BATC 2020: Gregoria Dipaksa Tarung 3 Game, Indonesia Sementara Unggul 1-0

Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi
BATC 2020: Gregoria Dipaksa Tarung 3 Game, Indonesia Sementara Unggul 1-0
Pebulutangkis tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung membawa tim putri Indonesia unggul 1-0 atas Filipina usai mengalahkan Airah Mae Nicole Albo, dalam laga penyisihan Grup Y BATC 2020, Rabu (12/2). [Humas PBSI]

Gregoria sempat melayangkan protes kepada wasit saat kedudukan 14-13.

Suara.com - Gregoria Mariska Tunjung sukses meredam perlawanan ketat wakil Filipina, Airah Mae Nicole Albo, dalam laga penyisihan Grup Y Badminton Asia Team Championships 2020, Rabu (12/2).

Kemenangan ini membuat tim putri Indonesia untuk sementara unggul 1-0 atas Filipina.

Gregoria yang turun di partai pertama, harus menjalani tiga game di Rizal Memorial Coliseum, Manila, sebelum akhirnya menang dengan skor 19-21, 21-11, dan 21-9.

Sempat tertinggal 8-11 di interval game pertama, Gregoria balik mengungguli lawan dengan kedudukan 15-14.

Gregoria sempat melayangkan protes kepada wasit saat kedudukan 14-13.

Pebulutangkis tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung membawa tim putri Indonesia unggul 1-0 atas Filipina usai mengalahkan Airah Mae Nicole Albo, dalam laga penyisihan Grup Y BATC 2020, Rabu (12/2). [Humas PBSI]
Pebulutangkis tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung membawa tim putri Indonesia unggul 1-0 atas Filipina usai mengalahkan Airah Mae Nicole Albo, dalam laga penyisihan Grup Y BATC 2020, Rabu (12/2). [Humas PBSI]

Saat itu, Gregoria melakukan servis, lawan memberikan tanda belum siap tapi tetap mengembalikan bola ke arah Gregoria.

Gregoria pun tidak mengembalikan bola dan hendak mengulang servis tersebut. Namun wasit justru memberikan angka kepada Albo.

Hal ini tampaknya memengaruhi Gregoria. Sedangkan lawan semakin percaya diri dan menutup game pertama dengan kemenangan.

"Di game pertama, saya masih menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan. Kalau angin sebetulnya tidak ada masalah, tapi ada bagian lapangan yang agak gelap," kata Gregoria usai laga.

"Lawan sebetulnya bola-bolanya polos, tapi tenaga dia kuat. Saya pernah ketemu dia waktu level junior, sudah lama sekali," imbuh Gregoria dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com hari ini.

Di game kedua, Gregoria unggul 11-7 di interval game dan terus unggul jauh hingga 17-8 meninggalkan Albo.

Gregoria terus mengontrol permainan di game penentuan dan akhirnya memenangkan pertandingan.

"Di game kedua, saya merasa sudah bisa mengendalikan lawan dan tidak ada kendala seperti di game pertama. Waktu di game pertama itu saya juga banyak melakukan kesalahan sendiri," ungkap Gregoria.

Saat berita ini diturunkan, pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, yang turun di partai kedua Grup Y BATC 2020, tengah berhadapan dengan pasangan Filipina, Alyssa Yasbel Leonardo/Thea Marie Pomar.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS