Modal Satu Kaki, Jendi Panggabean Siap Harumkan Bumi Pertiwi

RR Ukirsari Manggalani, Arief Apriadi

Selasa, 18 September 2018 | 20:48 WIB
Modal Satu Kaki, Jendi Panggabean Siap Harumkan Bumi Pertiwi
Atlet para renang atau para swimming Indonesia, Jendi Panggabean [Suara.com/Arief Apriadi].

Suara.com - Memiliki satu kaki tak menghalangi Jendi Panggabean mencetak prestasi tinggi. Lima medali emas ASEAN Para Games 2017 Malaysia menjadi bukti jika berusaha keras, sebuah kekurangan mampu melahirkan hal-hal menakjubkan.

Jendi merupakan atlet para renang atau para swimming Indonesia yang akan tampil di Asian Para Games 2018.

Terlahir sebagai anak normal, Jendi harus menerima kenyataan pahit pada usia 12 tahun. Kaki kirinya harus diamputasi, akibat kecelakaan tunggal sepeda motor di Muara Enim, Sumatra Selatan.

"Saya mengalami kecelakaan motor, saat dibonceng teman saya. Teman saya tak apa-apa, akan tetapi (kaki) saya yang menjadi korban," kata Jendi Panggabean saat ditemui di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Selasa (18/9/2018).

"Dalam kondisi itu saya tetap sadar, saya lihat sendiri kaki saya hancur. Setelah dioperasi saya melihat bagaimana kondisi saya saat itu," imbuhnya.

Sejak saat itu, kehidupan Jendi berubah. Dirinya mulai mengalami masa-masa sulit, khususnya saat melihat betapa terpukulnya orang tua terhadap keadaannya saat itu.

Kehidupan atlet kelahiran Sugih Waras, 10 Juni 1991 silam mulai menemukan titik balik saat beranjak SMA. Jendi yang memilih merantau ke Lampung untuk meneruskan pendidikan akhirnya dipertemukan oleh olahraga yang kini membuatnya terasa "lengkap" meski menyandang disabilitas, yakni renang.

Jendi memilih olahraga renang karena sejak dahulu, sebelum kehilangan kaki kiri, dirinya mengaku sudah terbiasa dengan olahraga renang. Saat kecil, Jendi sering berenang di sungai dekat kediamannya.

"Saya diterima klub renang di sana, saya berlatih dengan program orang normal. Pernah latihan dibedakan karena saya disabilitas, akan tetapi saya tak mau. Jadi praktis kecepatan dan segala hal yang saya jalani sama dengan mereka yang normal," kata Jendi.

baca juga

Walaupun pada awalnya terserang rasa minder, lambat laun apa yang diidam-idamkan Jendi mulai terlihat. Setelah masuk pemusatan latihan nasional para renang pada 2013 silam, prestasi demi prestasi mulai diraih oleh Jendi Panggabean.

"Awal mula prestasi saya di dunia para renang adalah saat meraih dua medali emas, satu perak, dan satu perunggu di Pekan Olahraga Paralimpiade Nasional 2012, lalu pada 2013 masuk timnas," paparnya.

Prestasi di ajang internasional pertama kali diraih oleh Jendi saat mengikuti ASEAN Para Games 2014 di Myanmar. Di pesta olahraga difabel terbesar se-Asia Tenggara itu, Jendi meraih dua medali emas dan satu perak.

Kini, setelah menggondol lima medali emas di ASEAN Para Games 2017, sekaligus membantu Indonesia menjadi juara umum, Jendi membidik perstasi lebih tinggi yakni meraih medali emas di Asian Para Games 2018.

Di pesta olahraga difabel terbesar se-Asia ini, Jendi akan turun di enam nomor berbeda dengan rincian empat nomor individu dan dua nomor estafet.

Empat nomor individu yang diikuti Jendi adalah 50 meter gaya bebas, 100 meter gaya bebas, 100 meter gaya punggung, dan 100 meter gaya kupu-kupu. Sedangkan di nomor estafet, yang akan dirinya ikuti adalah 4x100 meter gaya bebas dan 4x100 meter gaya ganti.

Meski secara level, Asian Para Games 2018 punya persaingan lebih tinggi, Jendi enggan menyerah. Dirinya mengaku ingin memberikan hasil terbaik demi mengharumkan Bumi Pertiwi.

