Tatap Olimpiade 2020, Jokowi Minta Cabor Pelatnas Jangka Panjang

Kamis, 08 November 2018 | 18:50 WIB
Tatap Olimpiade 2020, Jokowi Minta Cabor Pelatnas Jangka Panjang
Presiden Joko Widodo atau Jokowi menerima lifter kebanggan Indonesia, Eko Yuli Irawan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (8/11/2018). [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingat seluruh cabang olahraga untuk menggelar pelatnas jangka panjang selepas Asian Games 2018. Itu dilakukan demi menggapai tiket tampil di Olimpiade 2020 Tokyo.

Pernyataan itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi saat memberikan bonus kepada lifter Eko Yuli Irawan di gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis (8/11/2018).

Pemberian bonus ini sebagai apresiasi pemerintas atas prestasi Eko Yuli yang meraih medali emas Kejuaraan Angkat Besi 2018 di Ashgabat, Turkmenistan, Sabtu (3/11/2018) lalu.

"Presiden Jokowi betul-betul meminta kepada seluruh cabor agar menggelar pelatnas jangka panjang. Itu menjadi suatu yang mutlak, tak boleh terputus pasca Asian Games 2018 kemarin," ujar Imam Nahrawi.

Imam menyebut, pelatnas jangka panjang menjadi penting bagi seluruh cabor mengingat para atlet membutuhkan penanganan khusus sepanjang waktu, bukan hanya saat menjelang mengikuti kejuaraan.

"Pasca Asian Games 2018, mereka harus langsung kembali ke pelatnas. Tidak kembali ke kampung masing-masing. Karena kalau kembali ke kampung, pastinya tidak ada penanganan yang simultan dan detail untuk atlet," ujarnya.

Menurut Imam, induk-induk cabang olahraga Indonesia bisa belajar pada PB PABBSI (induk cabor angkat besi).

Setelah Asian Games 2018, para lifter langsung melanjutkan program latihan mempersiapkan diri mengikuti kejuaraan dunia.

"PB PABBSI telah melakukan itu (pelatnas jangka panjang). Setelah Asian Games 2018 para atlet langsung kembali ke pelatnas dan hasilnya langsung terlihat sekarang, dengan Eko Yuli menjadi juara dunia dan memecahkan rekor (dunia)," ujarnya.

Baca Juga: Jadi Juara Dunia, Jokowi Kasih Bonus Rp 250 Juta ke Eko Yuli

"Kita mendorong semua atlet untuk menjadi juara dunia di single-single event masing-masing cabor. Hal itu demi persiapan menuju Olimpiade 2020 Tokyo," pungkas Menpora Imam Nahrawi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI