Tak Jadi Pembalap Utama Yamaha, Rossi Balik ke Aprilia?

Rauhanda Riyantama | Gagah Radhitya Widiaseno
Tak Jadi Pembalap Utama Yamaha, Rossi Balik ke Aprilia?
Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, saat menjalani tes pramusim MotoGP 2020 di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Selasa (19/11/2019). [AFP/Jose Jordan]

Masa depan Valentino Rossi kembali diperbincangkan. Dikabarkan ia bakal balik ke mantan, yakni Aprilia

Suara.com - Masa depan Valentino Rossi untuk musim depan masih belum ada kejelasan.

Hal ini usai tim Yamaha MotoGP lebih memilih Fabio Quartararo menjadi pembalap utama daripada Valentino Rossi.

Bersama Maverick Vinales, Fabio Quartararo bakal menjadi senjata baru Yamaha untuk mengangkat prestasi Yamaha.

Meski tak jadi pembalap utama, The Doctor justru diberikan pilihan menarik dari Yamaha.

The Doctor bakal tetap bisa membalap bersama Yamaha dengan spek mesin sama di tim satelit Petronas Yamaha.

Pebalap veteran Yamaha, Valentino Rossi, menyapa para penggemarnya saat perhelatan MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi, Minggu (20/10/2019). [AFP/Toshifumi Kitamura]
Pebalap veteran Yamaha, Valentino Rossi, menyapa para penggemarnya saat perhelatan MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi, Minggu (20/10/2019). [AFP/Toshifumi Kitamura]

Nah ada kabar baru lagi nih mengenai masa depan Rossi.

Dikabarkan Aprilia melirik Valentino Rossi untuk bisa bekerja sama lagi.

Hal ini diungkapkan oleh Carlo Penat, pengamat MotoGP sekaligus mantan Manager Valentino Rossi kepada GPOne.

"Saya merasa adanya intuisi antara The Doctor dan Aprilia. Keinginan Aprilia adalah mengikat diri dengan VR46, menciptakan kolaborasi menyeluruh untuk masa depan," ujar Pernat.

Valentino Rossi sendiri bukan orang asing bagi Aprilia.

Ia memulai karir Grand Prix bersama mereka di GP125 1996-1997 dan GP250 1998-1999.

Bersama pabrikan Italia itu, ia total mengoleksi dua gelar dunia, 36 podium, 26 kemenangan, dan 5 pole.

"Memang ini baru isu saja, tapi jika motor baru mereka kompetitif, mengapa tidak memikirkan peluang Rossi membela Aprilia pada 2021? Ia bisa mengakhiri kariernya di tempat ia mengawalinya. Ini baru kabar, bukan fakta, tapi memang masuk ke telinga saya," ungkap Pernat.

"Semuanya tergantung hasil balap The Doctor. Jika ia selalu finis di posisi 7 atau 8 tahun ini, maka bakal sulit baginya. Mungkin jika situasinya begitu, ia bisa berpikir untuk membantu Aprilia mengembangkan motornya," pungkasnya.

Gimana menurut kalian nih ?

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS