Valentino Rossi anggap Orang ini Akan Jadi 'Masalah' buat Yamaha

Angga Roni Priambodo

Sabtu, 12 Januari 2019 | 14:12 WIB
Valentino Rossi anggap Orang ini Akan Jadi 'Masalah' buat Yamaha
Balapan MotoGP 2018 di Ricardo Tormo di Cheste. [AFP/Javier Soriano].

Suara.com - Franco Morbidelli disebut pembalap senior MotoGP, Valentino Rossi, akan jadi 'masalah' bagi Yamaha di musim balap MotoGP 2019 mendatang. 

Di musim MotoGP 2019, Yamaha akan punya tim satelit baru bernama Petronas SRT Yamaha Team. Meski hanya tim satelit, mereka akan menggunakan Yamaha YZR-M1 yang punya spesifikasi mesin yang serupa dengan tunggangan Valentino Rossi dan Maverick Vinales di Movistar Yamaha.

Menurut The Doctor, mantan anak didiknya yang tergabung dalam tim satelit tersebut, Franco Morbidelli, akan jadi 'masalah' serius untuk tim pabrikan Yamaha.

Seperti dilansir dari Motorsport, Franco Morbidelli yang menjalani debut MotoGP bersama Marc VDS Honda, ternyata bisa langsung nyetel dengan Yamaha YZR-M1 pada sesi uji coba di sirkuit Jerez, Spanyol. Bukan tanpa alasan, The Doctor menganggap kalau pembalap 24 tahun itu punya kemampuan yang baik di atas Yamaha YZR-M1.

''Dia begitu impresif di debutnya bersama Yamaha karena dia begitu kuat. Musim depan akan jadi masalah untuk kami. Franco Morbidelli cukup menyukai Yamaha karena motornya bisa memberikan feedback yang bagus. Motor itu akan jadi teman untuk para pembalap, hanya ada masalah di grip,'' ujar Valentino Rossi.

Valentino Rossi menambahkan kalau Morbidelli masih harus mencari cara terbaik untuk mencapai kecepatan terbaik di mesin barunya ini, yang mana punya cara berbeda ketika ia bersama Marc VDS Honda.

''Motornya sangat halus dan untuk mencapai kecepatan maksimum, Aku pikir ya, harus tetap membawanya dengan halus dan mengikuti flow-nya saja,'' kata Franco Morbidelli.

Franco Morbidelli. (Instagram/frankymorbido)
Franco Morbidelli. (Instagram/frankymorbido)

Pembalap kelahiran 4 Desember 1994 ini melanjutkan, ''Tentu saja, Yamaha terus membantu untuk mengatur intensitas agar menyesuaikan ritmeku. Tidak terlalu membutuhkan kekuatan fisik, seperti di Honda jadi itu akan membolehkan pembalap untuk lebih fokus ke aspek-aspek lain,''

''Setiap kali aku berada di lintasan dengan Yamaha YZR-M1, aku terus belajar dan terus memahami. Ya, ini baru empat hari aku bersama motor ini. Aku butuh waktu lebih untuk memahami dan mengeluarkan kemampuan motor ini saat ingin mengejar waktu, untuk memahami bagaimana mencapai kecepatan yang kuinginkan. Aku jelas butuh waktu lebih lagi.'' pungkas Franco Morbidelli.

baca juga

Mobimoto.com/Praba Mustika

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rossi Ungkap Musuh Dalam Selimut di MotoGP 2019

Rossi Ungkap Musuh Dalam Selimut di MotoGP 2019

Sport | Jum'at, 11 Januari 2019 | 10:15 WIB

Marquez Dapat Peringatan Keras dari Legenda MotoGP

Marquez Dapat Peringatan Keras dari Legenda MotoGP

Sport | Jum'at, 11 Januari 2019 | 09:29 WIB

Maverick Vinales Cari Psikiater untuk Dampinginya, Ada Masalah Apa?

Maverick Vinales Cari Psikiater untuk Dampinginya, Ada Masalah Apa?

Sport | Jum'at, 11 Januari 2019 | 07:51 WIB

Soal Airbag, Toyota Recall Lebih dari 1,5 Juta Produknya

Soal Airbag, Toyota Recall Lebih dari 1,5 Juta Produknya

Otomotif | Jum'at, 11 Januari 2019 | 08:00 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×