Srikandi Cup: Surabaya Fever Absen, Merpati Bali Favorit Juara

Rully Fauzi, Arief Apriadi

Senin, 26 November 2018 | 10:44 WIB
Srikandi Cup: Surabaya Fever Absen, Merpati Bali Favorit Juara
Skuat Merpati Bali untuk Srikandi Cup musim 2018-2019. [dok. Srikandi Cup]

Suara.com - Klub Merpati Bali menyongsong kompetisi bola basket putri paling akbar di Indonesia, Srikandi Cup 2018-2019 dengan harapan tinggi. Absennya sang juara bertahan, Surabaya Fever di Srikandi Cup musim ini membuat peluang mereka merengkuh gelar perdana terbuka lebar.

Surabaya Fever, yang sangat dominan dalam tiga tahun terakhir di kompetisi basket putri profesional Indonesia memutuskan absen setelah sang owner, Christopher Tanuwidjaya ditunjuk sebagai Manajer Timnas Basket Putri Indonesia untuk SEA Games 2019 Filipina.

Selain Fever, satu tim kuat lainnya juga absen, yakni Merah Putih Predator. Kabarnya, tim asal Jakarta itu absen dikarenakan tak adanya sokongan dana dari pihak sponsor.

Tak adanya juara bertahan dan semifinalis Srikandi Cup musim lalu pun tentunya membuka jalan Merpati Bali untuk menggondol trofi juara musim ini. Apalagi, di musim 2017-2018, Merpati Bali berstatus sebagai runner-up kompetisi.

Namun, pelatih klub yang bermarkas di Denpasar itu, Bambang Asdianto Pribadi, rupanya enggan terlalu jemawa.

Menurutnya, kompetisi Srikandi Cup 2018-2019 akan tetap berjalan ketat meski tak diikuti Surabaya Fever dan Merah Putih Predator.

Kehadiran pendatang baru Scorpio Jakarta juga dinilai Mbing -sapaan akrab Bambang, bakal mengubah peta persaingan. Scorpio yang diisi para pemain Timnas Basket Putri Indonesia di Asian Games 2018 dinilai menjadi ancaman serius.

"Absennya Surabaya Fever memang sangat disayangkan, tetapi itu tidak lantas membuat otomatis kami akan menjadi juara. Saya rasa semua tim juga mempunyai kans yang sama,” ujar Bambang Asdianto dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com.

Selain kehadiran klub baru dan persebaran pemain di setiap klub, format kompetisi yang berubah menjadi liga juga dinilai Bambang akan membuat peta persaingan semakin merata. Setiap tim dinilai punya kans yang sama dalam meraih gelar juara.

baca juga

Karena itu, Bambang menegaskan jika timnya akan terus menjaga fokus. Menurutnya, gelar juara tak bergantung kepada absennya tim-tim lain, namun merupakan jerih payah dari para pemainnya sendiri.

"Untuk Merpati Bali sendiri saya pernah ucapkan sebelumnya, bahwa musuh yang terbesar dan terberat itu adalah diri kami sendiri. Artinya kami harus bisa memerangi atau mengkontrol diri kami dari semua aspek," tukasnya.

Merpati Bali akan memulai laga perdana di Seri I Srikandi Cup 2018-2019 dengan menghadapi Flying Wheel Makassar. Pertandingan tersebut akan berlangsung hari ini, Senin (26/11/2018) di GOR Merpati, Denpasar, Bali pada pukul 18:20 WIB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:40 WIB

Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya

Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya

Kaltim | Minggu, 27 September 2026 | 09:40 WIB

BEI Hapus Kriteria Papan Pemantauan Khusus, Besok Harga Minimum Saham Jadi Rp1

BEI Hapus Kriteria Papan Pemantauan Khusus, Besok Harga Minimum Saham Jadi Rp1

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 09:35 WIB

Jalan Aroepala Dibuka Penuh, Gubernur Sulsel: Akses Gowa-Makassar Makin Lancar

Jalan Aroepala Dibuka Penuh, Gubernur Sulsel: Akses Gowa-Makassar Makin Lancar

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:26 WIB

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 09:20 WIB

Review The Love Hypothesis: Fake Dating yang Manis, Romantis, dan Humoris

Review The Love Hypothesis: Fake Dating yang Manis, Romantis, dan Humoris

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:20 WIB

Rekor Dunia Pecah! Begini Reaksi Presiden Prabowo ke Lifter Rahmat Erwin

Rekor Dunia Pecah! Begini Reaksi Presiden Prabowo ke Lifter Rahmat Erwin

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:15 WIB

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:00 WIB

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:50 WIB

Belasan Wanita dan 2 Pria Terjaring Razia Satpol PP di Jondul Pekanbaru

Belasan Wanita dan 2 Pria Terjaring Razia Satpol PP di Jondul Pekanbaru

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 08:48 WIB

×