Soal Kans Daud Yordan Menang KO Atas Aekkawee, Pelatih: Susah Diprediksi

Rizki Nurmansyah

"Secara psikologis Daud sekarang ini jauh lebih matang," ungkap Pino.

Suara.com - Pino Bahari, pelatih petinju kelas ringan Indonesia Daud Yordan, tak mau banyak berandai-andai anak asuhnya bakal memukul KO (knock out) atas petinju tuan rumah Aekkawee Kaewmanee.

Penyumbang medali emas untuk Indonesia di cabang tinju Asian Games 1990 ini mengatakan, dirinya tidak ingin melampaui kuasa Tuhan terkait kans Daud Yordan meraih kemenangan KO.

Petinju Indonesia yang juga pemegang gelar WBO Intercontinental kelas ringan (61,2 kilogram),  Daud Yordan menjalani sesi latihan di kawasan pantai Sanur, Bali, Selasa (30/7).  [Foto : Kurniawan Mas'ud untuk suara.com]
Petinju Indonesia yang juga pemegang gelar WBO Intercontinental kelas ringan (61,2 kilogram), Daud Yordan menjalani sesi latihan bersama pelatih Pino Bahari di kawasan pantai Sanur, Bali, Selasa (30/7). [Foto: Kurniawan Mas'ud untuk Suara.com]

Menurutnya, dirinya hanya berusaha mempersiapkan Daud Yordan semaksimal mungkin. Termasuk mempersiapkan strategi membuka celah guna mendaratkan pukulan telak agar bisa menang KO.

"Kami tak mau mendahului kehendak Tuhan. Tapi kami harapkan Daud benar-benar tampil maksimal. Tujuan kita berlatih keras tentu untuk meraih kemenangan," ujar Pino Bahari eksklusif kepada Suara.com.

"KO itu tidak bisa diprediksi. Tapi kalau ada kesempatan Daud mendaratkan pukulan telak, maka peluang menang KO itu terbuka. Dalam tinju itu semuanya 50:50."

"Daud punya kesempatan menang, lawan pun begitu. Tinggal bagaimana di pertandingan, Daud harus mampu mengontrol emosinya, jalannya pertandingan, menerapkan strategi yang sudah kita rancang," papar Pino.

Petinju Indonesia yang juga pemegang gelar WBO Intercontinental kelas ringan (61,2 kilogram),  Daud Yordan menjalani sesi latihan di kawasan pantai Sanur, Bali, Selasa (30/7).  [Foto : Kurniawan Mas'ud untuk suara.com]
Petinju Indonesia yang juga pemegang gelar WBO Intercontinental kelas ringan (61,2 kilogram), Daud Yordan menjalani sesi latihan bersama pelatih Pino Bahari di kawasan pantai Sanur, Bali, Selasa (30/7). [Foto: Kurniawan Mas'ud untuk Suara.com]

Lebih jauh, Pino Bahari menilai, saat ini Daud Yordan berada dalam kondisi yang jauh lebih matang dari sebelum-sebelumnya.

Putra dari promotor tinju legendaris Indonesia, Daniel Bahari, ini pun yakin petinju asal Kayong Utara, Kalimantan Barat itu masih mampu mencapai prestasi puncak.

"Daud sudah berpengalaman dari petinju amatir sampai professional. Jadi secara psikologis Daud sekarang ini jauh lebih matang," ungkap Pino.

"Saya yakin Daud Yordan mampu memberikan yang lebih baik lagi. Jadi di usianya sekarang masih bisa untuk berprestasi lagi," pungkas Pino Bahari.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS