Hendrawan: Musuh Terbesar di Olimpiade Adalah Situasi dan Kemauan

Rizki Nurmansyah, Arief Apriadi

Selasa, 18 Februari 2020 | 09:05 WIB
Hendrawan: Musuh Terbesar di Olimpiade Adalah Situasi dan Kemauan
Legenda bulutangkis Indonesia, Hendrawan. [Humas PBSI]

Suara.com - 23 tahun silam, tepatnya pada 23 September 2000, bendera Merah Putih berkibar tinggi di langit-langit Sydney Showground Hall 3, tempat pertandingan bulutangkis Olimpiade diselenggarakan.

Bendera Merah Putih dan lagu Indonesia Raya berkumandang setelah pasangan ganda putra Tony Gunawan/Candra Wijaya berhasil mengalahkan wakil Korea Selatan, Lee Dong-soo/Yoo Yong-sung, dengan skor 15-10, 9-15, 15-7.

Selain membawa pulang satu medali emas, Indonesia juga mendapatkan satu keping perak dari sektor tunggal putra melalui salah satu talenta terbaik Merah Putih, Hendrawan.

Hendrawan menjadi runner-up setelah di partai final harus mengakui keunggulan wakil China, Ji Xinpeng, dengan skor 4-15, 13-15.

Legenda bulutangkis Indonesia, Hendrawan (kiri), berfoto bersama peraih medali emas Olimpiade 2000 Sydney, Ji Xinpeng (China/tengah), dan Xia Xuanze asal China yang meraih medali perunggu. [AFP/Robyn Beck]
Legenda bulutangkis Indonesia, Hendrawan (kiri), berfoto bersama peraih medali emas Olimpiade 2000 Sydney, Ji Xinpeng (China/tengah), dan Xia Xuanze asal China yang meraih medali perunggu. [AFP/Robyn Beck]

Hendrawan yang kini menjadi pelatih kepala tunggal putra Malaysia, membeberkan bagaimana perjuangannya bisa sampai ke final Olimpiade 2000 Sydney.

Pria kelahiran Malang, Jawa Timur, 47 tahun silam itu mengatakan, motivasi dan semangat adalah bahan bakar utama, hingga dia bisa melaju sejauh itu, kendati pada akhirnya 'gagal' lantaran hanya meraih medali perak.

Sebagaimana diketahui, Hendrawan terbilang telat bergabung dengan Pelatnas PBSI. Dia baru berlatih bersama Hariyanto Arbi dkk pada usia 21 tahun.

"Saya sadar kalau waktu saya tidak lama, saya harus bisa atur peak performance saya di kejuaraan penting, termasuk Olimpiade," kenang Hendrawan dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Senin (17/2/2020).

"Kenapa pressure di Olimpiade besar sekali? Karena kalau tidak berhasil ya harus menunggu empat tahun lagi," tambahnya.

baca juga

Lebih jauh, mantan pelatih legenda tunggal putra Malaysia, Lee Chong Wei, itu mengungkapkan bahwa musuh terbesar atlet jelang Olimpiade adalah dirinya sendiri, di samping situasi yang memang tak pernah bisa diprediksi.

"Musuh terbesar di Olimpiade itu adalah situasi dan kemauan kita. Kalau terlalu mau juga tidak boleh, harus semangat, tapi tidak boleh menggebu-gebu, mengatur ini yang tidak gampang," ungkap Hendrawan.

Selepas Hendrawan mempersembahkan medali perak Olimpiade 2000, Taufik Hidayat berhasil meningkatkan presatasi tunggal putra dengan merebut medali emas di Athena pada 2004 silam.

Legenda bulutangkis Indonesia, Taufik Hidayat (tengah), merayakan keberhasilan meraih medali emas Olimpiade 2004 Athena, Yunani. [AFP]
Legenda bulutangkis Indonesia, Taufik Hidayat (tengah), merayakan keberhasilan meraih medali emas Olimpiade 2004 Athena, Yunani. [AFP]

Sejak saat itu, sektor tunggal putra Indonesia seakan mati suri karena tak pernah lagi benar-benar bertaji di multievent terakbar dunia tersebut.

Wakil-wakil tunggal putra Indonesia dan sektor lainnya, punya kesemaptan untuk kembali mengulang catatan apik yang diraih Taufik Hidayat di Olimpiade 2020 Tokyo yang akan berlangsung di Musashino Forest Sports Plaza, pada 25-3 Agustus mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sambangi KBRI Manila, Tim Indonesia Lakukan Pengukuran Suhu Badan, Ada Apa?

Sambangi KBRI Manila, Tim Indonesia Lakukan Pengukuran Suhu Badan, Ada Apa?

Sport | Senin, 17 Februari 2020 | 19:51 WIB

Gagal ke Semifinal BATC, Tim Putri RI Tetap Lolos Piala Uber, Kok Bisa?

Gagal ke Semifinal BATC, Tim Putri RI Tetap Lolos Piala Uber, Kok Bisa?

Sport | Senin, 17 Februari 2020 | 17:05 WIB

Waspada Virus Corona, Sepulang dari BATC 2020 Kevin Cs Bakal Dikarantina?

Waspada Virus Corona, Sepulang dari BATC 2020 Kevin Cs Bakal Dikarantina?

Sport | Senin, 17 Februari 2020 | 15:57 WIB

Tontowi / Apriyani Mundur, Ini Daftar Pemain RI di Spain Masters 2020

Tontowi / Apriyani Mundur, Ini Daftar Pemain RI di Spain Masters 2020

Sport | Senin, 17 Februari 2020 | 15:07 WIB

Gelar BATC Jadi Modal Indonesia Tatap Piala Thomas 2020

Gelar BATC Jadi Modal Indonesia Tatap Piala Thomas 2020

Sport | Senin, 17 Februari 2020 | 14:46 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×