Jalani Isolasi Mandiri, Mobilitas Hendra Setiawan Cs Dibatasi

Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi
Jalani Isolasi Mandiri, Mobilitas Hendra Setiawan Cs Dibatasi
Pebulutangkis senior Indonesia, Hendra Setiawan, ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (5/3/2020). [Suara.com/Arief Apriadi]

"Kerjaannya selama karantina itu makan, tidur, nonton film, main game," kata Hendra Setiawan.

Suara.com - Mobilitas atlet penghuni asrama Pelatnas PBSI dibatasi selama masa isolasi mandiri. Hal itu dilakukan demi mengantisipasi penyebaran wabah virus Corona.

PBSI selaku induk olahraga bulutangkis Tanah Air telah menekan kebijakan untuk mengkarantina tim Indonesia yang mengikuti gelaran All England 2020, 11-15 Maret lalu.

Berdasarkan surat PBSI bernomor 158/0.5/III/2020 terkait Peraturan Pencegahan Covid-19, tim All England 2020 akan menjalani masa karantina hingga 30 Maret mendatang.

Tim Indonesia memenuhi undangan makan malam dari Duta Besar Indonesia untuk Inggris sebelum menjalani pertandingan bulutangkis All England 2020. [Instagram@badminton.ina]
Tim Indonesia memenuhi undangan makan malam dari Duta Besar Indonesia untuk Inggris sebelum menjalani pertandingan bulutangkis All England 2020. [Instagram@badminton.ina]

Selama karantina Corona, mereka tak diizinkan keluar dari asrama PBSI.

Mobilitas para yang atlet kini tengah menjalani isolasi mandiri pun dibatasi oleh PBSI. Untuk sekedar memesan makanan ataupun bercengkrama pun mereka harus mengikuti aturan yang ada.

Kondisi itu diungkapkan pasangan ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan. Mereka telah menjalani karantina di asrama PBSI sejak, Minggu (15/3/2020).

"Makanan pun diantar ke kamar. Kalau kontak sesama tim All England juga dijaga, jaraknya minimal satu meter. Kalau ditanya khawatir, ya rasa khawatir pasti ada," ujar Ahsan dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Selasa (17/3/2020).

Pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, terhenti kiprahnya di babak perempat final All England 2020 setelah kalah di tangan wakil Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe, Jumat (13/3) waktu setempat. [Humas PBSI]
Pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, terhenti kiprahnya di babak perempat final All England 2020 setelah kalah di tangan wakil Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe, Jumat (13/3) waktu setempat. [Humas PBSI]

Senada dengan Ahsan, Hendra menyebut kegiatan yang mereka lakukan untuk sementara lebih banyak dihabiskan di kamar masing-masing.

"Kerjaannya selama karantina itu makan, tidur, nonton film, main game dan diulangi lagi semuanya dari awal, ha ha ha. Makanan juga diantar dari kantin ke kamar, nggak makan di ruang makan," beber Hendra.

Total ada 25 atlet yang mengikuti All England 2020 di Arena Birmingham, Inggris.

Kloter pertama tim Indonesia yang pulang ke Tanah Air, tiba di Jakarta pada Minggu (15/3/2020).

Sementara satu kloter lainnya direncanakan menginjakkan kaki di Jakarta, Selasa (17/3/2020) malam.

Kloter tersebut berisi pasangan juara All England 2020, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti serta ganda putra nomor satu dunia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS