Evaluasi Thailand Open 2019: Sektor Ganda Putri Kekurangan Motivasi

Minggu, 04 Agustus 2019 | 10:50 WIB
Evaluasi Thailand Open 2019: Sektor Ganda Putri Kekurangan Motivasi
Pasangan ganda putri Indonesia, Della Destiara Haris/Virni Putri, saat tampil di ajang Malaysia Masters 2019 [Humas PBSI]

Suara.com - Hasil jeblok yang diraih sektor ganda putri Indonesia di Thailand Open 2019 membuat sang pelatih, Eng Hian berang. Ia menyebut anak latihnya masih kekurangan motivasi untuk tampil lebih baik.

Dua pasangan ganda putri yang mendapat sorotan dari pelatih berusia 42 tahun itu adalah Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta dan Yulfira Barkah/Jauza Fadhila Sugiarto.

Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu bersama pelatih mereka, Eng Hian (tengah), melaju ke semifinal Indonesia Masters 2019 usai mengalahkan Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai (Thailand),di Istora Senayan, Jakarta, Jum'at (26/1). [Suara.com/Arief Apriadi]
Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu bersama pelatih mereka, Eng Hian (tengah), melaju ke semifinal Indonesia Masters 2019 usai mengalahkan Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai (Thailand) [Suara.com/Arief Apriadi]

Eng Hian beranggapan bahwa performa kedua pasangan ini tak kunjung meningkat. Hasil minor di Thailand Open 2019 turut menunjukkan jika Della/Rizki dan Yulfira/Jauza belum mampu menghentikan rentetan hasil buruk.

Della/Rizki harus terhenti di babak pertama Thailand Open 2019. Mereka kalah telak dari pasangan Jepang, Koharu Yonemoto/Shiho Tanaka dengan skor 20-22, 9-21.

"Saya lihat ada masalah dengan motivasi mereka untuk mau jadi lebih baik," ujar Eng Hian dalam rilis yang diterima Suara.com, Minggu (4/8/2019).

"Evaluasi setiap turnamen hampir selalu sama kekurangan dan kelemahannya di mana saja. Tetapi saya tidak melihat usaha keras dari mereka untuk memperbaiki," sambungnya.

Sementara itu, Yulfira/Jauza turut terhenti di babak pertama Thailand Open 2019. Mereka terhenti di tangan wakil Korea Selatan, Chang Ye Na/Kim Hye Rin dengan skor 21-12, 12-21, 14-21.

"Kalau Yulfira/Jauza permasalahannya hampir sama dengan Rizki/Della, dari awal tahun sudah diberikan kesempatan tetapi progress-nya jalan di tempat," sebut Eng Hian.

Laju terjauh wakil ganda putri Indonesia di Thailand Open 2019 hanyalah mencapai babak perempat final. Hal itu dilakukan oleh Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Baca Juga: Penjualan Menurun, Maruti Suzuki India Pangkas Tenaga Kerja Temporer

Greysia/Apriyani yang sejatinya adalah juara ganda putri Thailand Open 2018, gagal merebut tiket semifinal setelah dihentikan pasangan Korsel yang mengalahkan Yulfira/Jauza, Chang Ye Na/Kim Hye Rin (Korea Selatan) dengan skor 21-9, 21-23, 19-21.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI