Pernah Duel dengan Manny Pacquiao, Eks Petinju RI Banting Setir Jadi Satpam

Rizki Nurmansyah, Arief Apriadi

Selasa, 12 November 2019 | 06:40 WIB
Pernah Duel dengan Manny Pacquiao, Eks Petinju RI Banting Setir Jadi Satpam
Ippo Gala saat menunjukkan koleksi dua sabuk gelar juara nasional di kediamannya di kawasan Cakung, Jakarta Timur, Senin (11/11/2019). Ia menjadi satu-satunya petinju Indonesia yang pernah melawan ikon tinju dunia Manny Pacquiao. [Suara.com/Arief Apriadi]

Suara.com - Nasib tak pernah bisa ditebak. Begitulah yang dialami Ippo Gala, mantan petinju Indonesia yang kini banting setir menjadi satuan pengamanan (satpam) di sebuah pabrik di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Ippo Gala bukan petinju sembarangan. Pria kelahiran Cilacap, Jawa Tengah, 11 Agustus 1969 itu merupakan juara nasional kelas terbang pada tahun 1986-1999, dan 1995-1996.

Tak hanya itu, pria yang memiliki nama asli Selamet itu punya capaian sendiri sebagai satu-satunya petinju Indonesia yang pernah berhadapan dengan Manny Pacquiao.

Pertarungan Ippo Gala dan ikon tinju dunia itu terjadi pada 27 Juli 1996 di Mandaluyong City Sports Complex, Filipina.

Sayangnya, Ippo yang saat itu berusia 28 tahun, gagal menahan gempuran Manny Pacquiao yang lebih energik di usia 17 tahun 223 hari.

Koleksi sabuk gelar juara milik Ippo Gala saat ditemui di kediamannya di kawasan Cakung, Jakarta Timur, Senin (11/11/2019). Ia menjadi satu-satunya petinju Indonesia yang pernah melawan ikon tinju dunia Manny Pacquiao. [Suara.com/Arief Apriadi]
Koleksi sabuk gelar juara milik Ippo Gala saat ditemui di kediamannya di kawasan Cakung, Jakarta Timur, Senin (11/11/2019). Ia menjadi satu-satunya petinju Indonesia yang pernah melawan ikon tinju dunia Manny Pacquiao. [Suara.com/Arief Apriadi]

Ia kalah TKO rode kedua dari 10 ronde yang dijadwalkan dalam pertarungan non gelar kelas terbang super.

Bapak tiga anak ini mengaku bangga bisa satu ring dengan Manny Pacquiao yang notabene satu-satunya petinju yang meraih 12 gelar juara dunia di delapan kelas berbeda.

"Tidak kepikiran Manny Pacquiao jadi ikon tinju. Yang saya tahu, saat itu saya juara nasional dan dia juga," ujar Ippo Gala saat ditemui eksklusif oleh Suara.com di kediamannya di kawasan Cakung, Jakarta Timur, Senin (11/11/2019).

"(Sekarang) Dia menghebohkan dunia ya. Dia juga masuk di parlemen Filipina. Sosialnya tinggi dengan orang-orang," sambungnya.

baca juga

Pensiun dan Jadi Satpam

Dua tahun setelah pertarungan dengan Manny Pacquiao, Ippo Gala memutuskan gantung sarung tinju.

Tepatnya usai kalah dari Yani Malhendo dalam pertarungan gelar kelas terbang super WBC International tahun 1998 di Jakarta.

Mulai saat itu, petinju yang mengawali karir sejak 1984, resmi menjalani tugas sebagai satpam secara penuh di salah satu pabrik di kawasan Kelapa Gading hingga saat ini.

"Saya terhitung jadi satpam sejak 1996, atau setelah pulang tarung dengan Manny Pacquiao. Waktu itu tujuannya saya latihan sambil bekerja saja," ujar Ippo Gala.

"Dua tahun setelah itu, saya pensiun. Habis Kejuaraan Dunia saya tidak main lagi," sambungnya.

Koleksi sabuk gelar juara milik Ippo Gala saat ditemui di kediamannya di kawasan Cakung, Jakarta Timur, Senin (11/11/2019). Ia menjadi satu-satunya petinju Indonesia yang pernah melawan ikon tinju dunia Manny Pacquiao. [Suara.com/Arief Apriadi]
Koleksi sabuk gelar juara milik Ippo Gala saat ditemui di kediamannya di kawasan Cakung, Jakarta Timur, Senin (11/11/2019). Ia menjadi satu-satunya petinju Indonesia yang pernah melawan ikon tinju dunia Manny Pacquiao. [Suara.com/Arief Apriadi]

Ippo Gala mengaku tak masalah banting setir dari petinju profesional menjadi satpam. Menurutnya, itu semua demi menafkahi keluarga kecilnya.

"Saya betah karena ya dibayar. Semua keluarga di tanggung," ujar pria yang empat tahun ke depan menyebut ingin segera pensiun dari pekerjaannya.

Antar Anak Jadi...

Antar Anak Jadi Polisi

Ippo Gala yang merupakan pemegang rekor sebagai petinju Indonesia termuda yang meraih gelar juara nasional tepatnya di usia 17 tahun, kini sibuk menjadi tulang punggung keluarga.

Eks petinju yang sempat berlatih di bawah bimbingan almarhum pelatih Simson Tambunan di Sasana Garuda Jaya itu, kini berhasil mengantar anaknya menjadi seorang polisi air.

Irdo Gala, anak pertama Ippo, lolos Pendidikan Pembentukan Bintara Polisi Air pada tahun 2016.

Koleksi sabuk gelar juara milik Ippo Gala saat ditemui di kediamannya di kawasan Cakung, Jakarta Timur, Senin (11/11/2019). Ia menjadi satu-satunya petinju Indonesia yang pernah melawan ikon tinju dunia Manny Pacquiao. [Suara.com/Arief Apriadi]
Koleksi sabuk gelar juara milik Ippo Gala saat ditemui di kediamannya di kawasan Cakung, Jakarta Timur, Senin (11/11/2019). Ia menjadi satu-satunya petinju Indonesia yang pernah melawan ikon tinju dunia Manny Pacquiao. [Suara.com/Arief Apriadi]

Brigda Irdo yang kini berusia 22 tahun, berdinas di Markas Besar Polri Polair di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Dia bintara. Sekarang pangkatnya Bripda Irdo Gala. Dia sudah keliling Indonesia. (Tugas) ke Ambon, Ternate, Palu, Kalimantan, kemarin terakhir di Palembang selama enam bulan," tutur Ippo.

Selain Bripda Irdo, anak kedua Ippo, Elyta Gala kini tengah menjalani proses menjadi Polisi Wanita (Polwan).

Sementara anak terakhirnya, Raditya Win Gala masih duduk di bangku kelas 3 Sekolah Dasar.

Ikon tinju dunia, Manny Pacquiao (tengah), menjadi juara dunia baru kelas welter WBA (Super) usai mengalahkan juara bertahan Keith Thurman di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, AS, Sabtu (20/7/2019). [AFP/John Gurzinski]
Ikon tinju dunia, Manny Pacquiao (tengah), menjadi juara dunia baru kelas welter WBA (Super) usai mengalahkan juara bertahan Keith Thurman di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, AS, Sabtu (20/7/2019). [AFP/John Gurzinski]

Ippo Gala sendiri mengaku tak pernah memaksa anak-anaknya untuk mengikuti jejak sebagai petinju.

Menurutnya, dunia tinju itu keras dan biarkan dia saja yang mengalami pahit dan getirnya karier sebagai petinju.

"Ya kan tinju itu menyakitkan. Di pukul saat latihan. Jadi saya tak mau anak-anak seperti itu. Tapi kalau dia mau sih boleh. Tapi kebetulan anak-anak tak ada yang suka," pungkasnya.

Biodata Singkat Ippo Gala

Nama Lengkap: Ippo Gala alias Selamet
TTL: Cilacap, Jawa Tengah, 11 Agustus 1969
Orang Tua: Sumarno (ayah) dan Marsinah (ibu)
Istri: Rustina
Anak:
1. Bripda Irdo Gala (22 tahun)
2. Elyta Gala (19 tahun)
3. Raditya Win Gala (8 tahun)
Karier: 1984-1998
Prestasi: Kejuaraan Nasional Kelas Terbang (1986-1989, 1995-1996)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Banyak yang Tahu, Eks Petinju Indonesia Ini Pernah Lawan Manny Pacquiao

Tak Banyak yang Tahu, Eks Petinju Indonesia Ini Pernah Lawan Manny Pacquiao

Sport | Senin, 11 November 2019 | 16:08 WIB

Tinju Dunia: Pacquiao Dituding Corley Hindari Petinju Kidal, Ini Faktanya

Tinju Dunia: Pacquiao Dituding Corley Hindari Petinju Kidal, Ini Faktanya

Sport | Senin, 11 November 2019 | 11:50 WIB

Tinju Dunia: Andy Ruiz Minta Maaf pada Hearn Sudah Kalahkan Anthony Joshua

Tinju Dunia: Andy Ruiz Minta Maaf pada Hearn Sudah Kalahkan Anthony Joshua

Sport | Jum'at, 08 November 2019 | 15:43 WIB

Tinju Dunia: Jelang Lawan Mokoena, Daud Yordan Sudah Sparring 102 Ronde

Tinju Dunia: Jelang Lawan Mokoena, Daud Yordan Sudah Sparring 102 Ronde

Sport | Jum'at, 08 November 2019 | 06:25 WIB

Francis Ngannou Klaim Si Leher Beton Mike Tyson Setuju Melatihnya Jika...

Francis Ngannou Klaim Si Leher Beton Mike Tyson Setuju Melatihnya Jika...

Sport | Kamis, 07 November 2019 | 16:44 WIB

Terkini

Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open

Resmi Pisah dari Rahmat Hidayat, Rian Ardianto Jadi Mentor Daniel Edgar Marvino Mulai Taipei Open

Sport | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:32 WIB

Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah

Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah

Sport | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:16 WIB

Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif

Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif

Sport | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:00 WIB

Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi

Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi

Sport | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:07 WIB

Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap

Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap

Sport | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:02 WIB

Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears

Angin Segar untuk Atlet: NPC Indonesia Sambut Baik Kebijakan Anggaran Multiyears

Sport | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:28 WIB

Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi

Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi

Sport | Senin, 22 Juni 2026 | 10:20 WIB

Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir

Kalah dari Pelita Jaya, Pelatih Bogor Hornbills Soroti Petaka 2 Menit Akhir

Sport | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:57 WIB

Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026

Duel Ketat Tiga Set, Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026

Sport | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:49 WIB

Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko

Sebut Sirkuit Brno Mirip Assen, Pecco Bagnaia Optimistis Hadapi MotoGP Ceko

Sport | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:46 WIB