Sebut Pelita Jaya Main Kotor, Stapac: Semoga Liburan Mereka Menyenangkan!

Rully Fauzi, Arief Apriadi

Jum'at, 08 Maret 2019 | 14:37 WIB
Sebut Pelita Jaya Main Kotor, Stapac: Semoga Liburan Mereka Menyenangkan!
Pelatih Stapac Jakarta, Giedrius Zibenas. (Suara.com/Arief Apriadi)

Suara.com - Pelatih Stapac Jakarta, Giedrius Zibenas akhirnya angkat bicara terkait tudingan kubu Pelita Jaya Basketball yang menyebut tinggi Kendal L. Yancy tak sesuai regulasi Indonesian Basketball League (IBL).

Menurut Giedrius, tudingan Pelita Jaya terhadap pemain asingnya itu merupakan tindakan kotor, jika tak boleh disebut curang!

Kemungkinan besar, kata Giedrus, tudingan itu adalah akal-akalan Pelita untuk mengganggu konsentrasi para pemainnya.

"Saya pikir itu adalah gaya main kotor yang dilakukan Pelita (Jaya). Kalau kami sih tak ingin main kotor seperti itu, kami hanya ingin bermain basket saja!" ujar Giedrius Zibenas di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Kuningan, Jakarta.

Sebagai informasi, protes Pelita Jaya yang meminta pihak IBL untuk mengukur ulang tinggi Kendal L. Yancy baru-baru ini pada akhirnya ditolak IBL.

Point guard Stapac Jakarta, Kendal L. Yancy (kanan) menjalani latihan sebelum laga semifinal IBL 2018/2019 di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Kuningan, Jakarta, Kamis (7/3/2019) malam WIB. (Suara.com/Arief Apriadi)
Point guard Stapac Jakarta, Kendal L. Yancy (kanan) menjalani latihan sebelum laga semifinal IBL 2018/2019 di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Kuningan, Jakarta, Kamis (7/3/2019) malam WIB. (Suara.com/Arief Apriadi)

Direktur IBL, Hasan Gozali menyebut postur point guard Stapac itu sudah sesuai dengan aturan tinggi badan pemain asing bertipe small man, yakni tak boleh melebihi 188 cm.

Entah kebetulan atau tidak, Pelita Jaya sendiri pada akhirnya gagal menantang Stapac Jakarta di semifinal IBL 2018/2019. 

Tim asuhan Fictor Gideon Roring itu harus mengakhiri musim lebih cepat usai kandas di tangan Pacific Caesar Surabaya pada babak play-off yang berlangsung di Hi Test Arena Batam pada 1-3 Maret 2019.

Seakan ingin membalas aksi protes Pelita soal tinggi Kendal L. Yancy, Giedrus melontarkan pernyataan yang terkesan menyindir kegagalan rivalnya melangkah ke semifinal.

baca juga

"Jika ada seorang atau tim yang ingin bermain kotor di sana (Pelita Jaya), ya semoga liburan mereka menyenangkan!" tukas pria yang akrab yang disapa Ghibbi itu.

Stapac Jakarta sendiri akan menjalani laga semifinal menghadapi Pacific Caesar Surabaya hari ini, Jum'at (8/3/2019). Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Kuningan, Jakarta, akan menjadi saksi siapa tim yang akan mengunci kemenangan di leg pertama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Semifinal IBL, Satria Muda Tak Mau Lagi Dipecundangi NSH

Jelang Semifinal IBL, Satria Muda Tak Mau Lagi Dipecundangi NSH

Sport | Kamis, 07 Maret 2019 | 20:10 WIB

Lolos ke Semifinal, Deshaun Wiggins Ungkap Kunci Sukses NSH

Lolos ke Semifinal, Deshaun Wiggins Ungkap Kunci Sukses NSH

Sport | Rabu, 06 Maret 2019 | 15:05 WIB

Terkini

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:24 WIB

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

News | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 14:15 WIB

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:10 WIB

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 14:00 WIB

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 13:56 WIB

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

×