Rudy Hartono: Semua Orang Tahu Djarum Punya Dana, Tapi...

Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi
Rudy Hartono: Semua Orang Tahu Djarum Punya Dana, Tapi...
Legenda bulutangkis Indonesia, Rudy Hartono saat ditemui di Gedung Jaya Raya, Thamrin, Jakarta, Jumat (26/4/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]

Rudy Hartono mengajak semua pihak untuk menghargai jerih payah klub memajukan perbulutangkisan nasional.

Suara.com - Legenda bulutangkis nasional Rudy Hartono mengajak semua pihak untuk menghargai jerih payah klub memajukan perbulutangkisan nasional.

Ajakan ini menanggapi polemik yang terjadi antara PB Djarum dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

KPAI menuding program audisi umum pencarian bakat yang digagas PB Djarum terindikasi sebagai praktik eksploitasi anak.

Penggunaan brand Djarum pada kaos maupun atribut peserta audisi, dinilai KPAI sebagai sarana iklan rokok terselubung yang memanfaatkan tubuh anak sebagai medianya.

Buntut dari polemik ini, PB Djarum menghentikan audisi pencarian bakat yang terlaksana sejak 2006 itu pada 2020 mendatang.

"Kalau saya begini, pembinaan bulutangkis ini tidak banyak yang ikut serta. PB Djarum itu memang salah satu klub besar yang melakukan audisi paling intens dan aktif," ujar Rudy Hartono saat dihubungi wartawan, Senin (9/9/2019).

"Semua orang tahu Djarum punya dana. Tapi bukan soal punya dananya saja. Djarum memang konsentrasi ke bulutangkis. Nah, itu harus dihargai," Rudy yang menjabat ketua PB Jaya Raya menambahkan.

Audisi umum pencarian bakat PB Djarum. [Dok. PB Djarum]
Audisi umum pencarian bakat PB Djarum. [Dok. PB Djarum]

Menurut Rudy, sokongan dari pihak swasta terhadap perkembangan bulutangkis nasional tak bisa dianggap remeh.

PB Djarum dan PB Jaya Raya, lanjut Rudy Hartono, telah membuktikan hal itu sejak lama.

Sebagaimana diketahui, PB Djarum yang berdiri pada 1974—cikal bakal dimulai pada 1969—telah memproduksi banyak pebulutangkis berbakat.

Sebut saja Liem Swie King, Alan Budikusuma, Haryanto Arbi, Minarti Timur, Mohammad Ahsan, Liliyana Natsir, Tontowi Ahmad, hingga Kevin Sanjaya Sukamuljo.

Pasangan ganda putra PB Djarum, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Mohammad Ahsan. [Humas PBSI]
Pasangan ganda putra PB Djarum, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Mohammad Ahsan. [Humas PBSI]

Begitu pula dengan PB Jaya Raya, Hendra Setiawan dan Markis Kido yang sukses meraih medali emas Olimpiade 2008 merupakan buah dari binaan PB Jaya Raya.

"Semua orang bisa saja punya dana besar, tapi belum tentu punya konsentrasi ke olahraga seperti Djarum. Kebetulan sokongan ke bulutangkis sudah dilakukan oleh Djarum dan sudah banyak hasilnya," tuturnya.

"Demikian juga yang dilakukan oleh PB Jaya Raya. Dukungan yang diberikan tak sekadar sponsor pertandingan, itu lain lagi. Tapi betul-betul pembinaan," pungkas Rudy Hartono yang pernah meraih delapan gelar All England.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS