UAS Haramkan Catur, Begini Tanggapan Sesmenpora

Rizki Nurmansyah, Arief Apriadi

Jum'at, 22 November 2019 | 14:50 WIB
UAS Haramkan Catur, Begini Tanggapan Sesmenpora
Ustaz Abdul Somad (UAS) usai memberikan keterangan pers di Kantor MUI, Jakarta, Rabu (21/8). [Suara.com/Arya Manggala]

Suara.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) turut buka suara terkait video pernyataan Ustaz Abdul Somad (UAS) yang sepakat mengharamkan olahraga catur.

Melalui Sesmenpora Gatot S Dewa Broto, Kemenpora meminta agar semua pihak untuk lebih terbuka perihal pelabelan haram dan halal. Khususnya di dunia olahraga.

Menurut Gatot, masalah olahraga tak bisa dipandang dari satu sisi. Jika tidak, maka bukan tidak mungkin olahraga selain catur pun bisa dipandang sebagai suatu hal yang tidak baik di mata agama.

"Sejauh ini jangan melihat semua aktivitas termasuk olahraga dalam artian haram dan halal," ujar Gatot saat dihubungi wartawan, Jumat (22/11/2019).

"Jangan lihat olahraga dari aspek satu sisi lah. Itu kan catur ada esensi berpikir, ada esensi kesabaran. Di agama juga ajarkan berpikir dan kesabaran. Ada olah fisik juga di situ," sambungnya.

Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi X DPR di Gedung DPR-MPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (13/11/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]
Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi X DPR di Gedung DPR-MPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (13/11/2019). [Suara.com/Arief Apriadi]

Menurut Gatot, aktivitas olahraga, apalagi yang bersifat profesional harus dilihat secara lebih luas alias multidimensi.

Pasalnya, kata Gatot, apabila hanya merujuk satu pandangan, bukan tak mungkin semua jenis olahraga sejatinya masuk dalam kategori haram. Karena terdapat unsur kompetisi alias menang dan kalah.

"Saya tak bilang menyayangkan (bahwa catur diharamkan). Tapi soal komentar lihatlah secara multidimensi," tutur pria kelahiran Yogyakarta tersebut.

"Kalau mau dilihat jadi barang haram, semua olahraga nanti dianggap berjudi karena ada pertarungan menang dan kalah. Kalau seperti itu, nanti tak ada olahraga dong di muka bumi," tambahnya.

baca juga

Awal Mula

Sebelumnya, UAS menyebut olahraga catur menjadi haram lantaran disinyalir dapat melalaikan salat dan menghilangkan waktu berhari-hari.

Video mengenai ceramah pria 42 tahun itu ramai diperbincangkan khalayak seiring dengan kabar UAS yang mengisi tausiah di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (20/11/2019).

Dari hasil penelusuran, ceramah UAS soal catur diunggah oleh YouTube Teman Ngaji pada 26 Juli 2017 dengan judul "Hukum Main Domino dan Catur - Ustadz Abdul Somad Lc MA".

Ceramah Ustaz Abdul Somad soal hukum main domino dan catur. (YouTube/Teman Ngaji)
Ceramah Ustaz Abdul Somad soal hukum main domino dan catur. (YouTube/Teman Ngaji)

"Maaf Pak Ustaz boleh nggak main domino untuk mengisi waktu luang biasanya 17 Agustus?" tanya jamaah tersebut.

Tak lama, UAS berkelakar, "Ini rekaman berbahaya".

Kemudian ia memberi jawaban atas pertanyaan itu dengan merujuk pada Mazhab Hanafi.

"Mazhab Hanafi mengharamkan dadu dan catur, alasannya dua yakni pertama melalaikan sholat dan yang kedua menghilangkan waktu berhari-hari," terang UAS.

UAS lalu mengatakan, bila dirinya tidak setuju catur dimasukkan sebagai salah satu cabang olahraga lantaran membuang waktu.

"Bahwa ketua persatuan catur marah pada saya, terserahlah tapi saya tidak setuju. Habiskan waktu itu, banyak yang perlu kita pikirkan. Bagaimana politik, bagaimana anak. Ini yang kita pikirkan cem mana pion-pion ini bisa selamat," imbuhnya.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan Ustaz Abdul Somad atau UAS untuk mengisi tausiah. (Suara.com/Welly Hidayat)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan Ustaz Abdul Somad atau UAS untuk mengisi tausiah. (Suara.com/Welly Hidayat)

Pun bila catur diklaim bisa meningkatkan ketangkasan, UAS menyebut masih ada olahraga lainnya yang bertujuan sama.

Ia pun menegaskan sepakat dengan Mazhab Hanafi yang mengharamkan permainan domino dan catur, setelah melihat titik persamaannya.

"Dadu dan catur sifatnya permainan, menetapkan sesuatu yang belum ada hukumnya kepada sesuatu yang ada hukumnya dengan melihat titik persamaan antara keduanya," pungkas UAS.

Sejak diunggah, ceramah UAS tentang hukum main domino dan catur telah disaksikan lebih dari 1,3 juta kali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

UAS Haramkan Catur, Percasi Angkat Bicara

UAS Haramkan Catur, Percasi Angkat Bicara

Sport | Jum'at, 22 November 2019 | 06:05 WIB

Soal Kans Indonesia Juara Umum SEA Games 2019, Gatot: Tidak Mungkin

Soal Kans Indonesia Juara Umum SEA Games 2019, Gatot: Tidak Mungkin

Sport | Selasa, 19 November 2019 | 06:35 WIB

Kaum Milenial Rentan Dijadikan Pengantin Bom Bunuh Diri, Ini Kata Kemenpora

Kaum Milenial Rentan Dijadikan Pengantin Bom Bunuh Diri, Ini Kata Kemenpora

News | Sabtu, 16 November 2019 | 19:41 WIB

Bonus SEA Games 2019, Pemerintah Siapkan Rp 65 Miliar

Bonus SEA Games 2019, Pemerintah Siapkan Rp 65 Miliar

Sport | Rabu, 13 November 2019 | 17:10 WIB

Dapat Bonus Rp 100 Juta, Aries Spider-Woman Indonesia Gunakan untuk Ini

Dapat Bonus Rp 100 Juta, Aries Spider-Woman Indonesia Gunakan untuk Ini

Sport | Selasa, 05 November 2019 | 15:16 WIB

Terkini

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

×