Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:19 WIB
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan belum ada pembahasan mengenai perombakan kabinet di Jakarta pada Selasa (3/2/2026).
  • Pengamat menilai reshuffle dapat menjadi upaya Presiden Prabowo menyingkirkan kepercayaan Presiden sebelumnya, salah satunya Pratikno.
  • Tujuh menteri santer dikabarkan masuk radar reshuffle, sementara beberapa menteri lain juga dinilai layak dievaluasi kinerjanya.

Suara.com - Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menegaskan belum ada pembahasan mengenai perombakan kabinet atau reshuffle. Hal ini ditegaskan menjawab isu perihal tersebut.

"Belum ada, belum. Belum Ada," kata Pras di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Pras memberikan jawaban serupa saat merespons pertanyaan ihwal isu beredar menyebut perombakan kabinet mendatang menjadi momentum menyingkirkan sejumlah menteri yang menjadi representasi Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi.

"Belum ada," kata Pras.

Pratikno Masuk Radar

Isu reshuffle Kabinet Merah Putih tidak hanya dipandang sebagai evaluasi kinerja menteri semata, tetapi juga dinilai mengandung pesan politik penting.

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, menyebut bahwa perombakan kabinet dapat menjadi indikasi Presiden Prabowo Subianto menyingkirkan orang-orang kepercayaan Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

Salah satu nama yang disorot adalah ialah Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno.

Menko PMK Pratikno Ajak Masyarakat Aktif Perangi TBC. (dok. Kemenko PMK)
Menko PMK Pratikno ajak masyarakat aktif perangi TBC. (dok. Kemenko PMK)

“Reshuffle itu juga mengindikasikan ada upaya menyingkirkan orang-orang kepercayaan Jokowi. Salah satunya Pratikno, yang bila jadi di-reshuffle menjadi indikasi penyingkiran kepercayaan Jokowi,” kata Jamiluddin kepada Suara.com, Rabu (28/6/2026).

baca juga

Menurutnya, langkah tersebut memang sudah semestinya dilakukan karena loyalitas ganda dinilai berbahaya bagi kepemimpinan Prabowo.

“Upaya menepikan orang-orang Jokowi kiranya memang sudah seharusnya dilakukan. Sebab, mereka ini penganut loyalis ganda,” ucapnya.

Meski demikian, Jamiluddin mengingatkan agar Prabowo tidak menggunakan pendekatan keluargaisme dalam melakukan reshuffle kabinet.

Menurutnya, hal itu justru berpotensi menimbulkan persepsi negatif di mata publik.

“Kalau pun keluarga dipromosikan menjadi menteri atau deputi di BI, semata karena kompetensi. Hal itu perlu dinyatakan secara terbuka agar publik tidak berspekulasi terhadap kepemimpinan Prabowo,” ujarnya.

Ia menilai, dengan pendekatan tersebut, Prabowo dapat menjaga jarak dari citra kepemimpinan sebelumnya dan tetap memperoleh penghormatan dari rakyat.

Saat ini, beredar tujuh nama yang santer dikabarkan bakal terkena reshuffle, sebagian besar memang memiliki kinerja rendah.

Mereka di antaranya Menko PMK Pratikno, Menlu Sugiono, Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono, Kepala KSP Muhammad Qodari, Menkomdigi Meutya Hafid, Menteri HAM Natalius Pigai, dan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri.

Namun, ia menilai ada nama lain yang juga layak dievaluasi karena kinerjanya dinilai belum optimal, yakni Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta Menko Pangan Zulkifli Hasan.

