Curhatan Istri Ditinggal Kobe Bryant Selamanya: Kami Benar-Benar Hancur

Rizki Nurmansyah
Curhatan Istri Ditinggal Kobe Bryant Selamanya: Kami Benar-Benar Hancur
Mendiang legenda NBA Kobe Bryant (kanan) memegang Piala Oscar didampingi sang istri Vanessa Laine Bryant dalam acara 90th Annual Academy Awards di Hollywood, California, Minggu (4/3/2018). [AFP/Angela Weiss]

Kobe Bryant dan putrinya Gianna meninggal dalam kecelakaan helikopter pada Minggu pagi.

Suara.com - Untuk pertama kalinya sejak sang suami Kobe Bryant dan putrinya Gianna Maria-Onroe Bryant tewas dalam sebuah kecelakaan helikopter, Vanessa Laine Bryant akhirnya buka suara.

Vanessa, yang menikah dengan Kobe Bryant pada 2001, menggunakan media Instagram untuk mencurahkan isi hatinya atas musibah memilukan yang menimpa keluarga kecilnya.

Vanessa menyebut seluruh keluarganya sangat syok hingga sulit menggambarkannya dengan kata-kata.

"Kami benar-benar hancur atas kehilangan yang tiba-tiba dari suami tercinta saya, Kobe— Ayah yang luar biasa bagi anak-anak kami; dan Gianna-ku yang cantik dan manis— putri yang penuh kasih, perhatian, dan luar biasa, dan saudara perempuan yang luar biasa bagi Natalia, Bianka, dan Capri," tulisnya pada Instagram pribadinya @vanessabryant, Rabu (29/1/2020).

Curhatan istri Kobe Bryant ini di-posting tiga hari setelah sang legenda NBA dan putrinya yang berusia 13 tahun meninggalkan dunia ini untuk selama-lamanya.

Helikopter jenis Sikorsky S-76 yang ditumpangi Kobe Bryant dan Gianna, jatuh di lereng berbukit dalam kondisi berkabut tebal di Calabasas, California pada Minggu (26/1/2020) pukul 9.00 pagi waktu setempat.

Kecelakaan helikopter tersebut juga menewaskan tujuh orang lainnya.

Lokasi kecelakaan helikopter di Calabasas, California, Amerika Serikat, Minggu (26/1). [AFP Photo]
Lokasi kecelakaan helikopter yang menewaskan Kobe Bryant dan rombongan di Calabasas, California, Amerika Serikat, Minggu (26/1). [AFP Photo]

Helikopter yang dipiloti Ara Zobayan sedang menuju Mamba Sports Academy milik Kobe Bryant di Thousand Oaks, tempat Gianna dijadwalkan akan bertanding mengikuti turnamen bola basket putri.

"Tidak ada kata-kata yang cukup untuk menggambarkan rasa sakit kami saat ini," kata Vanessa.

"Saya hanya berharap bisa memeluk mereka, mencium mereka dan memberkati mereka. Mereka berada di sini bersama kita, selamanya," pungkas istri Kobe Bryant.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS