Selain Dani Pedrosa, Ini Dia Pebalap yang Tutup Karier di MotoGP

Rizki Nurmansyah
Selain Dani Pedrosa, Ini Dia Pebalap yang Tutup Karier di MotoGP
Kolase foto Dani Pedrosa dan Scott Redding. [AFP/Mohd Rasfan/Jean-Francois Monier]

Seri pamungkas MotoGP Valencia akan menjadi balapan terakhir Dani Pedrosa di kancah MotoGP.

Suara.com - Keharuan menyelimuti seri pamungkas MotoGP 2018 di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia. Balapan motor paling mashyur ini akan ditinggalkan salah satu pebalap papan atasnya, Dani Pedrosa.

Seperti diketahui, Dani Pedrosa telah memutuskan pensiun dari MotoGP pada akhir musim ini. Pada Kamis, (15/11/2018) lalu, rider asal Spanyol ini pun telah dianugerahi label Legenda MotoGP.

Namun, bukan cuma Dani Pedrosa saja yang tidak bisa lagi dilihat aksinya di lintasan MotoGP musim depan.

Pebalap Repsol Honda, Dani Pedrosa, dalam konferensi pers jelang seri pamungkas MotoGP di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, Kamis (14/11/2018). [AFP/Jose Jordan]
Pebalap Repsol Honda, Dani Pedrosa, dalam konferensi pers jelang seri pamungkas MotoGP di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, Kamis (14/11/2018). [AFP/Jose Jordan]

Satu dari dua pebalap asal Inggris musim ini, Scott Redding, juga akan menjalani karier terakhirnya di arena MotoGP pada balapan di Valencia akhir pekan nanti.

Setelah posisinya di tim Aprilia tergusur pebalap Italia, Andrea Iannone, Scott Redding memutuskan hijrah ke ajang British Superbike musim depan.

"Begitu banyak kenangan indah (di MotoGP) yang membuat saya tersenyum. Tapi, itu tidak akan menjadi masalah buat saya, saya tidak akan merasa akan merindukannya," ujar Redding, dikutip dari Motorsport, Jumat (16/11/2018).

"Fans MotoGP sungguh luar biasa, saya bisa berkomunikasi dengan baik bersama mereka. Itulah hal terpenting menurut saya untuk saat ini," lanjutnya.

Pebalap Aprilia, Scott Redding, berada di atas motornya saat sesi latihan bebas MotoGP Catalunya, Barcelona, Jumat (15/6/2018). [AFP/Lluis Gene]
Pebalap Aprilia, Scott Redding, berada di atas motornya saat sesi latihan bebas MotoGP Catalunya, Barcelona, Jumat (15/6/2018). [AFP/Lluis Gene]

Terkait balapan MotoGP Valencia akhir pekan nanti, Redding berharap bisa menutup musim dengan manis.

"Saya ingin menyelesaikan (karier di MotoGP) dengan hasil yang bagus. Jika turun hujan, saya sudah mengatakan kepada semua orang, akan habis-habisan. Saya tampil tanpa beban," ujarnya.

Scott Redding memulai karier di kancah MotoGP pada tahun 2008 di kelas 125 cc. Dua tahun kemudian dia memutuskan naik ke kelas Moto2.

Selama empat musim turun di kelas Moto2, prestasi terbaik pebalap berusia 25 tahun ini adalah menjadi runner-up Moto2 2013.

(Dari kiri ke kanan): Marc Marquez (Repsol Honda), Jack Miller (Estrella Galicia 0,0 Marc VDS), dan Scott Redding (OCTO Pramac Yakhnich) melakukan selebrasi di podium pada MotoGP Belanda, (26/6) [AFP/ANP/Bas Czerwinski]
(Dari kiri ke kanan): Marc Marquez (Repsol Honda), Jack Miller (Estrella Galicia 0,0 Marc VDS), dan Scott Redding (OCTO Pramac Yakhnich) melakukan selebrasi di podium pada MotoGP Belanda, (26/6) [AFP/ANP/Bas Czerwinski]

Di tahun 2014, Redding mencoba peruntungannya dengan turun di kelas 'para raja'. Saat itu, dia memperkuat tim satelit Honda, Gresini Honda.

Selama berkarier di kelas MotoGP, Scott Redding tercatat dua kali naik podium, yakni masing-masing podium ketiga di MotoGP San Marino 2015 (bersama Honda) dan MotoGP Belanda 2016 (Ducati).

Sementara itu, setelah pensiun, Dani Pedrosa masih akan menjadi bagian dari MotoGP dengan menjadi pebalap penguji KTM di musim depan.

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS