Indonesia Gagal Kawinkan Gelar Australia Open 2019

Silfa Humairah Utami | Arief Apriadi
Indonesia Gagal Kawinkan Gelar Australia Open 2019
Pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti menjadi penentu kemenangan Tim Indonesia atas China Taipei di perempat final Piala Sudirman 2019, Jumat (24/5). [Humas PBSI]

Karena kandas, Praveen/Melati gagal mengawinkan gelar Australia Open 2019.

Suara.com - Kekalahan pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dari wakil China, Wang Yilyu/Huang Dongping membuat Indonesia gagal mengawinkan gelar juara Australia Open 2019, Minggu (9/6/2019).

Praveen/Melati harus puas menjadi runner-up setelah kalah dua game langsung dari Wang/Huang dengan skor 15-21, 8-21, pada laga final yang berlangsung di Quaycentre, Sydney, Australia.

Pada game pertama maupun kedua, Praveen/Melati kerap kali melakukan kesalahan sendiri. Padahal, Wang/Huang tak bermain seagresif kompatriotnya, Zheng Siwei/Huang Yaqiong yang kini menduduki peringkat satu dunia.

Salah satu contoh seringnya Praveen/Melati melakukan kesalahan sendiri terjadi pada pertengahan game kedua. Mereka yang tengah tertinggal 5-7, justru empat kali beruntun membuang-buang peluang untuk menambah angka.

Dalam kondisi tertinggal, shuttlecock pengembalian Praveen tak mampu melewati net. Setelahnya, giliran smash keras Melati yang justru membentur net hingga semakin tertinggal 5-9.

Bagaikan tak kapok melakukan kesalahan, Melati kembali membuat aksi tak perlu. Shuttlecock tanggung pengembalian Wang Yilyu, justru dikembalikan dengan smash keras yang tergesa-gesa hingga bola justru keluar lapangan.

Kekalahan ini membuat Praveen/Melati kembali gagal menghentikan dominasi Wang/Huang. Tercatat, mereka kini sudah lima kali kalah beruntun dari pasangan Negeri Tirai Bambu tersebut.

Hasil ini juga membuat Indonesia gagal mengawinkan gelar di Australia Open 2019. Sebagaimana diketahui, beberapa jam sebelumnya, Jonatan Christie berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan Anthony Sinisuka Ginting dengan skor 21-17, 13-21, 21-14.

Sebagain tambahan informasi, kekalahan atas Wang/Huang membuat Praveen/Melati telah gagal menjadi juara dalam empat final beruntun sejak dipasangkan pada 2018 lalu.

Kali terakhir keduanya harus puas menjadi runner-up adalah di New Zealand Open 2019 Mei lalu. Saat itu, Praveen/Melati kandas di tangan wakil Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying dengan skor 14-21, 21-16, 27-29.

Dan kini Praveen/Melati harus puas menjadi runner-up setelah kalah dua game langsung  di Australia Open 2019, hingga Indonesia gagal kawinkan gelar.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS