Sedihnya, Kompatriot Valentino Rossi Gantung Helm!

RR Ukirsari Manggalani, Arief Apriadi

Rabu, 10 Juli 2019 | 10:50 WIB
Sedihnya, Kompatriot Valentino Rossi Gantung Helm!
Marco Melandri saat tampil di seri WSBK, Sirkuit Assen, Belanda, 2019 [Shutterstock].

Suara.com - Mantan pebalap MotoGP yang kini aktif berlaga di World Superbike (WSBK), Marco Melandri memutuskan musim 2019 menjadi tahun terakhir dirinya berkarier sebagai pebalap motor profesional.

Marco Melandri (kiri) meraih podium kedua di MotoGP Prancis, Minggu (17/5/2009), di belakang Jorge Lorenzo (Yamaha/tengah), dan di depan Dani Pedrosa (Repsol Honda). Melandi jadi rider terakhir yang menunggangi motor Kawasaki di kancah MotoGP. [AFP/Jean-Francois Monier]
Marco Melandri (kiri) meraih podium kedua di MotoGP Prancis, Minggu (17/5/2009), di belakang Jorge Lorenzo (Yamaha/tengah), dan di depan Dani Pedrosa (Repsol Honda). Melandi jadi rider terakhir yang menunggangi motor Kawasaki di kancah MotoGP. [AFP/Jean-Francois Monier]

Sejak terjun ke dunia balap profesional pada 1998, kompatriot atau rekan senegara dari Valentino Rossi ini bakal mengakhiri 22 tahun perjalanan karier akhir musim nanti.

Dengan beberapa podium kemenangan di kelas MotoGP maupun WSBK, serta satu gelar juara dunia di kelas 250 cc pada 2002 silam, Marco Melandri menyebut lika-liku kariernya merupakan perjalanan yang fantastis.

"Memilih pensiun adalah keputusan yang sulit bagi saya," ujar Marco Melandri dilansir dari Crash, Rabu (10/7/2019).

"Saya sudah memikirkannya selama beberapa waktu dan sebelum balapan Imola, akhirnya memutuskan musim 2019 akan menjadi yang terakhir," sambungnya.

Pada ajang WSBK musim ini, Marco Melandri bergabung bersama tim GRT Yamaha. Runner-up MotoGP 2005 itu tampil cukup kompetitif dengan sementara telah meraih tiga kali podium ketiga.

Marco Melandri menjelaskan jika keputusan pensiun akhir musim ini juga tak lepas dari fakta bahwa dia masih cukup kompetitif sebagai pebalap.

Rider yang menjadi penerus Valentino Rossi di tim Aprilia pada gelaran 250 cc musim 2000 itu mengaku bahagia jika bisa mengakhiri karier saat masih berada di performa terbaik.

"Saya masih kompetitif, dan saya pikir lebih baik mengakhiri karier sekarang saat saya masih menikmati balapan," ujar Marco Melandri.

baca juga

"Saya tak ingin menunggu pensiun sampai kenikmatan membalap dan pencapaian hasil lebih sulit untuk diraih," pungkasnya.

Berikut catatan statistik karier Marco Melandri sejak 1998:

125 cc Grand Prix (1998-1999):
Menang: 7 kali
Hasil terbaik: runner-up, 1999

250 cc Grand Prix (2000-2002):
Menang: 10 kali
Hasil terbaik: Juara Dunia, 2002

MotoGP (2003-2010, 2015)
Menang: 5 kali
Hasil terbaik: runner-up, 2005

World SBK (2011-2014, 2017-2019)
Menang: 22 kali
Hasil terbaik: runner-up, 2011

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jatuh di Sachsenring, Pembalap Aprilia Justru Merasa Senang

Jatuh di Sachsenring, Pembalap Aprilia Justru Merasa Senang

Sport | Selasa, 09 Juli 2019 | 21:30 WIB

Kembali ke Dunia Balap, Jonas Folger Turun ke Moto2 2020?

Kembali ke Dunia Balap, Jonas Folger Turun ke Moto2 2020?

Sport | Selasa, 09 Juli 2019 | 19:47 WIB

Jack Miller 'Turun Gunung' Jajal Motor WSBK, Ada Apa Gerangan?

Jack Miller 'Turun Gunung' Jajal Motor WSBK, Ada Apa Gerangan?

Sport | Kamis, 23 Mei 2019 | 17:18 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×