Eko Yuli Irawan Ditarget Raih Medali Emas Kejuaraan Asia

Ririn Indriani, Arief Apriadi

Sabtu, 06 April 2019 | 13:00 WIB
Eko Yuli Irawan Ditarget Raih Medali Emas Kejuaraan Asia
Lifter Eko Yuli Irawan memperlihatkan medali seusai diterima oleh Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (8/11/2018). ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Suara.com - Lifter putra andalan Indonesia, Eko Yuli Irawan akan berlaga di Kejuaraan Asia Angkat Besi 2019. Pada turnamen kualifikasi Olimpiade 2020 itu, Eko dituntut meraih medali emas.

Kejuaraan Asia Angkat Besi 2019 akan berlangsung di Ningbo, China, pada 18-28 April mendatang. Ini akan menjadi event kualifikasi Olimpiade 2020 ketiga yang bakal diikuti lifter 29 tahun spesialis kelas 61 kg putra tersebut.

"Kita inginkan dia juara Asia, kemarin Asian Games yang levelnya multi event sudah juara. Eko sendiri yang bilang bahwa dia sudah juara dunia dan Asian Games, tapi juara Asia belum," kata Waki Ketua PB PABBSI, Djoko Pramono.

Djoko menjelaskan jika persiapan Eko Yuli Irawan menuju Kejuaraan Asia berjalan sangat baik. Meski kini tengah sakit flu, kondisi peraih medali perak Olimpiade 2016 itu dinilai akan fit tepat waktu.

"Itu dari hati dia bilang (ingin juara Asia). Itulah Eko. Karena itu kalau yang lain berhenti latihan, dia masih latihan. Kalau merasa latihannya kurang dan dia masih sanggup, Eko akan latihan lagi," tukasnya.

Sebelumnya Kejuaraan Asia Angkat Besi 2019, Eko Yuli Irawan lebih dulu turun di Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2018 (Ashgabat) dan Piala Dunia Angkat Besi 2019 (Fuzhou). Dalam dua event itu, peraih medali emas Asian Games 2018 ini sukses mendulang medali emas.

Pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2018 di Ashgabat, Eko Yuli Irawan menjadi juara di nomor 61 kg setelah mencatatkan total angakatan 317 kg dengan rincian, 143 kg snatch dan 174 kg clean & jerk.

Selain medali emas, angkatan tersebut juga sukses membuat eko memecahkan rekor dunia. Eko Yuli Irawan memecahkan rekor dunia Clean & Jerk dengan angkatan 173 kg. Dan dua kali memecahkan rekor total angkatan, yaitu 313 kg dan 317 kg dalam percobaan terakhir.

Sementara pada Piala Dunia Angkat Besi 2019 di Fuzhou, China, lifter kelahiran Metro, Lampung itu meraih medali emas usai mencatatkan total angkatan 297 kg. Rinciannya dari angkatan snatch 136 kg dan clean and jerk 161 kg.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jatuh Sakit, Bagaimana Nasib Eko Yuli di Kejuaraan Asia?

Jatuh Sakit, Bagaimana Nasib Eko Yuli di Kejuaraan Asia?

Sport | Jum'at, 05 April 2019 | 21:10 WIB

Jadi Juara Piala Dunia, Eko Yuli Tak Boleh Leha-Leha!

Jadi Juara Piala Dunia, Eko Yuli Tak Boleh Leha-Leha!

Sport | Rabu, 27 Februari 2019 | 10:35 WIB

Menuju Olimpiade 2020, PABBSI Fokus Jaga Performa Eko Yuli

Menuju Olimpiade 2020, PABBSI Fokus Jaga Performa Eko Yuli

Sport | Senin, 25 Februari 2019 | 11:53 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×