Kondisi Prima, Greysia / Apriyani Siap Turun di BWF World Tour Finals 2018

Syaiful Rachman | Arief Apriadi
Kondisi Prima, Greysia / Apriyani Siap Turun di BWF World Tour Finals 2018
Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, lolos ke perempat final Jepang Open 2018 usai mengalahkan wakil tuan rumah, Ayako Sakuramoto/Yukiko Takahata, 14-21, 21-16 dan 21-10, Kamis (13/9). [Humas PBSI]

Keduanya mengaku mendapat cukup banyak waktu untuk memulihkan kondisi.

Suara.com - Greysia Polii dan Apriyani Rahayu menjadi satu-satunya wakil ganda putri Indonesia yang akan turun di BWF World Tour Finals (WTF) 2018. Demi tampil moncer di turnamen tersebut, keduanya pun tengah 'mengisi bensin' di pelatnas PBSI.

Seperti diketahui, BWF World Tour Finlas 2018 akan menjadi seri penutup dari 26 rangkaian turnamen BWF World Tour series yang sudah bergulir sejak awal tahun ini.

Turnamen bergengsi yang akan mempertemukan delapan pemain/pasangan dengan ranking terbaik disetiap sektor tersebut, akan berlangsung di Guangzhou, Cina, 12-16 Desember 2018 mendatang.

Greysia/Apriyani yang sejak awal tahun sudah malang melintang di berbagai turnamen dengan raihan dua trofi juara di India dan Thailand Open 2018, kini sedang menggeber persiapan menuju WTF 2018.

Waktu istirahat dan persiapan yang cukup panjang usai terakhir kali tampil di Hong Kong Open 2018, disebut Greysia memberi kesempatan baginya dan Apriyani untuk "mengisi bensin" sebelum bertempur pekan depan.

Pebulutangkis spesialis ganda putri Indonesia, Greysia Polii [Suara.com/Arief Apriadi]
Pebulutangkis spesialis ganda putri Indonesia, Greysia Polii [Suara.com/Arief Apriadi]

"Kondisi kami saat ini bagus ya. Maksudnya ya ada waktu untuk isi bensinnya gitu. Dua minggu setengah waktu istirahat setelah tour panjang banget, setidaknya bikin pikiran lebih fresh," ujar Greysia Polii saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Selasa (4/12/2018).

Greysia menyebut, selama dua setengah pekan, dirinya dan Apriyani berupaya menambal kekurangan-kekurangan yang masih terekspos lawan. Ketahanan fisik menjadi fokus utama.

"Paling kekuatan fisik dari kita yang harus dikuatkan. Mungkin itu saja, nggak bisa kita nambah power dan lain-lain karena dalam kurun waktu dua minggu itu susah," ujar pebulutangkis berusia 31 tahun itu.

Baca Juga

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS