Poin Marc Marquez Sulit Dikejar, Crutchlow: Game Over, Dovi!

Rima Sekarani Imamun Nissa, Cesar Uji Tawakal

Minggu, 21 Juli 2019 | 14:05 WIB
Poin Marc Marquez Sulit Dikejar, Crutchlow: Game Over, Dovi!
Pebalap LCR Honda MotoGP, Cal Crutchlow. [AFP/Vincenzo Pinto]

Suara.com - Pembalap tim LCR Honda, Cal Crutchlow mengungkapkan perebutan gelar juara MotoGP musim 2019 telah usai sejak GP Italia.

Pada balapan Sirkuit Mugello yang digelar Juni lalu, Marc Marquez berhasil menempati posisi kedua, tepat di depan sang runner-up klasemen, Andrea Dovizioso.

Setelah balapan tersebut, Marc Marquez selalu bisa unggul jauh dari rival terdekatnya, membuat Marquez memasuki liburan musim panas dengan keunggulan 58 poin.

Hal tersebut membuat Crutchlow berpikir bahwa Dovi sudah mengalami penurunan performa, khususnya dibandingkan musim lalu.

"Dia (Dovizioso) sudah tidak tampil sebaik musim lalu. Saya tidak tahu apa yang terjadi digarasi, begitu juga motor yang ia kendarai," ujar Crutchlow dikutip dari Crash.

"Jika anda melihat ia dua musim lalu, dan juga musim sebelumnya, menurut saya ia berada di posisi yang lebih kuat dibandingkan ia sekarang," imbuhnya.

Pebalap Ducati, Andrea Dovizioso, berada di depan rival beratnya dari tim Repsol Honda, Marc Marquez, pada balapan seri pembuka MotoGP di Sirkuit Losail, Qatar, Minggu (10/3/2019). [AFP/Karim Jaafar]
Pebalap Ducati, Andrea Dovizioso, berada di depan rival beratnya dari tim Repsol Honda, Marc Marquez, pada balapan seri pembuka MotoGP di Sirkuit Losail, Qatar, Minggu (10/3/2019). [AFP/Karim Jaafar]

Ia juga menyoroti performa Dovizioso yang selalu melempem saat balapan penentuan gelar, seperti pada dua musim beruntun.

"Menurut saya ia menjalani balapan lebih baik saat dia tidak sedang berburu gelar, saat ia berburu kemenangan. Kelihatannya ia kehilangan arah, dan jujur saja di balapan terakhir ia tidak begitu cepat," tutur pembalap MotoGP asal Inggris tersebut.

"Dovi fantastis, ia pembalap yang hebat dan juga teman saya, namun ada beberapa sirkuit di mana ia seharusnya bisa mengambil keunggulan dibanding Marquez tapi ia kehilangan kesempatan. Saya harap dia bisa lebih cepat karena kita membutuhkan kejuaraan menjadi lebih baik dibandingkan sekadar perbedaan poin saat ini," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pantang Naik Kelas, Tim Inginkan Alex Marquez Bertahan di Moto2?

Pantang Naik Kelas, Tim Inginkan Alex Marquez Bertahan di Moto2?

Sport | Kamis, 18 Juli 2019 | 15:09 WIB

Jorge Lorenzo Jalani Pemeriksaan Medis, Begini Usulan Warganet Indonesia

Jorge Lorenzo Jalani Pemeriksaan Medis, Begini Usulan Warganet Indonesia

Sport | Kamis, 18 Juli 2019 | 14:24 WIB

Rekornya Masih Jauh dari Kejaran Marquez, Rossi: Saya Tak Seburuk Itu!

Rekornya Masih Jauh dari Kejaran Marquez, Rossi: Saya Tak Seburuk Itu!

Sport | Kamis, 18 Juli 2019 | 13:13 WIB

Terkini

Guru PPPK Senior Terancam Kalah dari Fresh Graduate? Muncul Usul Masa Kerja Jadi Penentu Seleksi PNS

Guru PPPK Senior Terancam Kalah dari Fresh Graduate? Muncul Usul Masa Kerja Jadi Penentu Seleksi PNS

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Kemenhut Bongkar Pembalakan Liar dan Tetapkan Enam Tersangka di Riau

Kemenhut Bongkar Pembalakan Liar dan Tetapkan Enam Tersangka di Riau

Riau | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:55 WIB

Kritik Simbolik HUT RI: Kemerdekaan Itu Milik Warga, Bukan Milik Presiden dan Kroni-kroninya

Kritik Simbolik HUT RI: Kemerdekaan Itu Milik Warga, Bukan Milik Presiden dan Kroni-kroninya

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:50 WIB

5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Anti Aging untuk Wanita Usia 40 Tahun, Bikin Kulit Lembut

5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka Anti Aging untuk Wanita Usia 40 Tahun, Bikin Kulit Lembut

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:47 WIB

Diduga Kelelahan, Relawan Korban Gempa NTT Meninggal Dunia, Ini Kronologinya

Diduga Kelelahan, Relawan Korban Gempa NTT Meninggal Dunia, Ini Kronologinya

Jatim | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:44 WIB

Makin Menarik, Kenshi Yonezu hingga Toko Miura Gabung Live-Action Look Back

Makin Menarik, Kenshi Yonezu hingga Toko Miura Gabung Live-Action Look Back

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:40 WIB

7 Cara Melakukan Double Cleansing yang Benar untuk Kulit Sehat Bercahaya

7 Cara Melakukan Double Cleansing yang Benar untuk Kulit Sehat Bercahaya

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:25 WIB

Fenomena 'Lebih Galak yang Ngutang': Saat Niat Baik Berujung Sakit Hati

Fenomena 'Lebih Galak yang Ngutang': Saat Niat Baik Berujung Sakit Hati

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:16 WIB

Bawa Bantuan Miliaran Rupiah ke Korban Gempa NTT, Dedi Mulyadi: Ditengok Saja Sudah Bahagia

Bawa Bantuan Miliaran Rupiah ke Korban Gempa NTT, Dedi Mulyadi: Ditengok Saja Sudah Bahagia

Jabar | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:12 WIB

Jejak Trauma Daycare Little Aresha: Membongkar Kekerasan yang Sistematis

Jejak Trauma Daycare Little Aresha: Membongkar Kekerasan yang Sistematis

Video | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 11:10 WIB

×