“Mereka sebaiknya diganti oleh sosok yang kompeten dan berintegritas. Hal ini diperlukan agar gerak cepat Kabinet Merah Putih sebagaimana yang diinginkan Prabowo dapat terwujud,” tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pigai Minta Isu Reshuffle Kabinet Tak Digoreng, Tegaskan Pernyataan Mensesneg Valid

Pigai Minta Isu Reshuffle Kabinet Tak Digoreng, Tegaskan Pernyataan Mensesneg Valid

News | Senin, 02 Februari 2026 | 19:34 WIB

Guntur Romli Kuliti Jokowi: Demi PSI, Dinilai Lupa Rakyat dan Partai Sendiri

Guntur Romli Kuliti Jokowi: Demi PSI, Dinilai Lupa Rakyat dan Partai Sendiri

News | Senin, 02 Februari 2026 | 16:10 WIB

Guntur Romli PDIP Sebut Jokowi Bukan Lagi Teladan, Hanya Mementingkan Syahwat Kuasa dan Dinasti

Guntur Romli PDIP Sebut Jokowi Bukan Lagi Teladan, Hanya Mementingkan Syahwat Kuasa dan Dinasti

News | Senin, 02 Februari 2026 | 15:36 WIB

Jokowi Mati-matian Bela PSI, Dinilai Bukan Sekadar Dukungan

Jokowi Mati-matian Bela PSI, Dinilai Bukan Sekadar Dukungan

Video | Senin, 02 Februari 2026 | 12:06 WIB

Jokowi 'Mati-matian' Bela PSI: Bukan Sekadar Dukungan, Tapi Skema Dinasti Politik 2029

Jokowi 'Mati-matian' Bela PSI: Bukan Sekadar Dukungan, Tapi Skema Dinasti Politik 2029

News | Minggu, 01 Februari 2026 | 12:40 WIB

Terkini

Di Balik Lembaran Suket Gibran, PDIP Ungkap Keanehan Alibi Tanggalnya

Di Balik Lembaran Suket Gibran, PDIP Ungkap Keanehan Alibi Tanggalnya

News | Selasa, 03 November 2026 | 10:51 WIB

5 Drama Korea Terbaru Bulan November 2026, Ada The Remarried Empress!

5 Drama Korea Terbaru Bulan November 2026, Ada The Remarried Empress!

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 10:50 WIB

Sadis! ASN di Kabupaten Puncak Papua Ditikam hingga Pisau 40 Cm Masih Tertancap di Leher

Sadis! ASN di Kabupaten Puncak Papua Ditikam hingga Pisau 40 Cm Masih Tertancap di Leher

News | Selasa, 03 November 2026 | 10:49 WIB

6 Rekomendasi Pinjol Bunga Rendah Terdaftar OJK Mulai 0,01 Persen!

6 Rekomendasi Pinjol Bunga Rendah Terdaftar OJK Mulai 0,01 Persen!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 10:47 WIB

4 Glamping Hits Buat Quality Time Bareng Keluarga di Jogja, Cocok untuk Liburan Akhir Tahun

4 Glamping Hits Buat Quality Time Bareng Keluarga di Jogja, Cocok untuk Liburan Akhir Tahun

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 10:44 WIB

Urutan Skincare Wardah Hydra Rose Pagi Malam untuk Kulit Lembap dan Glowing

Urutan Skincare Wardah Hydra Rose Pagi Malam untuk Kulit Lembap dan Glowing

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 10:42 WIB

Wali Kota Andi Harun Buka Suara soal Korupsi Varia Niaga Rp30,97 Miliar

Wali Kota Andi Harun Buka Suara soal Korupsi Varia Niaga Rp30,97 Miliar

Kaltim | Selasa, 03 November 2026 | 10:37 WIB

5 Webtoon Naver Raih Penghargaan Today's Korean Comics 2026, Ini Daftarnya

5 Webtoon Naver Raih Penghargaan Today's Korean Comics 2026, Ini Daftarnya

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 10:30 WIB

5 Wisata Sejarah di Semarang, Paket Lengkap Edukasi hingga Spot Foto Estetik

5 Wisata Sejarah di Semarang, Paket Lengkap Edukasi hingga Spot Foto Estetik

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 10:26 WIB

Indonesia Tak Baik-baik Saja, Viral Ramai-ramai Rakyat Keluhkan Harga Mi Instan Naik

Indonesia Tak Baik-baik Saja, Viral Ramai-ramai Rakyat Keluhkan Harga Mi Instan Naik

News | Selasa, 03 November 2026 | 10:26 WIB

×