Hendra Setiawan Ingin Olimpiade Digelar Setelah Pandemi COVID-19 Berakhir

Syaiful Rachman
Hendra Setiawan Ingin Olimpiade Digelar Setelah Pandemi COVID-19 Berakhir
Pebulu tangkis ganda putra Hendra Setiawan (kanan) dan Mohammad Ahsan memberikan keterangan kepada wartawan di Pelatnas Cipayung, Jakarta, Kamis (5/3/2020). PBSI memastikan 25 pebulu tangkis Indonesia ikut serta dalam All England pada 11-15 Maret 2020 di tengah mewabahnya virus corona dan menargetkan satu gelar dalam turnamen bulu tangkis tertua dunia itu. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/foc

Menurut jadwal, Olimpiade 2020 akan digelar bulan Juli.

Suara.com - Pebulu tangkis senior Hendra Setiawan berharap Olimpiade Tokyo 2020 tetap berjalan dan diselenggarakan setelah wabah virus corona-COVID-19 berakhir.

Pasangan Mohammad Ahsan yang sedang dalam masa karantina setelah mengikuti turnamen All England 2020 di Birmingham, Inggris itu mengaku khawatir jika bermain di saat wabah belum usai.

“Olimpiade kan masih bulan Juli, kita enggak tahu kedepannya gimana perkembangan virus ini, semoga saja sudah selesai jadi bisa main di Olimpiade dengan tenang. Saya juga was-was kalau harus bertanding pada Olimpiade Tokyo di tengah wabah virus corona,” kata Hendra yang dihubungi melalui telepon di Jakarta, Sabtu (21/3/2020).

Sebelumnya, Badminton World Federation (BWF), Jumat (20/3/2020) telah memutuskan untuk menunda lima turnamen terakhir sebagai kualifikasi menuju Olimpiade Tokyo 2020. Kroatian International, Peru International, Kejuaraan Eropa, Kejuaraan Asia dan Pam Am Championship adalah kelima turnamen yang menjadi korban penundaan akibat pandemi virus corona.

"Situasi sekarang enggak sesuai buat dilakukan pertandingan, untungnya kualifikasi sudah ditunda semua, baguslah.” kata Hendra mengomentari putusan BWF itu.

“Bagi saya dan Ahsan juga enggak masalah karena kami sudah memastikan tiket ke Olimpiade Tokyo 2020," tambah Hendra.

Pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, terhenti kiprahnya di babak perempat final All England 2020 setelah kalah di tangan wakil Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe, Jumat (13/3) waktu setempat. [Humas PBSI]
Pasangan ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, terhenti kiprahnya di babak perempat final All England 2020 setelah kalah di tangan wakil Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe, Jumat (13/3) waktu setempat. [Humas PBSI]

Hendra yang pernah memiliki kenangan manis meraih emas di Olimpiade Beijing 2008 bersama Markis Kido juga berharap dapat memberikan hasil terbaik bagi Indonesia pada gelaran Olimpiade Tokyo 2020 Juli mendatang bersama Muhammad Ahsan.

"Target pulang bisa bawa mendali ke Tanah Air, apa aja lah medalinya," ujar pebulu tangkis berusia 35 tahun itu seperti dimuat Antara.

Hendra/Ahsan pasangan ganda putra nomor dua dunia itu baru saja kembali ke Tanah Air setelah turnamen All England 2020. Langkah keduanya terhenti di perempat final ketika harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Hiroyuki Endo dan Yuta Watanabe dua set dengan skor 19-21, 18-21.

Kini Hendra/Ahsan tengah menjalani masa karantina diri dan melakukan persiapan ringan di tengah wabah corona untuk Olimpiade Tokyo 2020.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS