Aspek Ini yang Buat PBSI Optimis dengan Duet Tontowi / Apriyani

Rully Fauzi, Arief Apriadi

Senin, 30 Desember 2019 | 03:00 WIB
Aspek Ini yang Buat PBSI Optimis dengan Duet Tontowi / Apriyani
Asisten pelatih sektor ganda campuran PBSI, Nova Widianto di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur. [Suara.com / Arief APRIADI]

Suara.com - Asisten pelatih sektor ganda campuran PBSI, Nova Widianto punya alasan tersendiri terkait keputusan untuk menduetkan Tontowi Ahmad dengan pemain ganda putri, Apriyani Rahayu.

Disamping kurang memuaskannya performa Tontowi dengan partner sebelumnya, yakni Winny Oktavina Kandow, ada pertimbangan khusus kenapa staf pelatih memilih Apriyani.

Menurut Nova, pemain putri di sektor ganda campuran saat ini dituntut tak hanya sekedar fasih bermain di bagian depan lapangan.

Mereka, lanjutnya, juga dituntut untuk membantu pemain putra meng-cover lapangan. Porsi pembagiannya disebut Nova kini bukan 60:40, tapi sudah 55:45 antara pemain putra dan putri.

Nova menilai, sosok Apriyani memiliki kemampuan untuk mengemban tugas tersebut.

Kemampuannya bermain di area belakang saat turun di sektor ganda putri, disebutnya menjadi modal penting saat diduetkan dengan Tontowi nanti.

"Zaman sekarang, pemain putri tak sepenuhnya main di depan, tapi secara individu harus kuat. Jadi tidak cuma mengatur di depan, tapi saat ditarik ke belakang juga bisa," papar Nova di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur.

"Sekarang, rata-rata pemain putri di sektor ganda campuran itu kuat-kuat. Seperti Jepang dan China, para pemainnya itu berani," tambahnya.

Menurut Nova, sektor ganda campuran Indonesia juga harus bisa mengikuti terobosan-terobosan yang dilakukan negara lain. Apriyani dinilai adalah sosok yang tepat untuk memulai hal itu.

baca juga

"Kalau kita kelemahannya itu satu tipe, yakni menyerang. Begitu menyerang tapi no lob-nya tidak tembus, kita agak keduluan (keteteran--Red) karena individu perempuan tidak kuat," kata Nova menjelaskan.

"Kalau misalkan kita memperkuat individu peremuan, kita bisa menerapkan pola yang berbeda-beda. Apriyani punya kekuatan itu. Di sektor ganda putri, dia sudah biasa main di belakang," terangnya.

Duet anyar Tontowi / Apriyani sendiri belum diketahui akan menjalani debut kapan dan di turnamen apa. Hal itu lantaran masih rendahnya kombinasi peringkat dunia keduanya.

Kondisi tersebut membuat pasangan senior-junior itu selalu masuk daftar tunggu saat coba mengikuti berbagai kejuaraan.

Teranyar, Tontowi / Apriyani harus terdepak dari Malaysia Masters 2020 lantaran peringkat dunia mereka tak mencukupi untuk sekedar masuk ke babak kualifikasi.

"Apriyani belum pernah main di sektor ganda campuran. Rangkingnya jauh. Kita sudah perkirakan dan ternyata (saat didaftarkan) tidak masuk. Ini jadi PR (pekerjaan rumah) tersendiri dan jadi tantangan berikutnya untuk Tontowi / Apriyani," tukas Nova.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketum PBSI Fadil Imran Dorong Pengenalan Bulu Tangkis Sejak Dini, Apresiasi Festival SenengMinton

Ketum PBSI Fadil Imran Dorong Pengenalan Bulu Tangkis Sejak Dini, Apresiasi Festival SenengMinton

Sport | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:19 WIB

Indonesia Borong 4 Medali di WJC Kairo, BNI Apresiasi Pembinaan Talenta Muda PBSI

Indonesia Borong 4 Medali di WJC Kairo, BNI Apresiasi Pembinaan Talenta Muda PBSI

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Regenerasi Bulu Tangkis Makin Terlihat, BNI dan PBSI Dorong Lahirnya Generasi Juara

Regenerasi Bulu Tangkis Makin Terlihat, BNI dan PBSI Dorong Lahirnya Generasi Juara

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 17:42 WIB

6 Medali Asian Games 2026 Jadi Momentum Penguatan Pembinaan Bulu Tangkis Indonesia

6 Medali Asian Games 2026 Jadi Momentum Penguatan Pembinaan Bulu Tangkis Indonesia

Sport | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:05 WIB

Di Balik Emas Asian Games: Alarm Regenerasi Bulu Tangkis Kita

Di Balik Emas Asian Games: Alarm Regenerasi Bulu Tangkis Kita

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 16:15 WIB

PBSI Apresiasi Festival SenengMinton 2026, Gali Potensi Bulu Tangkis Sejak Usia Dini

PBSI Apresiasi Festival SenengMinton 2026, Gali Potensi Bulu Tangkis Sejak Usia Dini

Sport | Kamis, 24 September 2026 | 20:05 WIB

Rilis PBSI dalam Skuad Asian Games 2026 Diwarnai Sebuah Kejutan

Rilis PBSI dalam Skuad Asian Games 2026 Diwarnai Sebuah Kejutan

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 16:15 WIB

PBSI Bawa 20 Atlet Bulu Tangkis Indonesia di Asian Games 2026, Siapa Saja?

PBSI Bawa 20 Atlet Bulu Tangkis Indonesia di Asian Games 2026, Siapa Saja?

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 14:15 WIB

Saat Kepercayaan Badminton Lovers Diuji: Ada Apa dengan Bulutangkis Indonesia?

Saat Kepercayaan Badminton Lovers Diuji: Ada Apa dengan Bulutangkis Indonesia?

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:03 WIB

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Sport | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:56 WIB

Terkini

Dry Ice untuk Atasi Kabut Asap Sumsel hingga 24 Oktober, Seberapa Efektif?

Dry Ice untuk Atasi Kabut Asap Sumsel hingga 24 Oktober, Seberapa Efektif?

Sumsel | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:19 WIB

Kapolri Ungkap Ada Pihak Asing Terlibat Karhutla, Negara Tetangga Ikut Disorot

Kapolri Ungkap Ada Pihak Asing Terlibat Karhutla, Negara Tetangga Ikut Disorot

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Kata-kata Menyayat Hati Menggema Saat Pastor di Ekuador Tewas Tertimpa Salib

Kata-kata Menyayat Hati Menggema Saat Pastor di Ekuador Tewas Tertimpa Salib

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:12 WIB

2 Tahun Prabowo-Gibran Gagal! Mahasiswa Gelar Demo Besok Tuntut Perbaikan Ekonomi hingga Karhutla

2 Tahun Prabowo-Gibran Gagal! Mahasiswa Gelar Demo Besok Tuntut Perbaikan Ekonomi hingga Karhutla

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Rp1,17 Miliar untuk Poles Fasad Malioboro, Sejarah dan Ekonomi Warga Diklaim Tak Tersisih

Rp1,17 Miliar untuk Poles Fasad Malioboro, Sejarah dan Ekonomi Warga Diklaim Tak Tersisih

Jogja | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:09 WIB

Tak Terima Anak Ditegur Perkara Kaos Kaki, Oknum TNI di Lamongan Diduga Bogem Kepala Sekolah

Tak Terima Anak Ditegur Perkara Kaos Kaki, Oknum TNI di Lamongan Diduga Bogem Kepala Sekolah

Jatim | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:08 WIB

Segera Disidang, Berkas Perkara Dugaan Pemerasan Izin WNA Eks Wamen Silmy Karim Resmi Dilimpahkan

Segera Disidang, Berkas Perkara Dugaan Pemerasan Izin WNA Eks Wamen Silmy Karim Resmi Dilimpahkan

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Stop Anggap Remeh Kenakalan Anak! Tragedi Pemalang Bukti Sekolah Gagal Lindungi Siswa

Stop Anggap Remeh Kenakalan Anak! Tragedi Pemalang Bukti Sekolah Gagal Lindungi Siswa

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:03 WIB

Gelombang Protes di Albania Memasuki Hari ke-7, Demonstran Teriak Edi Rama Mundur

Gelombang Protes di Albania Memasuki Hari ke-7, Demonstran Teriak Edi Rama Mundur

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:01 WIB

Bahas Syarat Parpol Nasional di MK, Hakim Enny Singgung 'Partai Incess Indonesia' Ala Syahrini

Bahas Syarat Parpol Nasional di MK, Hakim Enny Singgung 'Partai Incess Indonesia' Ala Syahrini

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:00 WIB

×