Pacquiao: Saya Tak Mau Memprediksi, Misi Saya Pukul KO Broner

Rizki Nurmansyah
Pacquiao: Saya Tak Mau Memprediksi, Misi Saya Pukul KO Broner
Juara dunia tinju kelas welter WBA, Manny Pacquiao, tengah berlatih di sebuah sasana tinju di Manila, Filipina, Selasa (27/11/2018), dalam rangka persiapan menghadapi Adrien Broner pada 19 Januari mendatang. [AFP/Ted Aljibe]

Pacquiao akan mempertahankan sabuk juara dunia kelas welter WBA melawan Broner, 19 Januari mendatang.

Suara.com - Manny Pacquiao mengaku sudah tak sabar ingin segera naik ring melawan Adrien Broner. Duel ini digelar di MGM Grand Garden Arena, Nevada, Amerika Serikat, 19 Januari mendatang.

Dalam pertarungan kejuaraan tinju dunia ini, Pacquiao akan mencoba mempertahankan sabuk juara dunia kelas welter WBA untuk pertama kalinya.

Pacquiao amat berambisi menang atas petinju tuan rumah tersebut. Bahkan, pria yang juga senator Filipina tersebut mengincar kemenangan KO (knockout).

"Saya tak mau membuat prediksi, tapi misi saya adalah memukul KO Broner," kata Pacquiao, 40 tahun, dikutip dari Forbes, Sabtu (5/1/2019).

"Saya mengincar kemenangan KO melawan Broner. Saya harus memaksimalkan peluang itu. Ini pulalah yang ingin dilihat para penggemar," lanjutnya.

Foto kolase Manny Pacquiao dan Adrien Broner. [AFP/Tertius Pickard/Jim Watson]
Foto kolase Manny Pacquiao dan Adrien Broner. [AFP/Tertius Pickard/Jim Watson]

Manny Pacquiao terakhir kali meraih kemenangan KO yakni pada pertarungan sebelumnya, kala menghadapi petinju Argentina, Lucas Matthysse.

Dalam duel yang digelar di Axiata Arena, Malaysia, 15 Juli 2018 tersebut, Pacquiao menang TKO ronde ketujuh.

Tak hanya itu, dia juga sukses merebut sabuk juara dunia tinju kelas welter WBA dari tangan Matthysse, yang tak lama kemudian memutuskan gantung sarung tinju alias pensiun.

Petinju Argentina Lucas Matthysse setelah dipukul KO oleh petinju Filipina Manny Pacquiao di Axiata Arena Kuala Lumpur, (15/7/2018). Mohd RASFAN / AFP
Petinju Argentina Lucas Matthysse terjatuh di kanvas setelah dipukul KO petinju Filipina Manny Pacquiao di Axiata Arena Kuala Lumpur, (15/7/2018). [AFP/Mohd Rasfan]

Pacquiao mengatakan, dirinya nyaris lupa rasanya menang KO sebelum melawan Matthysse.

"Saya lupa seberapa menyenangkannya menang duel dengan KO sebelum saya menghentikan Lucas Matthysse pada musim panas lalu untuk meraih sabuk kelas welter WBA," ujar Pacquiao.

"Luar biasa rasanya bisa menang dengan cara tersebut, dan para penggemar pun menyukainya. Jadi, kenapa tidak dicoba lagi?" tukas Manny Pacquiao.

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS