alexametrics

Jadi Buah Bibir, Ini Komentar Orang Luar Negeri tentang Sirkuit Mandalika

Angga Roni Priambodo | Cesar Uji Tawakal
Jadi Buah Bibir, Ini Komentar Orang Luar Negeri tentang Sirkuit Mandalika
Proyek pengembangan pesisir Mandalika yang diusulkan menjadi lokasi balapan MotoGP di Mandalika, Lombok, Sabtu (23/3).[ARSYAD ALI/AFP]

CEO Dorna, hingga para pembalap mengemukakan beragam komentar terkait sirkuit ini.

Suara.com - Sirkuit Mandalika yang bakal di bangun di Lombok, Nusa Tenggara Barat sebagai tempat penyelenggaraan MotoGp dan WSBK 2021 menjadi buah bibir bagi para pecinta balap di dalam maupun luar negeri.

Walaupun masyarakat Tanah Air merasa antusias dengan digelarnya MotoGP dan WSBK di sirkuit ini, namun hal tersebut sedikit berbeda dengan pendapat orang luar negeri.

Mulai dari media luar negeri, CEO Dorna, dan para pembalap mengemukakan beragam pendapat mereka mengenai sirkuit yang bakal menggelar balap perdananya 2021 nanti. Seperti apa komentar mereka? Berikut rangkumannya.

Mandalika, Calon Sirkuit Jalan Raya (Street Circuit) Untuk Gelar MotoGP. (MotoGP)
Mandalika, Calon Sirkuit Jalan Raya (Street Circuit) Untuk Gelar MotoGP. (MotoGP)

1. Sempat dikira wacana

Baca Juga: Bukan Yamaha, Ini Tim Paling Berkembang di MotoGP 2019 Versi Rossi

Banyak media luar negeri menyoroti sirkuit ini, begitu juga salah satu media yang setia memberitakan serba-serbi balapan internasional, Crash.

Kutipan berita yang ditulis oleh Crash.
Kutipan berita yang ditulis oleh Crash. (crash.net)

Menurut mereka, Indonesia sering membuat false dawns alias wacana mengenai penyelenggaraan balap semenjak negara ini kehilangan statusnya sebagai tuan rumah MotoGP yang digelar terakhir tahun 1997. Hingga akhirnya sirkuit ini menjadi kenyataan.

2. Dianggap berbahaya

MRK1 Consulting bersama dengan RoadGrip Motorsport sempat menyoroti bahaya digelarnya balapan motor di ''street circuit''. Mereka pun bakal memastikan bahwa sirkuit ini aman untuk menggelar balapan.

''Kami akan membuat sangat jelas bahwa lintasan akan didesain dan dibangun dengan standar keamanan FIM untuk MotoGP.'' ujar Mark Hughes, perwakilan dari MRK1 Consulting dikutip dari Crash (21/3).

Baca Juga: MotoGP Tanpa Valentino Rossi? Begini Komentar The Doctor Sendiri

3. CEO Dorna: Sudah fix!

Komentar