Jatuh di Misano, Cal Crutchlow Merasa Jadi Lelucon

Angga Roni Priambodo | Cesar Uji Tawakal | Suara.com

Rabu, 18 September 2019 | 10:38 WIB
Jatuh di Misano, Cal Crutchlow Merasa Jadi Lelucon
Cal Crutchlow saat menjalani MotoGP Brno. (motogp.com)

Suara.com - Pada balapan yang digelar di Sirkuit Misano, aksi Marc Marquez yang berhasil mengatasi perlawanan sengit dari Fabio Quartararo menjadi sorotan.

Namun kontras dengan pencapaian Marquez, pembalap tim satelit Honda Cal Crutchlow merasa hal yang dilakukan Marquez merupakan keajaiban.

Hal ini dia lontarkan, mengingat hanya Marc Marquez yang bisa meraih podium, sementara 3 pembalap Honda lainnya tampak kesulitan.

Bahkan kedua pembalap tim satelit Honda, Cal Crutchlow dan Takaaki Nakagami harus rela masuk garasi lebih awal lantaran jatuh dan gagal finis.

Ditambah Jorge Lorenzo, rekan satu tim Marc Marquez yang hanya bisa finis di urutan 14, membuat Crutchlow beranggapan bahwa motor Honda mempunyai titik lemah.

Pebalap LCR Honda, Cal Crutchlow. [AFP/Jose Jordan]
Pebalap LCR Honda, Cal Crutchlow. [AFP/Jose Jordan]

"Saya mencoba mencapai kecepatan tertinggi, yang mana tetap saja sangat lambat. Namun saya tak merasakan adanya tanda-tanda bahwa saya akan jatuh." ujar Crutchlow dikutip dari Crash.

"Saya tidak merasa melakoni sesi tes sebelum balapan dengan baik. Bahkan saya tidak bisa balapan dengan baik akhir pekan lalu. Tapi biasanya walaupun begitu, saya masih mampu finis 8 besar, namun kali ini tidak." imbuhnya.

Menurutnya, titik lemah dari Honda saat ini adalah sulitnya motor untuk berbelok. Namun ia juga menyoroti bagaimana Marquez mampu menaklukkan motor tersebut.

"Kami tertinggal jauh, bahkan sejak test. Kami tak membuat peningkatan. Masalah utamanya adalah saya susah berbelok, membuat balapan 27 putaran terasa sangat lama, dan saya cuma bisa mampu menyelesaikan 22 putaran." kata pembalap LCR Honda tersebut.

Pebalap Repsol Honda Marc Marquez merayakan keberhasilannya menjuarai MotoGP San Marino 2019 usai mengalahkan pesaingnya, Fabio Quartararo (kiri), di Sirkuit Misano, Minggu (15/9). [AFP/Marco Bertorello]
Pebalap Repsol Honda Marc Marquez merayakan keberhasilannya menjuarai MotoGP San Marino 2019 usai mengalahkan pesaingnya, Fabio Quartararo (kiri), di Sirkuit Misano, Minggu (15/9). [AFP/Marco Bertorello]

"Sulit diterima sebab jika kondisi motor saya minim grip, saya biasanya tetap baik-baik saja. Jadi jatuh dari posisi 12 merupakan lelucon. Marquez melakukan keajaiban, sesimpel itu." imbuhnya

"Ia bekerja lebih keras 80% saat ditikungan dibandingkan pembalap lain. Dia sangat fit. Jika anda mengamati, ia tampak lebih kelelahan dibanding pembalap lain di podium, bahkan pada balapan di Silverstone." pungkas Crutchlow.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kejutan, Johann Zarco 'Ditendang' dari KTM dan Digantikan oleh Mika Kallio

Kejutan, Johann Zarco 'Ditendang' dari KTM dan Digantikan oleh Mika Kallio

Sport | Rabu, 18 September 2019 | 08:14 WIB

Masuk 10 Besar, Pol Espargaro: Senang Tak Senang Harus Senang!

Masuk 10 Besar, Pol Espargaro: Senang Tak Senang Harus Senang!

Sport | Rabu, 18 September 2019 | 08:56 WIB

Tipis, Inilah Rahasia di Balik Kemenangan Marquez di MotoGP San Marino

Tipis, Inilah Rahasia di Balik Kemenangan Marquez di MotoGP San Marino

Sport | Selasa, 17 September 2019 | 15:50 WIB

Terkini

Satria Muda Cuci Gudang! Dua Pemain Asing Didepak di Tengah Musim

Satria Muda Cuci Gudang! Dua Pemain Asing Didepak di Tengah Musim

Sport | Selasa, 14 April 2026 | 16:28 WIB

Hapus VIP, Harga Tiket Indonesia Open 2026 Diklaim Merakyat, Termurah Rp40 Ribu

Hapus VIP, Harga Tiket Indonesia Open 2026 Diklaim Merakyat, Termurah Rp40 Ribu

Sport | Selasa, 14 April 2026 | 16:04 WIB

Bidik Predikat Terbaik Dunia, Indonesia Open 2026 Gabungkan Kecanggihan Teknologi dan Sport

Bidik Predikat Terbaik Dunia, Indonesia Open 2026 Gabungkan Kecanggihan Teknologi dan Sport

Sport | Selasa, 14 April 2026 | 15:40 WIB

Gerry Salim Harumkan Nama Indonesia, Raih Podium Kedua di ARRC Sepang 2026

Gerry Salim Harumkan Nama Indonesia, Raih Podium Kedua di ARRC Sepang 2026

Sport | Selasa, 14 April 2026 | 11:05 WIB

Puji Dampak IBL All-Star 2026, Ditjen Imigrasi Bentuk Tim Permudah Masuknya Pemain Asing

Puji Dampak IBL All-Star 2026, Ditjen Imigrasi Bentuk Tim Permudah Masuknya Pemain Asing

Sport | Senin, 13 April 2026 | 10:20 WIB

Pertamina Enduro Selangkah ke Grand Final Proliga 2026 Usai Tundukkan Electric PLN 3-2

Pertamina Enduro Selangkah ke Grand Final Proliga 2026 Usai Tundukkan Electric PLN 3-2

Sport | Senin, 13 April 2026 | 07:11 WIB

Jakarta Bhayangkara Presisi Tumbangkan Samator 3-0, Persaingan Final Proliga 2026 Makin Ketat

Jakarta Bhayangkara Presisi Tumbangkan Samator 3-0, Persaingan Final Proliga 2026 Makin Ketat

Sport | Senin, 13 April 2026 | 07:06 WIB

Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia

Ketum PB IPSI Terpilih, Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia

Sport | Minggu, 12 April 2026 | 23:55 WIB

AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea

AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea

Sport | Minggu, 12 April 2026 | 20:37 WIB

Kisah Haru Prabowo di Munas IPSI, 34 Tahun Mengabdi Kembangkan Pencak Silat

Kisah Haru Prabowo di Munas IPSI, 34 Tahun Mengabdi Kembangkan Pencak Silat

Sport | Minggu, 12 April 2026 | 20:25 WIB