Cegah Habis Manis Sepah Dibuang, Kemenpora Imbau Cabor Perbanyak Kejuaraan

Rabu, 09 Januari 2019 | 11:57 WIB
Cegah Habis Manis Sepah Dibuang, Kemenpora Imbau Cabor Perbanyak Kejuaraan
Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto usai menghadiri pembukaan ajang balap sepeda Asian Track Championship 2019 di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (8/1/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]

Suara.com - Kemenpora mengimbau seluruh induk cabang olahraga di Indonesia untuk memperbanyak kejuaraan, baik berskala nasional maupun internasional.

Imbauan ini muncul guna mencegah berlakunya pepatah "habis manis sepah dibuang", terkait nasib berbagai venue pasca digunakan untuk perhelatan Asian Games 2018 lalu.

Sebagaimana diketahui, Indonesia sebagai tuan rumah dinilai sukses menyelenggarakan pesta olahraga terbesar bangsa Asia itu. Baik dari sisi prestasi maupun fasilitas.

Secara fasilitas, Indonesia mampu menyuguhkan berbagai venue terbaik. Mulai dari renovasi venue yang telah ada, hingga membangun berbagai venue dari nol.

Pada Asian Games 2018 lalu terdapat 43 venue yang digunakan untuk menggelar berbagai nomor pertandingan.

Berbagai venue tersebut berpotensi terbengkalai jika selepas Asian Games 2018 tak lagi digunakan secara rutin.

Karenanya, Kemenpora mengimbau seluruh cabang olahraga untuk memperbanyak kegiatan atau event.

Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto menyebut, permintaan itu diharapkan sekaligus juga menjaga stabilitas anggaran pemasukan dan pengeluaran diberbagai venue.

"Jangan hanya berhenti di Asian Games dan Asian Para Games 2018. Mereka (induk cabor) juga harus berlomba mengadakan event. Jangan hanya nasional, minimal lingkup Asia," ujar Gatot saat ditemui usai menghadiri pembukaan ajang balap sepeda Asian Track Championship 2019 di Jakarta International Velodrome (JIV), Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (8/1/2019) malam.

Baca Juga: Indonesia Tuan Rumah ATC, Ini Banderol Sepeda Track, Bikin Tepok Jidat

"Karena dengan adanya event, maka jam terbang atlet jadi semakin tinggi. Selain itu, event juga akan mengubah dari cost ke profit. Karena kalau tidak (diselenggarakan berbagai event) itu akan jadi beban tersendiri (dalam merawat venue)," imbuhnnya.

Salah satu induk cabang olahraga yang giat menyelenggarakan kejuaraan selepas Asian Games dan Asian Para Games 2018 adalah PB ISSI.

Induk cabang balap sepeda Indonesia itu kini tengah menggelar Asian Track Championship di JIV, yang berlangsung pada 8-13 Januari 2019.

"Apa yang dilakukan PB ISSI juga harus diikuti cabor lain. Karena olahraga ini menjadi lebih baik, dan Indonesia tak hanya menjadi penonton. Saya yakin Indonesia akan menunjukkan prestasi yang bagus," tukas Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI