India Open Diharapkan Dongkrak Kepercayaan Diri Greysia / Apriyani

Reky Kalumata | Arief Apriadi
India Open Diharapkan Dongkrak Kepercayaan Diri Greysia / Apriyani
Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, melaju ke perempat final Indonesia Masters 2019 usai mengalahkan Hsu Ya Ching/Hu Ling Fang (China Taipei) di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (24/1/2019). [Humas PBSI]

Greysia Polii / Apriyani Rahayu tampil lesu di German Open 2019 dan All England 2019.

Suara.com - Pelatih ganda putri pelatnas PBSI, Eng Hian, memaparkan alasan utama menurunkan Greysia Polii / Apriyani Rahayu di India Open 2019. Pelatih 41 tahun itu ingin anak latihnya bisa kembali percaya diri setelah tampil buruk di dua turnamen Eropa.

Greysia / Apriyani tampil lesu di German Open 2019 dan All England 2019. Dalam dua turnamen itu, mereka harus puas terhenti di perempat final oleh dua wakil China.

Di German Open 2019 langkah Greysia / Apriyani dihentikan Du Yue / Li Yinhui dengan skor 17-21, 18-21. Sementara di All England, mereka dikalahkan Chen Qingchen / Jia Yifan yang pada akhirnya keluar sebagai juara.

Di India Open 2019 sendiri, Greysia / Apriyani mendapat seeded atau predikat sebagai unggulan pertama. Mereka juga menyandang status juara bertahan.

Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu bersama pelatih mereka, Eng Hian (tengah), melaju ke semifinal Indonesia Masters 2019 usai mengalahkan Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai (Thailand),di Istora Senayan, Jakarta, Jum'at (26/1). [Suara.com/Arief Apriadi]
Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu bersama pelatih mereka, Eng Hian (tengah), melaju ke semifinal Indonesia Masters 2019 usai mengalahkan Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai (Thailand),di Istora Senayan, Jakarta, Jum'at (26/1). [Suara.com/Arief Apriadi]

Namun, Eng Hian mengatakan jika fokus utamanya bukan hanya meminta Greysia / Apriyani mempertahankan gelar. Lebih penting, turnamen India Open 2019 harus bisa mengembalikan kepercayaan diri keduanya yang sempat meredup.

"Untuk Greysia/Apriyani, saya mau lebih fokus supaya mereka dapat menemukan confidence dan performance mereka dulu setelah hasil yang kurang bagus di turnamen Eropa kemarin," kata Eng Hian dalam rilis yang diterima Suara.com, Rabu (27/3/2019).

Greysia / Apriyani sendiri telah memastikan satu tiket ke babak kedua India Open 2019. Mereka sukses menyingkirkan wakil China Taipei, Chang Ching Hui/Yang Ching Tun di laga perdana dengan skor 21-14, 21-15.

Di babak kedua, peraih gelar juara Thailand Open 2018 itu akan menghadapi pemenang antara dua wakil India, Simran Singh/Ritika Thaker dan B Venkata Ramya Tulasi Bailupudi / Shivani Santosh Singh yang baru akan bermain hari ini, Rabu (27/3/2019).

Sementara, Ni Ketut Mahadewi Istarani / Rizki Amelia Pradipta gagal ke babak kedua usai ditundukan kompatriotnya sendiri, Della Destiara Haris / Tania Oktaviani Kusumah. Ni Ketut/Rizki kalah dalam pertarungan dua game langsung dengan skor 16-21, 18-21.

Menurut Eng Hian, permainan anak latihnya itu memang kurang maksimal kali ini. Ganda putri peringkat 25 dunia itu diharapkan bisa kembali bangkit di turnamen selanjutnya.

"Rizki / Ketut tidak pada permainan terbaik mereka, pola mainnya tidak berkembang selama pertandingan tadi," tukas Eng Hian.

Komentar

loading...
Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS