Pesan Marquez Bersaudara Ditengah Pandemi Corona

Rizki Nurmansyah
Pesan Marquez Bersaudara Ditengah Pandemi Corona
Marc Marquez (kiri) dan Alex Marquez menghadiri peluncuran motor dan tim Repsol Honda di Jakarta, Selasa (4/2/2020). [AFP/Bay Ismoyo]

Usai mengikuti balapan virtual MotoGP, hasrat Marc Marquez untuk balapan sungguhan semakin menggebu-gebu.

Suara.com - Kakak beradik Marc Marquez dan Alex Marquez mengaku sudah tak sabar ingin segera kembali turun ke trek untuk balapan MotoGP 2020.

Hasrat yang makin menggebu-gebu itu muncul setelah keduanya turut serta dalam balapan perdana virtual MotoGP 2020, Minggu (29/3/2020).

Ajang yang digagas Dorna Sports, selaku penyelenggara MotoGP, ini untuk mengisi kekosongan ditengah jadwal MotoGP 2020 yang terus mundur akibat pandemi virus Corona.

Alex Marquez keluar sebagai juara di Sirkuit Mugello, Italia, dalam balapan yang berlangsung enam putaran.

Pebalap tim Repsol Honda itu mengalahkan para seniornya seperti Francesco Bagnaia (Pramac Ducati) dan Maverick Vinales dari tim Yamaha.

"Saya sangat menikmatinya dan semoga semua yang menonton juga," kata Alex Marquez dikutip Suara.com dari laman resmi tim, Senin (30/3/2020).

"Semoga semua orang tetap mengikuti saran dari dokter dan para ilmuwan, sehingga kita semua bisa kembali ke kehidupan yang normal, bertemu teman dan keluarga, menikmati udara luar dan balapan," tukasnya.

Di lain pihak, Marc Marquez yang 'garang' di lintasan sesungguhnya, harus puas finis posisi kelima dalam balapan virtual MotoGP 2020.

Atau satu tingkat di belakang pebalap tim Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, yang meraih pole position.

"Pertama-tama selamat buat Alex. Saya tahu sejak kami sering bermain bersama dia akan sangat cepat dan menjalankan tugas dengan baik," kata Marc Marquez.

"Kalian butuh gaya yang berbeda di balapan yang berbeda seperti ini. Jadi saya harus melakukan adaptasi strategi sedikit hari ini."

"Waktu yang menyenangkan dan saya sangat senang bisa melakukan sesuatu untuk para fan," Marc Marquez menambahkan.

Usai mengikuti balapan virtual MotoGP, hasrat Marc Marquez untuk balapan sungguhan semakin menggebu-gebu.

Namun juara dunia enam kali kelas MotoGP itu menyadari bahwa hal pertama yang harus dimenangi, termasuk semua masyarakat, adalah pertarungan melawan pandemi virus Corona.

"Sekarang kami ingin membalap dan bertarung kembali ke trek...tapi yang harus kita menangi pertama adalah pertarungan dengan virus corona. Jaga diri kalian," pungkas Marc Marquez.

Nasib MotoGP

Pandemi virus corona telah menyebabkan seri pembuka MotoGP di Qatar dibatalkan dan menunda empat seri berikutnya: Thailand, Amerika Serikat, Argentina dan Spanyol.

MotoGP kini harus berpacu dengan waktu untuk menentukan nasib kejuaraan dunia tahun ini.

Sementara virus corona telah menginfeksi sedikitnya 634 ribu orang di 203 negara dan hampir 33 ribu diantaranya meninggal dunia.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS