Penjualan Menurun, Maruti Suzuki India Pangkas Tenaga Kerja Temporer

RR Ukirsari Manggalani, Muslimin Trisyuliono

Minggu, 04 Agustus 2019 | 07:49 WIB
Penjualan Menurun, Maruti Suzuki India Pangkas Tenaga Kerja Temporer
Logo Maruti Suzuki India [Shutterstock].

Suara.com - Produsen mobil di India, Maruti Suzuki mengatakan memangkas sejumlah tenaga kerja temporer untuk mengatasi menurunnya penjualan mobil. Hal ini menambah masalah pengangguran di negara terbesar ketiga di Asia itu.

Seperti dilansir dari Reuters, industri kendaraan menyumbang hampir setengah sektor manufaktur India. Penurunan penjualan ini menjadi yang terburuk dalam satu dekade dengan penjualan kendaraan jatuh sangat cepat.

Maruti Suzuki menjelaskan telah memperkerjakan 18.845 pekerja sementara dalam enam bulan terakhir pada 30 Juni 2019, turun 6 persen atau 1.181 dari periode yang sama dibandingkan tahun lalu. Perusahaan memberikan informasi pemutusan hubungan karyawan atau PHK telah dipercepat sejak April.

Diketahui, tingkat pengangguran di India naik menjadi 7,51 persen pada Juli 2019 dari 5,66 persen pada tahun sebelumnya. Angka ini tidak termasuk pekerja harian dan pekerja setengah menganggur.

Maruti Suzuki yang sebagian besar dimiliki oleh Suzuki Motor Jepang mengatakan belum mengurangi tenaga kerja permanen dari jumlah 15.892. Mereka menolak untuk memberikan informasi pengurangan lebih lanjut.

Sementara untuk sektor penjualan, Maruti Suzuki yang memproduksi kendaraan penumpang kedua terbesar di India melaporkan penurunan penjualan sebesar 33,5 persen pada Juli menjadi 109.265 kendaraan dibandingkan Juli 2018.

Ketua Maruti Suzuki India RC Bhargava mengatakan tenaga kerja dikurangi mencerminkan perlambatan dalam bisnis. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa produsen mobil terkadang memiliki pekerja temporer.

"Salah satu konsekuensi dari perlambatan adalah pemain yang lebih lemah merasa sulit untuk bertahan hidup. Kapan konsolidasi terjadi dalam bisnis? Hanya ketika terjadi masa sulit," ujarnya.

Sedangkan Asosiasi Produsen Komponen Otomotif India (ACMA) akan memangkas seperlima dari 5 juta tenaga kerja jika penurunan berlanjut. Penurunan penjualan mobil dinilai beresiko untuk pekerja di industri.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imbas Sengketa AS, Huawei Rumahkan Ratusan Pegawai

Imbas Sengketa AS, Huawei Rumahkan Ratusan Pegawai

Tekno | Senin, 15 Juli 2019 | 09:35 WIB

Pabrik Es Krim Unilever Akan Tutup, 300 Orang Terancam Nganggur

Pabrik Es Krim Unilever Akan Tutup, 300 Orang Terancam Nganggur

Bisnis | Rabu, 26 Juni 2019 | 10:22 WIB

Sering PHK Karyawan, Tesla Mulai Kurang Dilirik Pencari Kerja

Sering PHK Karyawan, Tesla Mulai Kurang Dilirik Pencari Kerja

Otomotif | Jum'at, 14 Juni 2019 | 14:50 WIB

Terkini

Manga Romcom Akira Failing in Love Tembus 1 Juta Eksemplar di Seluruh Dunia

Manga Romcom Akira Failing in Love Tembus 1 Juta Eksemplar di Seluruh Dunia

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 15:30 WIB

Kenapa Wangi Parfum Cepat Hilang? Ini 7 Tips agar Aromanya Tahan Seharian

Kenapa Wangi Parfum Cepat Hilang? Ini 7 Tips agar Aromanya Tahan Seharian

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 15:24 WIB

Maarten Paes Bicara Persaingan dengan Emil Audero: Yang Penting Timnas Indonesia Juara

Maarten Paes Bicara Persaingan dengan Emil Audero: Yang Penting Timnas Indonesia Juara

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 15:23 WIB

Ombudsman Temukan Bangunan Khusus di Lapas Cibinong, Fasilitas Disebut Bak Apartemen

Ombudsman Temukan Bangunan Khusus di Lapas Cibinong, Fasilitas Disebut Bak Apartemen

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 15:23 WIB

Siswa SD Meninggal Tersedak Biji Kelengkeng MBG, Anggota DPR Minta BGN Evaluasi Menu

Siswa SD Meninggal Tersedak Biji Kelengkeng MBG, Anggota DPR Minta BGN Evaluasi Menu

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:22 WIB

Kabar Baik Industri Tekstil, Pemerintah Kaji Pembebasan PPN Pekerja Outsourcing

Kabar Baik Industri Tekstil, Pemerintah Kaji Pembebasan PPN Pekerja Outsourcing

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 15:19 WIB

5 Efek Pintu Depan Lurus Tembus ke Pintu Belakang Menurut Feng Shui

5 Efek Pintu Depan Lurus Tembus ke Pintu Belakang Menurut Feng Shui

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 15:19 WIB

Mengapa Musin Hujan Tahun Ini Telat? El Nino Kuat Jadi Dalang di Balik Kemarau Panjang

Mengapa Musin Hujan Tahun Ini Telat? El Nino Kuat Jadi Dalang di Balik Kemarau Panjang

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:18 WIB

Menkeu Suahasil Mau RI Belajar dari Korea Selatan demi Jadi Negara Maju

Menkeu Suahasil Mau RI Belajar dari Korea Selatan demi Jadi Negara Maju

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 15:17 WIB

Mengabadikan Indonesia Lewat Lensa, BRI inFrame 2026 Angkat Cerita Ekonomi Kerakyatan

Mengabadikan Indonesia Lewat Lensa, BRI inFrame 2026 Angkat Cerita Ekonomi Kerakyatan

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 15:17 WIB

×