Indonesia Gagal Kawinkan Gelar Australia Open 2019

Silfa Humairah Utami, Arief Apriadi

Minggu, 09 Juni 2019 | 18:13 WIB
Indonesia Gagal Kawinkan Gelar Australia Open 2019
Pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti menjadi penentu kemenangan Tim Indonesia atas China Taipei di perempat final Piala Sudirman 2019, Jumat (24/5). [Humas PBSI]

Suara.com - Kekalahan pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dari wakil China, Wang Yilyu/Huang Dongping membuat Indonesia gagal mengawinkan gelar juara Australia Open 2019, Minggu (9/6/2019).

Praveen/Melati harus puas menjadi runner-up setelah kalah dua game langsung dari Wang/Huang dengan skor 15-21, 8-21, pada laga final yang berlangsung di Quaycentre, Sydney, Australia.

Pada game pertama maupun kedua, Praveen/Melati kerap kali melakukan kesalahan sendiri. Padahal, Wang/Huang tak bermain seagresif kompatriotnya, Zheng Siwei/Huang Yaqiong yang kini menduduki peringkat satu dunia.

Salah satu contoh seringnya Praveen/Melati melakukan kesalahan sendiri terjadi pada pertengahan game kedua. Mereka yang tengah tertinggal 5-7, justru empat kali beruntun membuang-buang peluang untuk menambah angka.

Dalam kondisi tertinggal, shuttlecock pengembalian Praveen tak mampu melewati net. Setelahnya, giliran smash keras Melati yang justru membentur net hingga semakin tertinggal 5-9.

Bagaikan tak kapok melakukan kesalahan, Melati kembali membuat aksi tak perlu. Shuttlecock tanggung pengembalian Wang Yilyu, justru dikembalikan dengan smash keras yang tergesa-gesa hingga bola justru keluar lapangan.

Kekalahan ini membuat Praveen/Melati kembali gagal menghentikan dominasi Wang/Huang. Tercatat, mereka kini sudah lima kali kalah beruntun dari pasangan Negeri Tirai Bambu tersebut.

Hasil ini juga membuat Indonesia gagal mengawinkan gelar di Australia Open 2019. Sebagaimana diketahui, beberapa jam sebelumnya, Jonatan Christie berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan Anthony Sinisuka Ginting dengan skor 21-17, 13-21, 21-14.

Sebagain tambahan informasi, kekalahan atas Wang/Huang membuat Praveen/Melati telah gagal menjadi juara dalam empat final beruntun sejak dipasangkan pada 2018 lalu.

baca juga

Kali terakhir keduanya harus puas menjadi runner-up adalah di New Zealand Open 2019 Mei lalu. Saat itu, Praveen/Melati kandas di tangan wakil Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying dengan skor 14-21, 21-16, 27-29.

Dan kini Praveen/Melati harus puas menjadi runner-up setelah kalah dua game langsung  di Australia Open 2019, hingga Indonesia gagal kawinkan gelar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menangi Perang Saudara, Jonatan Christie Juara Australia Open 2019

Menangi Perang Saudara, Jonatan Christie Juara Australia Open 2019

Sport | Minggu, 09 Juni 2019 | 14:32 WIB

Final Australia Open 2019: Praveen / Melati Dimintai Kurangi Kesalahan

Final Australia Open 2019: Praveen / Melati Dimintai Kurangi Kesalahan

Sport | Minggu, 09 Juni 2019 | 13:16 WIB

Nekat Terjang Banjir di Kalimantan, Rubicon Seharga Rp 1 Miliar Hanyut

Nekat Terjang Banjir di Kalimantan, Rubicon Seharga Rp 1 Miliar Hanyut

Otomotif | Minggu, 09 Juni 2019 | 12:22 WIB

Terkini

Pertamax Turbo Mulai Menyasar Motor Premium, Ini Strategi Pertamina

Pertamax Turbo Mulai Menyasar Motor Premium, Ini Strategi Pertamina

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 09:41 WIB

24 Tahun Car Free Day, Laju Polusi Jakarta Masih Kronis

24 Tahun Car Free Day, Laju Polusi Jakarta Masih Kronis

News | Senin, 28 September 2026 | 09:40 WIB

Brigjen Simson Resmi Jabat Wakapolda Riau: Ini Pertama Berdinas di Sumatera

Brigjen Simson Resmi Jabat Wakapolda Riau: Ini Pertama Berdinas di Sumatera

Riau | Senin, 28 September 2026 | 09:40 WIB

Sungai Cikole Mengering, Petani Sukabumi Temukan Tengkorak dan Tulang Belulang Manusia

Sungai Cikole Mengering, Petani Sukabumi Temukan Tengkorak dan Tulang Belulang Manusia

Jabar | Senin, 28 September 2026 | 09:40 WIB

Geledah Kanwil BPN Jatim, KPK Temukan Uang USD dan SGD

Geledah Kanwil BPN Jatim, KPK Temukan Uang USD dan SGD

News | Senin, 28 September 2026 | 09:36 WIB

Pemuda Tewas Tertembak Saat Tawuran di Makassar, 5 Polisi Diperiksa Propam

Pemuda Tewas Tertembak Saat Tawuran di Makassar, 5 Polisi Diperiksa Propam

Sulsel | Senin, 28 September 2026 | 09:35 WIB

Review 'Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu?': Mengupas Pengorbanan Sunyi Seorang Ibu yang Bikin Dada Sesak

Review 'Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu?': Mengupas Pengorbanan Sunyi Seorang Ibu yang Bikin Dada Sesak

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 09:35 WIB

Jokowi Sebut PSI Mulai Ditakuti, Grace: Jangan Ditakuti, Kami Masih Partai Kecil

Jokowi Sebut PSI Mulai Ditakuti, Grace: Jangan Ditakuti, Kami Masih Partai Kecil

News | Senin, 28 September 2026 | 09:30 WIB

Iran Menutup Pintu Negosiasi Baru dengan Amerika Serikat di Sidang Umum PBB

Iran Menutup Pintu Negosiasi Baru dengan Amerika Serikat di Sidang Umum PBB

News | Senin, 28 September 2026 | 09:27 WIB

DPR Gelar RDP Hari Ini, Panggil Kalapas Soal Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

DPR Gelar RDP Hari Ini, Panggil Kalapas Soal Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

News | Senin, 28 September 2026 | 09:24 WIB

×