facebook@Ni Nengah Widiasih]
Atlet powerlifting Indonesia yang akan turun di Asian Para Games 2018, Ni Nengah Widiasih. [Facebook@Ni Nengah Widiasih]

Prestasi tertinggi Ni Nengah Widiasih datang saat mengikuti Paralimpiade 2016 Rio de Janeiro, Brasil. Dirinya yang turun di nomor 41 kg, menempati peringkat ketiga dan berhak meraih medali perunggu.

Kini, Ni Nengah Widiasih akan membela nama Indonesia dalam gelaran yang tak kalah besar, Asian Para Games 2018.

Baca Juga: 7 Fakta Menarik Asian Para Games, dari Harga Tiket hingga Momo

Berbekal raihan medali Paralimpiade 2016, dirinya yakin di pesta olahraga atlet difabel terbesar bangsa Asia ini dirinya mampu memberikan prestasi terbaik.

"Saat ini saya menempati ranking dua dunia. Untuk world record-nya masih dipegang atlet Cina, dia sangat kuat sekali. Semoga di Asian Para Games 2018, saya bisa memberikan prestasi yang lebih baik lagi," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prahara Pulau Emas, Rekam Jejak Bencana Sumatra dalam Bingkai Foto

Prahara Pulau Emas, Rekam Jejak Bencana Sumatra dalam Bingkai Foto

Foto | Minggu, 26 Juli 2026 | 10:00 WIB

Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!

Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!

Bri | Minggu, 26 Juli 2026 | 22:30 WIB

Inklusi Keuangan di Daerah 3T, Pendampingan Mantri BRI Jadi Solusi Warga Toraja Utara

Inklusi Keuangan di Daerah 3T, Pendampingan Mantri BRI Jadi Solusi Warga Toraja Utara

Bri | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:13 WIB

Berawal dari Teller, Ketangguhan Mantri BRI Ini Menginspirasi Warga Toraja Utara

Berawal dari Teller, Ketangguhan Mantri BRI Ini Menginspirasi Warga Toraja Utara

Bri | Minggu, 26 Juli 2026 | 20:00 WIB

Tekan Biaya Produksi, Pemerintah Resmi Beri Bea Masuk 0 Persen untuk Sektor Ini

Tekan Biaya Produksi, Pemerintah Resmi Beri Bea Masuk 0 Persen untuk Sektor Ini

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:11 WIB

Jawa Barat Sumbang 12 Persen untuk Penjualan Yamaha Nasional, NMax dan Aerox Jadi Andalan

Jawa Barat Sumbang 12 Persen untuk Penjualan Yamaha Nasional, NMax dan Aerox Jadi Andalan

Otomotif | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:29 WIB

Pemerintah Punya Tiga Opsi Hadapi Tekanan Fiskal, Salah Satunya Tambah Utang

Pemerintah Punya Tiga Opsi Hadapi Tekanan Fiskal, Salah Satunya Tambah Utang

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:00 WIB

Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo

Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:45 WIB

Berdayakan UMKM Lokal, BRI Hadirkan Pelatihan Terpadu Lewat Rumah BUMN Demak

Berdayakan UMKM Lokal, BRI Hadirkan Pelatihan Terpadu Lewat Rumah BUMN Demak

Bri | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:11 WIB

John Herdman Diolok-olok Publik Vietnam Disebut Sok Tahu dan Salah Data

John Herdman Diolok-olok Publik Vietnam Disebut Sok Tahu dan Salah Data

Bola | Minggu, 26 Juli 2026 | 12:53 WIB

Terkini

Tengah Malam, Parigi Moutong Diguncang Gempa Magnitudo 6,2

Tengah Malam, Parigi Moutong Diguncang Gempa Magnitudo 6,2

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:36 WIB

5 Merek Pengharum Ruangan Terbaik 2026, Cocok Buat Rumah dan Kantor

5 Merek Pengharum Ruangan Terbaik 2026, Cocok Buat Rumah dan Kantor

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:20 WIB

Profil Bangladesh Tim Pengganti India di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Pernah Dipecundangi

Profil Bangladesh Tim Pengganti India di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Pernah Dipecundangi

Bola | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:20 WIB

Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?

Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?

Tekno | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:15 WIB

OJK Siapkan Dua Regulasi Baru untuk Dukung Bursa Mineral dan Komoditas Strategis   Otoritas Jasa Keu

OJK Siapkan Dua Regulasi Baru untuk Dukung Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Otoritas Jasa Keu

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:05 WIB

5 Mobil Terlaris 2026 Januari hingga Juli Kategori EV: Ini Rajanya

5 Mobil Terlaris 2026 Januari hingga Juli Kategori EV: Ini Rajanya

Otomotif | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Jusuf Kalla Soroti Kerusuhan di Aceh, Minta Masyarakat Jaga Perdamaian Helsinki

Jusuf Kalla Soroti Kerusuhan di Aceh, Minta Masyarakat Jaga Perdamaian Helsinki

Bekaci | Minggu, 16 Agustus 2026 | 05:53 WIB

Unhas Pecat Mahasiswa Kehutanan Pelaku Pelecehan Seksual

Unhas Pecat Mahasiswa Kehutanan Pelaku Pelecehan Seksual

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 05:44 WIB

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

×