"Kalau dari pelatih targetnya agar saya bisa menyumbangkan medali, akan tetapi yang jelas saya akan tampil sangat maksimal karena ini momentum yang luar biasa dan satu kebanggaan bisa bertanding di dalam negeri," ujar Jendi.

"Mudah-mudahan dukungan dari masyarakat Indonesia sendiri bisa memberikan semangat untuk kita semua," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

7 Fakta Menarik Asian Para Games, dari Harga Tiket hingga Momo

7 Fakta Menarik Asian Para Games, dari Harga Tiket hingga Momo

Sport | Selasa, 18 September 2018 | 12:32 WIB

Peraih Emas Asian Para Games Dapat Bonus Tambahan Rp 100 Juta

Peraih Emas Asian Para Games Dapat Bonus Tambahan Rp 100 Juta

Sport | Senin, 17 September 2018 | 21:21 WIB

INAPGOC Luncurkan "Song of Victory", Lagu Resmi Asian Para Games

INAPGOC Luncurkan "Song of Victory", Lagu Resmi Asian Para Games

Sport | Senin, 17 September 2018 | 11:28 WIB

Pindah ke Jakarta, Atlet Para Shooting Percepat Adaptasi

Pindah ke Jakarta, Atlet Para Shooting Percepat Adaptasi

Sport | Minggu, 16 September 2018 | 19:10 WIB

Gelar Asian Para Games, Okto: Indonesia akan Buat Sejarah Baru

Gelar Asian Para Games, Okto: Indonesia akan Buat Sejarah Baru

Sport | Minggu, 16 September 2018 | 16:15 WIB

Terkini

Acer Swift Air 14 AI Punya 4 Pilihan Warna, Bobot Ringan-Daya Tahan Baterai hingga 19 Jam

Acer Swift Air 14 AI Punya 4 Pilihan Warna, Bobot Ringan-Daya Tahan Baterai hingga 19 Jam

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 10:42 WIB

Berapa Gaji Purbaya Selama Jadi Menkeu? Anak Sebut Jadi Menteri Duitnya Kecil

Berapa Gaji Purbaya Selama Jadi Menkeu? Anak Sebut Jadi Menteri Duitnya Kecil

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:39 WIB

Temuan Jenazah di Pulau Enggano, Polisi Masih Cocokkan DNA dengan Penumpang Kapal Arupadhatu

Temuan Jenazah di Pulau Enggano, Polisi Masih Cocokkan DNA dengan Penumpang Kapal Arupadhatu

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:38 WIB

5 Cuitan Anak Purbaya usai Ayahnya Dicopot Sebagai Menkeu: Sindir Gaji Kecil hingga Mafia

5 Cuitan Anak Purbaya usai Ayahnya Dicopot Sebagai Menkeu: Sindir Gaji Kecil hingga Mafia

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 10:38 WIB

Donald Trump Menuntut Ganti Rugi Perang Rebutan Selat Hormuz, Sama Siapa?

Donald Trump Menuntut Ganti Rugi Perang Rebutan Selat Hormuz, Sama Siapa?

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:34 WIB

Saat Kabel Mulai Ditinggalkan, Teknologi Wireless Hubungkan Laptop, AR hingga Drone

Saat Kabel Mulai Ditinggalkan, Teknologi Wireless Hubungkan Laptop, AR hingga Drone

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 10:32 WIB

Ulasan Novel Mirai Karya Mamoru Hosoda: Belajar Memahami Arti Keluarga

Ulasan Novel Mirai Karya Mamoru Hosoda: Belajar Memahami Arti Keluarga

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 10:30 WIB

Indeks CFX10 Melonjak 23,95%, Bursa Kripto CFX Tunjukkan Tren Positif

Indeks CFX10 Melonjak 23,95%, Bursa Kripto CFX Tunjukkan Tren Positif

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 10:21 WIB

8 Perbedaan Energi Potensial Gravitasi dan Energi Potensial Pegas

8 Perbedaan Energi Potensial Gravitasi dan Energi Potensial Pegas

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 10:21 WIB

Anak Jakarta Bisa Kuliah S2-S3 di Kampus Dunia, Pemprov Siapkan Rp 100 Miliar

Anak Jakarta Bisa Kuliah S2-S3 di Kampus Dunia, Pemprov Siapkan Rp 100 Miliar

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:17 WIB

×