Zarco Dalam Misi Penebusan "Dosa", Makin Kondang atau Ditendang?

Rima Sekarani Imamun Nissa | Cesar Uji Tawakal
Zarco Dalam Misi Penebusan "Dosa", Makin Kondang atau Ditendang?
Bos Ducati MotoGP, Gigi Dall'Igna. [AFP/Jure Makovec]

Ia dituntut untuk menunjukkan performa terbaik jika masih ingin bertahan di MotoGP.

Suara.com - Pembalap MotoGP asal Prancis, Johann Zarco, bakal menatap kompetisi di tahun 2020 sebagai misi penebusan dosa.

Hal ini dikarenakan performanya yang mlempem musim lalu saat masih berada di bawah panji tim pabrikan KTM.

Ia pun menuding bahwa performa motor KTM yang menjadi dalang di balik buruknya performa Zarco.

Hal tersebut menimbulkan polemik yang membuat Zarco akhirnya didepak dari KTM dan sempat menjadi pembalap pengganti di tiga balapan terakhir LCR Honda.

Sempat terancam terdepak dari MotoGP, eks pembalap Yamaha Tech3 ini akhirnya dipinang oleh Avintia Ducati.

Pebalap tim pabrikan KTM, Johann Zarco, saat menjalani latihan bebas MotoGP Argentina di Autodromo Termas de Rio Hondo, Jumat (29/3/2019). [AFP/Juan Mabromata]
Pebalap tim pabrikan KTM, Johann Zarco, saat menjalani latihan bebas MotoGP Argentina di Autodromo Termas de Rio Hondo, Jumat (29/3/2019). [AFP/Juan Mabromata]

Namun, Zarco masih harus membuktikan diri. Hal itu lantaran pihak Ducati menjanjikan dukungan lebih jika saja ia mampu menunjukkan hasil yang istimewa.

"Tergantung hasil," ujar Gigi Dall'Igna, bos Ducati, dilansir dari Crash.

"Jika ia bisa menunjukkan hasil yang menjanjikan, saya akan memberinya bantuan lebih. Kami tak bisa merubah mesin motornya karena regulasi namun saya akan melakukan yang terbaik untuknya, saya tidak bercanda," imbuh Gigi.

Saat ini, kontrak Zarco hanya berlaku satu musim. Jadi, dirinya berpeluang masuk ke tim pabrikan Ducati 2021 nanti atau bahkan justru terdepak.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS