Fakta Menarik Seputar Kejuaraan All England

Rizki Nurmansyah, Arief Apriadi

Selasa, 05 Maret 2019 | 18:15 WIB
Fakta Menarik Seputar Kejuaraan All England
Pasangan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon meluapkan kegembiraannya usai memastikan meraih gelar All England 2018. [Humas PBSI]

Suara.com - Salah satu turnamen bulutangkis paling bergengsi di dunia, All England, akan segera bergulir pekan ini. Turnamen yang dihelat di Arena Birmingham, Inggris, ini akan berlangsung pada 6-10 Maret 2019.

All England Open 2019 merupakan turnamen BWF World Tour keenam yang dipertandingkan tahun ini.

Kompetisi bulutangkis yang menihilkan sistem kualifikasi itu akan memperebutkan hadiah total 1 juta dolar AS (sekitar Rp 14,1 miliar).

Dilansir dari berbagai sumber, berikut lima fakta menarik seputar kejuaraan All England yang dirangkum Suara.com:

1. Turnamen Tertua di Dunia

All England disebut sebagai turnamen bulutangkis tertua di dunia. Kompetisi bulutangkis internasional ini telah ada sejak 1898 di Guildford, Inggris, dan mulai resmi bergulir setahun setelahnya.

Saat pertama kali bergulir, All England hanya mempertandingkan tiga sektor, yakni ganda putra, ganda putri dan ganda campuran.

Setelahnya, sektor tunggal putra dan tunggal putri berangsur-angsur turut dipertandingkan.

2. Vakum Akibat Perang Dunia

baca juga

Gelaran All England tercatat dua kali vakum akibat Perang Dunia I dan II.

Pada periode pertama, All England terhenti selama kurun waktu empat tahun dari 1915-1919. Sementara saat perang dunia ke-II gelaran itu terhenti 1940-1946.

Selain dua periode kelam itu, All England terus dipertandingkan hingga saat ini.

Tercatat, turnamen yang pada awalnya bernama Badminton Association Tournament itu sudah bergulir selama 120 tahun.

3. Tujuh Kali Pindah Stadion

Sejak bergulir pada 1899, All England sudah tujuh kali pindah stadion. Pada tahun pertama hingga 1901, All England dipertandingkan di HQ London Scottish Regiment Drill Hall, Buckingham Gate.

Setahun kemudian, gelaran itu pindah ke venue Crystal Palace, Sydenham, Kent. Namun, itu pun tak bertahan lama, karena setahun kemudian, atau tepatnya pada 1903-1909, turnamen All England dipindah ke London Rifle Brigades City Headquarters, Bunhill Hill, London.

Setelahnya All England berturut-turut dipertandingkan di The Royal Horticultural Hall, Vincent Square, London (1910-1939), Haringay Arena, London (1947-1949), Empress Hall, Earls Court, London (1950-1956), Wembley Arena, London (1957-1993), dan Barclaycard Arena, Birmingham (1994-sekarang).

4. Peraih Gelar Terbanyak

Hingga 2019, terdapat 14 pemain yang berhasil meraih gelar All England sebanyak dua digit. Enam diantaranya merupakan pebulutangkis berkebangsaan Inggris.

Untuk urusan gelar terbanyak All England, sampai saat ini masih dipegang oleh Sir George Alan Thomas.

Pria yang namanya diabadikan untuk turnamen beregu putra, Thomas Cup, itu berhasil meraih 21 gelar. Rinciannya empat kali di sektor tunggal putra, sembilan di sektor ganda putra, dan delapan disektor ganda campuran.

5. Pemain Indonesia dengan Gelar All England Terbanyak

Indonesia memiliki reputasi yang cukup mentereng di kompetisi All England. Setelah Tan Joe Hok untuk pertama kalinya mengibarkan bendera Indonesia di tanah Inggris, prestasi wakil-wakil Indonesia semakin bersinar di sana.

Tercatat, Rudy Hartono yang bermain disektor tunggal putra menjadi pebulutangkis Indonesia dengan gelar All England terbanyak.

Rudy berhasil menjuarai turnamen prestisius itu sebanyak delapan kali, tujuh diantaranya dilakukan secara beruntun dari 1968-1974.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran: Dunia Berada di Ambang Perang Dunia III

Iran: Dunia Berada di Ambang Perang Dunia III

News | Kamis, 10 September 2026 | 12:30 WIB

Segera Tayang! Intip Fakta-Fakta Menarik Drama Korea 'New Recruit 4'

Segera Tayang! Intip Fakta-Fakta Menarik Drama Korea 'New Recruit 4'

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:43 WIB

Namanya Bikin Salah Fokus, Ini 5 Fakta Menarik Mi Pentil Khas Bantul

Namanya Bikin Salah Fokus, Ini 5 Fakta Menarik Mi Pentil Khas Bantul

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Jalur Kematian Orang Indo! Belanda Didesak Sejarah Gelap Kolonial Masuk Kurikulum

Jalur Kematian Orang Indo! Belanda Didesak Sejarah Gelap Kolonial Masuk Kurikulum

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Memoar Seorang Geisha: Mengungkap Kehidupan Geisha Sebelum Perang Dunia II

Memoar Seorang Geisha: Mengungkap Kehidupan Geisha Sebelum Perang Dunia II

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Ketika Siaran Pidato Terputus: Rakyat Lebih Cemas Perang Dunia atau Biaya Hidup?

Ketika Siaran Pidato Terputus: Rakyat Lebih Cemas Perang Dunia atau Biaya Hidup?

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 12:50 WIB

Presiden Macron Sebut Kebakaran Hutan Eropa Lebih Buruk dari Kondisi Perang Dunia II

Presiden Macron Sebut Kebakaran Hutan Eropa Lebih Buruk dari Kondisi Perang Dunia II

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:58 WIB

Today History 28 Juli, dari Daendels Hingga Letusan Perang Dunia I

Today History 28 Juli, dari Daendels Hingga Letusan Perang Dunia I

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:51 WIB

The Boy in the Striped Pajamas: Kisah Persahabatan Anak-anak di Tengah Kelamnya Perang Dunia II

The Boy in the Striped Pajamas: Kisah Persahabatan Anak-anak di Tengah Kelamnya Perang Dunia II

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 18:35 WIB

5 Alasan Prancis vs Spanyol Berpotensi Banjir Gol di Semifinal Piala Dunia 2026

5 Alasan Prancis vs Spanyol Berpotensi Banjir Gol di Semifinal Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:40 WIB

Terkini

Mengintip Redmi Note 17 Pro Max 5G: Bawa Baterai Jumbo, 100W HyperCharge, dan Bodi Tangguh

Mengintip Redmi Note 17 Pro Max 5G: Bawa Baterai Jumbo, 100W HyperCharge, dan Bodi Tangguh

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Proposal Cinta di Bawah Proyek Mangkrak dan Halusinasi Negara

Proposal Cinta di Bawah Proyek Mangkrak dan Halusinasi Negara

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 06:31 WIB

Ajak Relasi Gabung BRI Prioritas, Nikmati Reward Eksklusif dari BRI!

Ajak Relasi Gabung BRI Prioritas, Nikmati Reward Eksklusif dari BRI!

Bri | Minggu, 04 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Dede Sunandar Tumbang Tak Sadarkan Diri Usai Dihantam Vicky Prasetyo

Dede Sunandar Tumbang Tak Sadarkan Diri Usai Dihantam Vicky Prasetyo

Entertainment | Minggu, 04 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Tebarkan Energi Positif, Grup Vokal Anak DayDrm Ajak Si Kecil Berani Bermimpi Lewat Lagu 'Shine!'

Tebarkan Energi Positif, Grup Vokal Anak DayDrm Ajak Si Kecil Berani Bermimpi Lewat Lagu 'Shine!'

Entertainment | Minggu, 04 Oktober 2026 | 05:55 WIB

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Sport | Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:43 WIB

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

×